Tiada Pesan Moral untuk Hari Ini
Tampaknya, makna itu perlu ditemukan. Bukan sekadar dicari
Tiada Pesan Moral untuk Hari Ini
Sering kali aku mencari makna di balik hal-hal yang aku lakukan. Baik disengaja maupun nggak. Bahkan di setiap pertemuan, nggak jarang aku menganalisis untuk mendapatkan value yang bisa diterapkan.
Jadi, semuanya itu transaksional nggak, sih?
Aku sempat terpapar sebuah posting-an tentang orang yang menemukan makna menjadi makhluk sosial. Bagaimana dirinya memberikan waktu untuk orang lain hanya untuk diam, melihat dan mendengar.
Menurut orang itu, hal tersebut mengubah sudut pandangnya tentang manusia sebagai makhluk sosial. Tidak lagi tentang tegur sapa dan gotong royong.
Membaca tulisan tersebut membuatku berpikir. Apakah setiap relasi yang aku jalin ini nggak benar-benar bersifat sosial? Setiap keputusan, apakah hanya bertujuan untuk memberikan kepuasan saja? Lalu, setelah semuanya terpenuhi, nggak ada lagi hubungan yang benar-benar dijaga? Hanya membuka jalur untuk sekadar melihat ke belakang?
Setelah dipikir-pikir, tampaknya aku memang nggak pernah sadar saat melakukan apa pun. Aku melakukannya untuk sekadar melakukannya. Seperti menuntaskan to-do list harian.
Bisa jadi apa yang aku lakukan memberikan dampak baik bagi orang lain. Namun, nggak menutup kemungkinan untuk memberikan luka yang sangat dalam bagi mereka.
Aku sadar bahwa aku bukan orang yang pandai membaca keadaan. Apalagi tentang maksud dan tujuan orang-orang yang berinteraksi denganku. Kesadaran itu mengharuskan aku untuk mengambil langkah lain yang bisa kupahami.
Terkadang rasanya sulit, tapi apa lagi yang bisa aku lakukan selain menyadari dan mengenali kebutuhanku sendiri?
메타데이터
- post_id
- 021087f8d4be
- slug
- tiada-pesan-moral-untuk-hari-ini-021087f8d4be
- url
- https://medium.com/@spxcxbxy/tiada-pesan-moral-untuk-hari-ini-021087f8d4be
- canonical_url
- https://medium.com/@spxcxbxy/tiada-pesan-moral-untuk-hari-ini-021087f8d4be
- author_url
- https://medium.com/@spxcxbxy
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-09-08 12:44:03