← Back to list

Lupa Yang Terselamatkan

Ketika keberuntungan sedang berpihak padamu!

Enyah Resah · 2026-06-21 09:22 · 0 claps · 1.6 min read
#gratitude-journey #lupa #sampah #kunci #untungnya
Open on Medium ↗
Wiki topics: ✨ · Lifestyle · General

Lupa Yang Terselamatkan

Ketika keberuntungan sedang berpihak padamu!

Sumber: Pinterest

Sumber: Pinterest

Sudah sampai di ujung pintu terluar rumah, lalu terpaksa harus kembali masuk kamar karena tanpa sengaja melupakan sesuatu merupakan pengalaman kurang menyenangkan, bukan? Bagiku demikian.

Harus berjalan memutar, sih, tak masalah. Aspek yang paling tak kusukai dari kejadian ini adalah rasa panik yang mendadak muncul, seolah ada switch yang baru saja diaktifkan, pun memakan waktu lama. Apalagi jika hal itu terjadi saat sedang buru-buru. Wassalam!

Sore ini, hampir saja kejadian itu terulang. Keberuntungan pertama, aku sedang dalam kondisi santai, tak ada istilah ‘dikejar waktu’ pada kesempatan kali ini. Keberuntungan kedua, aku tak perlu kembali masuk kamar!

Begini ceritanya~

Beberapa hari terakhir, aku selalu lupa membawa sekantong plastik hitam berisi sampah menuju ke tempat pembuangan sampah di bagian ujung bangunan kos ini. Alasan penundaannya sederhana: nanti sajalah sekalian keluar. Sayangnya, setiap keluar, aku selalu lupa membawanya.

Jadi, yasudah, bertenggerlah ia berhari-hari di depan pintu kamar kos-ku Sebagai catatan, kamarku terletak di paling ujung, tak dilalui siapa pun, jadi ‘aman’: tak mengganggu penghuni lain, pun hanya berisi kertas dan kemasan kering, jadi tak berbau.

Menyerah dengan skenario demikian (berjanji pada diri sendiri akan membuang sampah sekaligus saat keluar), akhirnya setelah mencuci baju dan piring sore ini, aku memutuskan membuangnya saat itu juga. Mungkin saking excited-nya ingin menyelesaikan ‘misi’ yang tak kunjung tersentuh sekian abad itu, aku jadi melupakan hal penting:

kunci pintu utama!

Tanpa kunci itu, jelas aku tak bisa keluar, tak bisa menuju tempat pembuangan sampah yang kumaksud sebelumnya. Sedihnya, aku baru mengingatnya di tengah jalan: sekitar 80% perjalanan menuju pintu. Oh iya, letak kamarku cukup jauh dari pintu utama, sekitar 20-an meter, termasuk berjalan memutar menghindari meja makan. Jadi, 80% itu sangat lumayan, bukan? Apalagi pada weekend begini dengan vibes penuh kemageran.

Syukurnya, keberuntungan sedang memihakku hari ini!

Mbak Ira, Asisten Rumah Tangga (ART) di kos ini kebetulan sedang menyirami tanaman di halaman depan. Alhasil, kunci tergantung di pintu utama. Jackpot! Sungguh gembiranya hatiku mendapati kebetulan ini. Alih-alih memutar balik, aku tinggal membuka pintu tak terkunci itu, melenggang santai menuju sudut kecil untuk mengantar ‘kepergian’ kantong plastik hitam itu.

Tentu saja, aku menceritakan singkat kejadian ini, pun berterima kasih kepada Mbak Ira. Meskipun sebatas kebetulan, aku merasa sangat-sangat beruntung! I love you, Ya Allah! Alhamdulillah.


메타데이터
post_id
06b975705b38
slug
lupa-yang-terselamatkan-06b975705b38
url
https://medium.com/@enyahresah/lupa-yang-terselamatkan-06b975705b38
canonical_url
https://medium.com/@enyahresah/lupa-yang-terselamatkan-06b975705b38
author_url
https://medium.com/@enyahresah
status
ok
fetched_at
2026-07-09 21:48:21