Analisa Persepsi Masyarakat Terkait Berita Viral Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk…
Radhika Althaf membeli sepatu bola dari luar negeri mengalami kejutan saat harus membayar bea masuk Rp 31,81 juta, jauh lebih tinggi dari…
Analisa Persepsi Masyarakat Terkait Berita Viral Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta

Sumber: Viva.co.id
Radhika Althaf membeli sepatu bola dari luar negeri mengalami kejutan saat harus membayar bea masuk Rp 31,81 juta, jauh lebih tinggi dari harga sepatunya yang Rp 10,3 juta. Pria tersebut membagikan pengalamannya ini di TikTok dan mempertanyakan besaran bea masuk tersebut karena menurut perhitungan dia, total bea dan pajak yang harus dibayarkannya hanya Rp 5,89 juta. Hal tersebut menimbulkan kericuhan di sosial media dengan menjatuhkan nama Bea Cukai. Lalu, bagaimana peta percakapan di Twitter/X, Facebook, YouTube dan pemberitaan di media online terkait peristiwa ini?. Berikut hasil analisanya.
Metodologi
- Data Source (Social Media): Twitter/X, Facebook & YouTube
- Data Source (News Online): Digital News International & Indonesia
- Method: Qualitative Methods, Discourse Analysis
- Output: Analysis & Recommendation
Discourse Analysis

Sumber: Simfoni.Insight
A. Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara
Actor:
-
Radhika Althaf (Negatif): Dia merasa geram dan heran karena biaya bea masuk yang diajukan jauh lebih besar dari harga sepatu yang dibelinya.
-
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC Kemenkeu) (Positif) Mereka memberikan penjelasan atas pertanyaan yang diajukan oleh Radhika dan memberikan solusi untuk berkonsultasi dengan DHL.
-
DHL (Negatif) Perusahaan ini dipandang kurang kompeten karena telah membuat kesalahan dalam melaporkan nilai pabean barang.
B. Bea Cukai Respons Viral Beli Sepatu Rp10 Juta Kena Bea Masuk Rp30 Juta
Actor:
- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Positif) karena merespon terkait viralnya video protes atas bea masuk yang terlalu tinggi dan memberikan solusi untuk berkonsultasi dengan DHL.
2. Akun Twitter @PartaiSosmed (Negatif): karena menyebarluaskan video tersebut dan memberikan pertanyaan seputar perhitungan bea masuk.
Analysis & Recommendation
Berdasarkan data yang tercantum pada sosial media dan news online, terdapat dua perbedaan narasi dari kejadian ini. Berikut adalah hasil analisa & reaksi dan tanggapan di sosial media:
A. Rangkuman Pembahasan
-
Seorang pria dalam video tersebut protes karena sepatu yang ia beli seharga Rp10 juta, dikenakan bea masuk Rp30 juta.
-
Pria tersebut juga mengeluh karena tidak diberikan rincian perhitungan bea masuk dalam surat pemberitahuan yang diterimanya.
-
DJBC merespons hal ini dengan memberikan penjelasan bahwa nilai pabean yang besar adalah akibat denda karena tidak adanya kesesuaian antara nilai barang yang disampaikan dengan harga aslinya.
-
DJBC juga menyarankan pemilik barang untuk berdiskusi dengan jasa kirim mengenai sanksi administrasi ini.
B. Reaksi dan tanggapan di sosial media
-
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan berada dalam sorotan karena viralnya video di akun Twitter @PartaiSosmed yang mengemukakan keluhan atas bea masuk yang tiga kali lipat dari harga barang yang dibeli.
-
Selain itu terdapat juga kasus lain yang disampaikan oleh akun twitter @ ladymitrescu yang diminta bayar pajak tekstil sebesar 32 juta untuk 0,5 kg pakaian.
-
Terdapat perbincangan juga TKW asal Madura yang membawa Emas 3kg dikenakan pajak sebesar 360 Juta.
C. Kesimpulan Pembicaraan
- DJBC harus memberikan rincian perhitungan bea masuk pada setiap surat pemberitahuannya dan lebih transparan dalam proses penentuan bea masuk. DJBC juga menyarankan pemilik barang berkonsultasi dengan jasa kirim untuk memahami sanksi dan denda yang dikenakan.
Trend Analysis Twitter/X

