Core Memory, Dufan
pict from google
Core Memory, Dufan

What an experience! tiba-tiba diajak ke dufan. Dan ini adalah pertama kalinya aku ke dufan. So I tried to keep this memory and here’s some tips.
Kita sampai sekitar pukul sebelas. Semakin masuk ke dalam semakin pusing melihat antrian panjang dimana-mana.
Akhirnya kita antre di tempat yang kira-kira sepi. Tapi wahana paling sepi pun hampir sejam kita menunggu.
Pontang Panting
Kami antre satu jam lamanya untuk sebuah pontang panting, sungguh tidak worth it. Apalagi kita yang suka wahana extreme. Awalnya seru, tapi lama-lama biasa saja.
Dari sini aku rasa dufan akan biasa-biasa saja, tidak akan berjalan sesuai ekspektasi. Eh, tapi tunggu dulu, jangan terburu-buru~ masih banyak wahana lain yang lebih mengguncang.
Arum Jeram
Wahana ini sangat membangkitkan mood, karna mas pemandu speaker suka bergurau.
“duduk berempat boleh, duduk bertiga boleh, duduk berdua boleh… asal jangan sama pasangan orang lain”
mendengar itu semua orang tertawa
“Yang bawa jas hujan silahkan dipake, yang gabawa gausah pakai. Tenang saja, karna kita sudah menyediakan alat pengering, berupa wahana histeria. Kalian bisa naik sebanyak tiga kali, dijamin kering”
Itu sama saja tidak ada alat pengering, semua wisatawan jadi tertawa. Arum Jeram worth it to try, tapi disini aku salah besar karna pakai sepatu. Sepatuku insole nya pakai tissue (darurat). Basah sudah sepatu beserta tissue didalamnya. Kaki jadi super ga nyaman, rasa ingin nyeker banget. Tapi syukurlah ada sepupu yang membawa sendal cadangan. Meskipun ga cocok sama outfit, Pakai sendal jepit adalah nikmat yang tiada tara. Terimakasih sendal hijau.
Makan Mie Ayam plus Teh
Aku pikir kalau main wahana kita gaboleh kenyang, karna khawatir isi perut keluar semua. Tapi tenyata makan berat sangat dibutuhkan, berhubung kita jalan dari sana ke sini, nyoba ini dan itu. Tentu sangat menguras energi, jadi makanlah secukupnya.
Baling Baling

ilustrasi from pinterest
Ini wahana yang paling seru. Jujur ini yang paling bikin takut, disini aku teriak sekencang-kencangnya. Tapi disatu sisi kita masih bisa nikmatin pemandangan pantai ancol dari atas. Jadi serunya dapet, cakepnya dapet, takutnya juga dapet banget. My favorite wahana pokoknya.
Hysteria
Sehabis itu kita antre masuk ke hysteria. Tapi ngeliat label “antre disini 55 menit, antre disini 150 menit” lebih baik kita coba wahana lain, daripada waktu terbuang hanya untuk antre. Alhasil kita ga coba hysteria sama sekali.
Halilintar/Roller Coaster

ilustrasi from pinterest
Setelah merelakan hysteria ternyata kita dapet rezeki halilintar, antrean super lancar karna wahana baru dibuka. Track dan jalur roller coaster yang melikuk-likuk terlihat sangat seru. Tapi asli, ini bikin kepala terbentur dan badan jadi agak remuk. Susah dinikmati karna durasinya juga hanya sebentar. Meski begitu, sangat senang bisa coba wahana ini.
Tornado

ilustrasi from pinterest
Manusia macam apa yang membuat wahana seperti ini. Daging panggang saja dibalik dengan halus, tapi para manusia ini rela saja dibolak balik dengan brutal. Benar-benar tersiksa, tapi seru juga.
Ice Age
Kora Kora

ilustrasi from pinterest
Seperti menaiki kapan yang terombang ambing. Rasanya angin benar-benar masuk ke tubuh, aku memeluk diri karna hampir mual. Tapi amanlah.
Kereta Mysteri

Kita masuk dengan berbagai tanda tanya, apa wahana di dalamnya? tidak ada satupun dari kami yang tahu. Didalam ruangan kita disuguhkan berbagai hiasan dinding yang seram dan penuh misteri. Makin besarlah pertanyaan kami “Apa wahana didalamnya?”. Setelag naik wahana, It’s more fun than Hysteria. Wajib to try!!
Malam tiba
Ga nyangka dari siang sampai malam masih di dufan. Sangat suka pemandangan di malam hari, penuh lampu-lampu yang disusun cantik. Berkesan pokoknya. Sembari rehat, aku membeli Es Jeruk seharga 35.000 Tentu ini harga yang sangat normal di dufan, tapi sebenarnya tidak rela mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk-satu-cup-es-jeruk. Tapi Es Jeruk benar-benar charge my energy.
Ontang Anting
Bagiku, ontang anting adalah penutupan yang perfectoo. Serasa main ayunan dengan angin sepoi-sepoi. Karna ini malam hari, rasanya benar-benar tenang. Sesekali aku memejamkan mata karna ‘hei ini enak banget’.

Meskipun aku rasa ini ga mual sama sekali dan penutupan yang perfecto. Tapi ternyata ada beberapa orang yang mual bahkan ada yang muntah, huhuu. Kita harus pandai estimasi diri, masih sanggup main atau tidak. Sekaligus banyak-banyak berdo’a supaya ga muntah dan dijauhkan dari muntah.
Yeay nguengg kita pulang.
Sampai rumah kita masih aja di traktir richeese, eh ini mah nikmat mana lagi yang kau dustakan. Alhamdulillah, Terimakasih Ya Allah buat kesempatan jalan-jalan diantara penatnya persiapan ujian sekolah, dll. Kemudian terimakasih juga kakak kakak kakak, banyak deh yang sudah mentrakter.
Next time q traktir balik yh, aamiin.
Setiap feedback sangat berharga untuk penulis. Terimakasih untuk like, saran, dan komennya ❤
메타데이터
- post_id
- 9b0bfb375e72
- slug
- core-memory-dufan-9b0bfb375e72
- url
- https://medium.com/@anzaritres/core-memory-dufan-9b0bfb375e72
- canonical_url
- https://medium.com/@anzaritres/core-memory-dufan-9b0bfb375e72
- author_url
- https://medium.com/@anzaritres
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-26 12:24:55