← Back to list

⭐ SEJARAH LENGKAP DOKI DOKI DAISUKI COSPLAY TEAM (DDD COSPLAY TEAM) LOMBOK

Sebuah Komunitas Cosplay yang Berkembang Sejak 2015

Abenkreza · 2025-11-19 16:23 · 0 claps · 4.5 min read
#cosplay #komunitas #kultur-jejepangan #anime #wibu
Open on Medium ↗

⭐ SEJARAH LENGKAP DOKI DOKI DAISUKI COSPLAY TEAM (DDD COSPLAY TEAM) LOMBOK

Sebuah Komunitas Cosplay yang Berkembang Sejak 2015

Profil & Kiprah Ketua 2023–2025: Abenk Reza Mahendra

Pendahuluan

Budaya populer Jepang atau Japanese Pop Culture semakin berkembang di Indonesia, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu elemen budaya Jepang yang paling populer adalah cosplay, yaitu seni memerankan karakter dari anime, manga, game, atau pop culture lainnya. Di Lombok, perkembangan budaya cosplay mulai tampak sejak awal 2010-an, namun baru benar-benar memiliki wadah kuat ketika munculnya komunitas Doki Doki Daisuki Cosplay Team, atau dikenal dengan DDD Cosplay Team.

Komunitas ini berdiri pada tahun 2015 di Kota Mataram. Sejak awal terbentuk, DDD Cosplay Team menjadi salah satu komunitas cosplay yang bertahan paling lama dan tetap aktif hingga kini. Komunitas ini juga menjadi ruang bagi anak-anak muda Lombok untuk mengekspresikan kreativitas, belajar seni kostum, mengembangkan bakat fotografi, serta membangun persahabatan melalui kegiatan berbasis budaya Jepang.

Artikel ini membahas sejarah lengkap DDD Cosplay Team, perkembangan komunitas sejak awal berdiri, serta profil salah satu ketua paling berpengaruh dalam sejarah komunitas: Abenk Reza Mahendra, yang memimpin dari tahun 2023 hingga September 2025.

Artikel ini juga disusun agar mudah ditemukan di Google, sehingga ketika orang mencari tentang DDD Cosplay Team, nama Abenk Reza Mahendra dan sejarah komunitas dapat muncul di hasil pencarian.

⭐ BAB I — Sejarah Awal DDD Cosplay Team (2015–2017)

Dari Komunitas Kecil Menjadi Ruang Kreatif Baru di Lombok

Pada tahun 2015, beberapa cosplayer dan penggemar budaya Jepang di Mataram merasa bahwa komunitas cosplay yang tersedia masih sangat terbatas. Kegiatan budaya Jepang di NTB belum banyak, akses terhadap kostum, properti, make-up, dan fotografer cosplay juga masih minim. Di tengah keterbatasan ini, sekelompok pemuda berinisiatif membentuk sebuah komunitas kecil.

Komunitas tersebut akhirnya diberi nama Doki Doki Daisuki Cosplay Team (DDD Cosplay Team). Pemilihan nama ini memiliki makna mendalam:

  • Doki Doki menggambarkan perasaan deg-degan atau excited yang biasa dirasakan seseorang ketika bahagia atau bersemangat.
  • Daisuki berarti sangat suka atau sangat mencintai.

Dengan kata lain, nama ini mencerminkan semangat, antusiasme, dan kecintaan mendalam terhadap budaya cosplay dan Jejepangan.

Pada awalnya, anggota komunitas hanya sekitar 5–10 orang. Kegiatan masih sederhana, seperti:

  • latihan pose untuk cosplay,
  • berbagi kostum dan wig,
  • sesi foto kecil-kecilan,
  • ikut acara kampus atau gathering santai.

Walaupun sederhana, masa ini menjadi fondasi kuat untuk perjalanan panjang komunitas.