Sumber: Simfoni.Insight
Pada tanggal 17–23 April 2024, pemberitaan dan perbincangan seputar “Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta” mencapai 11.134 post. Puncak pembahasan terjadi pada 22 April dengan mencapai 7.659 post yang membahas seputar video TikTok Radhika Althaf yang viral karena merasa geram terhadap bea cukai yang mengharuskan membayar bea yang masuk sebesar Rp. 31 Juta.
Sentimen Percakapan Twitter/X

Sumber: Simfoni.Insight
Di Twitter/X, sentimen paling besar adalah negatif (44%) yang berisi keluhan masyarakat terhadap Bea Cukai yang dianggap menyulitkan masyarakat dengan menjatuhkan pajak yang lebih besar dari harga barangnya.
SNA (Social Network Analysis)

Sumber: Simfoni.Insight
Trend Analysis News Online

Sumber: Simfoni.Insight
Pada tanggal 17–23 April 2024, pemberitaan dan perbincangan seputar “Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta” mencapai 1.175 post. Puncak pembahasan terjadi pada 22 April dengan mencapai 294 post yang membahas seputar Bea Cukai tanggapi Bea masuk sepatu Rp. 31 Juta seperti apa aturannya.
Sentimen Percakapan News Online

Sumber: Simfoni.Insight
Di News Online, sentimen paling besar adalah negatif (91%) yang membahas informasi terkini terkait Bea Cukai. Seperti yang sedang viral, Bea Cukai memberikan sanksi administrasi sebesar 3 kali lipat dari harga pembelian barang oleh Radhika Althaf. Selain itu, terdapat pemberitaan terkait TKW asal Madura yang membawa emas 3 kilo diminta pajak sebesar 360 juta.
Topics Analysis
Berdasarkan analisis dari judul-judul berita yang diberikan, disini dapat dikelompokkan menjadi 3 topik utama. Pengelompokkan topik ini didasarkan pada konten berita yang tercermin dari judul berita tersebut. Aktor-aktor yang terlibat juga disebutkan berdasarkan judul berita. Selanjutnya, berikut ini adalah pengelompokkan topiknya:
A. “VIRAL BEA CUKAI DAN SEPATU MAHAL”[62 Engagements] [Negative][Bea Cukai, Pembeli Sepatu]
Beberapa berita mengungkapkan keheranan publik atas kasus seorang pembeli yang harus membayar bea masuk sebesar Rp30 juta untuk sepatu yang harganya hanya Rp10 juta. Publik merasa bahwa jumlah pajak yang dibebankan terlalu besar dan banyak pertanyaan mengenai bagaimana sistem penentuan jumlah bea dan cukai diterapkan.
B. “ATURAN PENGENAAN BEA CUKAI UNTUK BARANG IMPOR”[21 Engagements] [Neutral] [Bea Cukai, Masyarakat]
Berita ini berkutat pada pertanyaan bagaimana aturan pengenaan bea dan cukai ditentukan dan diterapkan. Ini adalah respon atas keraguan dan pertanyaan masyarakat mengenai aturan dan cara kerja sistem pengenaan bea dan cukai.
C. “ATURAN YANG BUAT DJBC TEGA DENDA RP30 JUTA”[14 Engagements] [Negative] [DJBC, Pembeli Sepatu]
Berita ini adalah kelanjutan dari berita nomor satu di mana DJBC diduga telah membebankan denda sebesar Rp30 Juta kepada pembeli sepatu yang hanya bernilai Rp10 Juta. Hal ini masih menjadi perdebatan publik terkait kebijakan Bea Cukai.
메타데이터
- post_id
- 0091c3de8ffd
- slug
- analisa-persepsi-masyarakat-terkait-berita-viral-ramai-beli-sepatu-bola-rp-10-juta-kena-bea-masuk-0091c3de8ffd
- url
- https://medium.com/@simfoniInsight/analisa-persepsi-masyarakat-terkait-berita-viral-ramai-beli-sepatu-bola-rp-10-juta-kena-bea-masuk-0091c3de8ffd
- canonical_url
- https://medium.com/@simfoniInsight/analisa-persepsi-masyarakat-terkait-berita-viral-ramai-beli-sepatu-bola-rp-10-juta-kena-bea-masuk-0091c3de8ffd
- author_url
- https://medium.com/@simfoniInsight
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-24 00:18:42