Tepuk Tangan Malaikat untuk Sang Mercusuar.
Raga Pujangga Bintang
Tepuk Tangan Malaikat untuk Sang Mercusuar.

Raga Pujangga Bintang, Kim Juhoon
Ukiran di atas cakrawalaku mungkin rapuh untuk meneduhimu dari badai dunia, tapi tak ada satupun awan yang bisa menutup cahayamu, Ju, sungguh.
Aku melihatmu tumbuh jadi mercusuar, tegak di tengah ombak, memecah gelap dengan caramu sendiri. Setiap luka yang kau lewati kau ubah jadi mahkota, setiap langkahmu menuliskan legenda yang bahkan angin segan membisikkannya.
Maka biarkan doa ini jadi langit kedua bagimu, bukan untuk melindungimu, tapi untuk menyorakimu dari kejauhan. Semoga setiap jejak langkahmu disambut malaikat dengan tepuk tangan, dan setiap jalan yang kau tapaki mekar menjadi taman, agar semesta tahu: inilah jejak sang cahaya.
Terima kasih untuk lelah dan keringat perjuanganmu selama ini. Kuharap kau terus bersinar, jenaka seperti matahari yang berkelip nakal, dalam sorot sabit indah matamu.
Namun bagiku, kau adalah bintang di antara triliunan bintang di alam semesta, yang hanya bisa kukagumi sinar mahadahsyatnya dari kejauhan, sejauh triliunan kilometer yang takkan pernah bisa kujangkau.
Tetapi aku tetap bangga memujamu dalam diam, bukan karena kau sempurna, tapi karena kau berani jadi utuh. Dan semoga kebaikan selalu berlari mengejarmu, secepat dunia mengejar namamu.
메타데이터
- post_id
- 01be3ff90f8a
- slug
- tepuk-tangan-malaikat-untuk-sang-mercusuar-01be3ff90f8a
- url
- https://medium.com/@ijemnajm21/tepuk-tangan-malaikat-untuk-sang-mercusuar-01be3ff90f8a
- canonical_url
- https://medium.com/@ijemnajm21/tepuk-tangan-malaikat-untuk-sang-mercusuar-01be3ff90f8a
- author_url
- https://medium.com/@ijemnajm21
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-11 08:48:42