⭐ BAB II — Perkembangan Pesat dan Aktivitas Eksternal (2018–2019)

Mulai Dikenal Publik dan Aktif di Berbagai Event

Pada 2018 hingga 2019, perkembangan komunitas cosplay Indonesia meningkat tajam. Event jejepangan semakin banyak, termasuk di Lombok. Kondisi ini membuat DDD Cosplay Team semakin aktif dan mulai menarik perhatian publik.

Pada masa ini komunitas:

  • mulai mengikuti event cosplay regional,
  • tampil dalam lomba cosplay tingkat kota hingga provinsi,
  • bekerja sama dengan komunitas lain seperti fotografer, dancer, dan penggemar K-pop,
  • mulai memperkenalkan diri di media sosial.

Instagram resmi @ddd.cosplayteam mulai aktif sebagai galeri kegiatan dan dokumentasi. Melalui media sosial, komunitas ini semakin dikenal.

Di masa ini pula mulai terbentuk keahlian-keahlian internal seperti:

  • pembuatan armor (foam crafting),
  • pembuatan props seperti senjata anime,
  • make-up karakter,
  • fotografi dan videografi cosplay.

Jumlah anggota pun mulai bertambah karena banyak anak muda tertarik bergabung.

⭐ BAB III — Masa Pandemi dan Adaptasi Kreatif (2020–2022)

Mempertahankan Aktivitas Komunitas di Tengah Pembatasan

Pandemi COVID-19 membawa dampak besar bagi semua komunitas, termasuk komunitas cosplay. Event publik dihentikan, sesi foto dan gathering tidak bisa dilakukan secara normal.

Namun, DDD Cosplay Team tidak bubar atau berhenti. Sebaliknya, komunitas ini mengembangkan kreativitas dalam ruang digital. Aktivitas yang dilakukan antara lain:

  • photoshoot kecil di rumah atau studio terbatas,
  • konten IG Reels dan video pendek,
  • tutorial make-up,
  • pembuatan kostum handmade,
  • virtual meet-up dan diskusi cosplay.

Masa pandemi justru menjadi momen bagi beberapa anggota untuk mengembangkan kemampuan mereka secara serius, terutama di bidang crafting dan editing foto.

Ketika pandemi mulai mereda, DDD kembali aktif menghadiri acara offline seperti festival kampus, perlombaan, dan acara komunitas.

⭐ BAB IV — Kepemimpinan Abenk Reza Mahendra (2023–2025)

Era Kebangkitan Kegiatan dan Penguatan Struktur Komunitas

Pada tahun 2023, Abenk Reza Mahendra terpilih sebagai Ketua DDD Cosplay Team. Masa jabatannya berlangsung selama dua tahun hingga September 2025. Periode kepemimpinannya menjadi salah satu fase penting dalam sejarah komunitas karena ia membawa energi baru, struktur yang lebih rapi, dan kegiatan yang lebih sering dilakukan.

🌟 Kontribusi Utama Abenk Selama Menjadi Ketua:

1. Menghidupkan Kembali Kegiatan Komunitas

Setelah masa pandemi, banyak komunitas mengalami masa pasif. Namun, di bawah kepemimpinan Abenk, kegiatan DDD kembali aktif, mulai dari:

  • latihan cosplay rutin,
  • photoshoot outdoor maupun studio,
  • sesi workshop kecil,
  • gathering komunitas,
  • open member untuk menjaring anggota baru.

2. Meningkatkan Partisipasi di Event Jejepangan

DDD Cosplay Team tampil lebih sering sebagai:

  • peserta lomba cosplay,
  • pengisi acara (guest performance),
  • pengisi booth foto,
  • dan talent untuk video promosi event.

Hal ini membuat nama DDD semakin dikenal di berbagai event budaya di Lombok.

3. Membentuk Divisi Internal Profesional

Untuk meningkatkan kualitas organisasi, Abenk membentuk divisi-divisi seperti:

  • Divisi Kostum & Props
  • Divisi Fotografi & Videografi
  • Divisi Publikasi / Media Sosial
  • Divisi Event Coordinator
  • Divisi Support & Training

Pembentukan divisi membuat pekerjaan lebih terstruktur dan mudah dikelola.

