Dumai, Desember dan cara baru melihat ruang
Desember 2025, aku menginjakkan kaki di Dumai bukan sebagai wisatawan tapi sebagai mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Perdesaan Universitas…
Dumai, Desember dan cara baru melihat ruang
Desember 2025, aku menginjakkan kaki di Dumai bukan sebagai wisatawan tapi sebagai mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Perdesaan Universitas Riau yang sedang menjalani praktik lapangan. Kota ini menjadi ruang belajar terbuka, tempat teori yang selama ini ada di slide dan buku perlahan menjelma menjadi realitas.
Dumai menyambut dengan panas khas pesisir dan aktivitas kota yang bergerak cepat. Pelabuhan, kawasan industri, permukiman, hingga ruang-ruang pesisir menjadi bagian dari lanskap yang diamati. Di sinilah aku mulai menyadari ruang bukan hanya soal peta, tapi tentang relasi antara manusia, alam, dan kebijakan.
Selama praktik lapangan, kami diajak melihat langsung potensi wilayah Dumai khususnya di Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai. Kota Dumai Letaknya yang strategis di pesisir menjadikan Dumai sebagai simpul penting perdagangan dan industri. Aktivitas pelabuhan, kawasan industri, serta jaringan transportasi menjadi kekuatan utama kota ini. Namun, potensi itu tidak berdiri sendiri, selalu beriringan dengan tantangan.
Salah satu hal yang paling terasa adalah bagaimana tata ruang benar-benar menentukan arah perkembangan kota. Di beberapa titik, terlihat upaya penataan kawasan yang cukup rapi tapi di sisi lain ada juga kawasan yang memperlihatkan ketegangan antara kebutuhan ekonomi, lingkungan, dan permukiman masyarakat. Dari situ aku belajar bahwa perencanaan wilayah bukan tentang memilih satu kepentingan, melainkan menjaga keseimbangan.
Dumai mengajarkanku bahwa perencanaan wilayah harus peka. Peka membaca potensi, peka terhadap risiko lingkungan dan peka pada kehidupan masyarakat yang tinggal di dalam ruang itu sendiri. Peta tata ruang yang baik tidak hanya indah secara visual tapi juga adil dan berkelanjutan dalam praktiknya.
Praktik lapangan di Dumai bukan sekadar tugas akademik melainkan menjadi pengalaman yang mengubah cara pandang dalam perencanaan. Aku pulang dengan catatan lapangan, foto-foto, dan diskusi tapi yang paling penting, aku pulang dengan kesadaran baru bahwa setiap wilayah punya cerita, dan tugas perencanaan adalah memastikan cerita itu berjalan ke arah yang lebih baik.




메타데이터
- post_id
- 4e9acdfd555f
- slug
- dumai-desember-dan-cara-baru-melihat-ruang-4e9acdfd555f
- url
- https://medium.com/@novitsrptr/dumai-desember-dan-cara-baru-melihat-ruang-4e9acdfd555f
- canonical_url
- https://medium.com/@novitsrptr/dumai-desember-dan-cara-baru-melihat-ruang-4e9acdfd555f
- author_url
- https://medium.com/@novitsrptr
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-24 11:06:28