HUM LIF NA naRa Sebuah akhir yang juga merupakan sebuah awal Akhir desember saat aku mengetikkan ini, kamu mungkin sedang dengan pakaian rapi tengah bersiap untuk berkumpul bersama teman-temanmu…
HUM LIF NA naRa Pada diri yang hancur berkali-kali dan mencoba menghidupinya lagi padahal ia sudah lama ingin mati Ada satu hari dimana air matamu lebih dulu jatuh di pipimu daripada air hujan yang jatuh pada tanah kering di halaman rumahmu. Satu hari…
LIF NA naRa Apakah kamu pernah membenciku karena terlalu menyukaiku? menurutku, aku bukan tidak pernah membencimu, tetapi aku belajar banyak untuk terus tetap menyukaimu
HUM AI LIF NA naRa Kepada semua pilihan yang kamu semogakan Dalam hidup kita selalu menghadapi beragam pilihan, pilihan-pilihan dari yang sederhana sampai yang menyulitkan hidupmu, sederhana…
HUM AI LIF NA naRa Kemana perginya doa yang senantiasa engkau panjatkan? Anggaplah didepanmu ada sebuah laptop, didepannya lagi ada banyak kertas yang bertebaran dengan isinya yang beragam, didepannya lagi ada…
NA naRa Biarkan aku datang sedikit terlambat untuk menyeka tangis yang ada di ujung mata Apakah sudah selesai menangisnya?
HUM MDA NA Nara BAB 2 SGT138 — Pertarungan di Gunung Merapi Gunung Merapi berdiri gagah, puncaknya ditutupi kabut tebal. Bagi para petani di sekitarnya, gunung itu adalah sumber kehidupan. Namun…
NA naRa Dalam jarak jauh mama menghidupiku yang berteriak ingin mati selalu ada doa mama dalam langkahku yang lunglai dan tidak percaya diiri
LIF NA nara Kamu tau bahwa aku sangat ingin mencintaimu selayaknya hati yang tidak henti menyuarakan kasih… i wanna live with ur love forever