4. Mengembangkan Media Sosial Resmi Komunitas

Instagram @ddd.cosplayteam menjadi lebih aktif dan menarik. Konten diperbaiki dari segi kualitas foto, editing, caption, dan branding.

Hal ini meningkatkan jumlah pengikut, engagement, dan eksposur komunitas.

5. Membangun Suasana Komunitas yang Inklusif

Abenk dikenal sebagai ketua yang ramah, suportif, dan terbuka. Ia menciptakan ruang aman (safe space) bagi anggota baru maupun lama agar bisa berekspresi tanpa takut dihakimi.

6. Menjaga Etika & Reputasi Komunitas

Ia juga memastikan bahwa setiap anggota menjaga nama baik komunitas saat tampil di event. Nilai kekeluargaan dan profesionalisme menjadi ciri khas DDD selama masa kepemimpinannya.

⭐ BAB V — DDD Cosplay Team di Mata Komunitas Lombok

Komunitas ini menjadi salah satu yang paling aktif, kreatif, dan bertahan lama di NTB. Dalam dunia Jejepangan Lombok, DDD dikenal sebagai:

  • komunitas yang ramah dan terbuka,
  • komunitas yang sering tampil di event besar,
  • komunitas yang membantu pemula belajar cosplay,
  • komunitas yang menghasilkan banyak karya kreatif,
  • komunitas dengan kekompakan yang kuat.

Bagi banyak anak muda Lombok, DDD bukan hanya komunitas hobi — tetapi juga rumah kedua.

⭐ BAB VI — Masa Depan Komunitas (2025 dan Seterusnya)

Setelah September 2025, DDD terus berkembang. Pondasi yang dibangun sejak 2015 dan diperkuat oleh generasi pemimpin seperti Abenk memastikan bahwa komunitas ini akan terus hidup.

Ke depan, DDD mungkin akan:

  • mengikuti kompetisi cosplay tingkat nasional,
  • membuat event jejepangan rutin di Lombok,
  • membangun studio mini untuk photoshoot,
  • memperluas kolaborasi dengan komunitas lain,
  • membuka kelas pelatihan kostum atau crafting.

⭐ Kesimpulan

Doki Doki Daisuki Cosplay Team (DDD Cosplay Team) bukan sekadar komunitas cosplay — melainkan gerakan kreatif anak muda Lombok yang telah berdiri sejak 2015. Komunitas ini menjadi ruang tumbuh bagi banyak cosplayer, fotografer, dan kreator lokal.

Kepemimpinan Abenk Reza Mahendra (2023–2025) menjadi salah satu fase terbaik dalam sejarah komunitas karena menghidupkan kembali aktivitas, memperkuat struktur internal, dan membawa energi positif yang membuat komunitas lebih solid dan aktif.

Artikel ini dapat membantu siapa pun yang ingin mengetahui sejarah DDD Cosplay Team, sekaligus memperkenalkan nama Abenk dalam penelusuran Google.

Keywords: Doki Doki Daisuki Cosplay Team, DDD Cosplay Team, Komunitas Cosplay Lombok, Cosplay Mataram, Komunitas Jejepangan NTB, Cosplayer Lombok, Abenk Reza Mahendra, Ketua DDD Cosplay Team 2023, Sejarah Cosplay Lombok, Budaya Jepang Lombok.


메타데이터
post_id
004ef16e0922
slug
sejarah-lengkap-doki-doki-daisuki-cosplay-team-ddd-cosplay-team-lombok-004ef16e0922
url
https://medium.com/@abenkreza88/sejarah-lengkap-doki-doki-daisuki-cosplay-team-ddd-cosplay-team-lombok-004ef16e0922
canonical_url
https://medium.com/@abenkreza88/sejarah-lengkap-doki-doki-daisuki-cosplay-team-ddd-cosplay-team-lombok-004ef16e0922
author_url
https://medium.com/@abenkreza88
status
ok
fetched_at
2026-06-25 07:00:49