Diplomasi Publik Korea Selatan pada Drama “Crash 2: Road of Rage”
Korea Selatan merupakan salah satu negara yang dikenal akan keberhasilannya dalam memanfaatkan budaya sebagai salah satu instrumen…
Diplomasi Publik Korea Selatan pada Drama “Crash 2: Road of Rage”
Korea Selatan merupakan salah satu negara yang dikenal akan keberhasilannya dalam memanfaatkan budaya sebagai salah satu instrumen diplomasi publiknya. Fenomena Korean Wave atau Hallyu yang mencakup beberapa hal seperti Kpop, Kdrama, dan film. Ketiganya ini membawa nilai-nilai sosial Korea Selatan dan berfungsi sebagai mekanisme soft power terhadap negara-negara lainnya. Hallyu juga tidak hanya berfungsi sebagai tren budaya saja, melainkan juga sebagai proyek diplomasi publik Korea Selatan yang terkoor dinasi oleh negara yang menghasilkan dampak pada politik maupun ekonominya.
Keberhasilan dari diplomasi publik Korea Selatan menggunakam Hallyu ini pun tidak luput dari peran pemerintah yang ikut berinvestasi pada industri hiburan mereka. Salah satunya adalah pembuatan KOCCA oleh pemerintah Korea Selatan. KOCCA atau Korea Creative Content Agency adala lembaga pemerintahan yang mengkoordinasikan tentang konten industri hiburan Korea Selatan sejak tahun 2009. KOCCA merupakan lembaga yang bekerja di bawah naungan langsung Kementrian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan. Setisp tahunnya, KOCCA akan secara rutin memberikan kesempatan pada drama-drama yang akan tayang pada tahun itu untuk diberikan bantuan dana produksi oleh pemerintah Korea Selatan. Dari banyaknya drama yang dipresentasikan, nantinya KOCCA akan memilih 10 drama yang akan lolos ke tahap pendanaan. Besar nominal yang diberikan pun bisa mencapai 20 miliar Won.
Salah satu drama yang lolos untuk mendapatkan pendanaan dari pemerintah Korea Selatan adalah “Crash 2: Road of Rage”, drama bergenre police procedural yang diproduksi oleh AStory dan disiarkan oleh ENA. Drama ini direncanakan akan tayang pada bulan November 2026 dan akan didistribusikan secara internasional melalui Disney+. “Crash 2: Road of rage” ini akan melanjutkan kisah investigasi kejahatan lalu lintas (TCI) dari Kepolisian Namgangseo, yang kemudian bertransformasi menjadi unit investigasi regional di bawah lembaga investigasi nasional.
Pola produksi drama Korea yang melibatkan pemerintah melalui KOCCA ini dipadukan dengan distribusi global seperti melalui Disney+ serta salah satu tokohnya diperankan oleh idol Kpop yang telah memiliki fans di berbagai penjuru dunia. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan antara kepentingan industri kreatif domestik dan strategi diplomasi publik Korea Selatan. Drama dengan latar yang merepresentasikan citra institusi penegak hukum di Korea akan menjadi studi kasus yang menarik tentang bagaimana Korea Selatan membangun citra positifnya di mata dunia.
Sebagai lembaga yang bekerja langsung di bawah Kementrian Kebudayaan, Olahraga, dan Periwisata Korea Selatan, KOCCA bertugas untuk mendukung segala perencanaan produksi, distribusi, hingga ekspansi internasional di berbagai genre konten kreatif di Korea. Hal ini mencakup berbagai bentuk dukungan seperti pembiayaan kebijakan dan riset kebijakan, semua dukungan ini bertujuan untuk menjadikan Korea menjadi pemain utama di industri konten dunia.
Pada tahun 2023, anggaran untuk sektor konten penyiaran tercatat sebesar 119,2 miliar Won, angka ini meningkat 77 miliar Won atau 183 persen dari tahun sebelumnya. Dengan peningkatan tersebut, secara khuus diarahkan untuk dukungan produksi konten berbasis OTT serta dukungan pascaproduksi guna meningkatkan daya saing global konten penyiaran Korea. Tren peningkatan ini kemudian berlanjut pada periode berikutnya, anggaran untuk konten OTT mencapai rasio 10,8:1 dan anggaran khusus untuk konten OTT dinaikkan lebih dari tiga kali lipat dari 11,6 miliar Won menjadi 45,4 Won. Sementara batas dukungan dana untuk setiap judul dinaikkan menjadi 3 miliar Won.
Sebagai contoh, skema pendanaan serupa juga diterapkan pada drama “Perfect Crown”. Drama ini tercatat mendapat dana dukungan dari KOCCA sebesar 2 miliar Won setelah terpilih dalam program dukungan produksi lembaga tersebut. Skema ini kurang lebih sama dengan drama “Crash 2: Road of Rage” yang juga terpilih dalam program pendanaan yang dilakukan oleh KOCCA.
Drama “Crash 2: Road of Rage” adalah drama yang diproduksi oleh saluran ENA. Drama ini diperankan oleh beberapa aktor dan aktris senior seperti Lee Minki yang berperan sebagai Cha Yeonho, Kwak Sunyoung sebagai Min Sohee, Heo Sungtae sebagai Jung Chaeman, Lee Hocheol sebagai Woo Dongki, dan Moonhee sebagai Eo Hyunkyung. Tak hanya mereka, drama ini juga diperankan oleh Park Jisung dari NCT Dream yang berperan sebagai Ji Daese.
Park Jisung sendiri adalah Idol Kpop yang berasal dari boygroup NCT Dream di bawah naungan SM Entertaiment. Ia telah berkarir selama lebih dari 10 tahun di industri hiburan Korea Selatan. Dengan kiprahnya di dunia hiburan ini, tentu saja ia memiliki banyak fans yang berasal dari berbagai negara di seluruh dunia. Berdasarkan respon para fans Park Jisung di media sosial, banyak di antara mereka yang sangat menantikan drama Crash 2 ini, hal ini telah memastikan bahwa tujuan dari diplomasi publik yang tersirat di dalam drama ini akan tersampaikan kepada masyarakat global. Dengan diperankan oleh idol Kpop seperti Park Jisung, drama Crash 2 akan memperluas potensi untuk dijangkau oleh warga luar Korea Selatan.
Drama “Crash 2: Road of Rage” memiliki potensi yang sangat besar untuk diplomasi publik Korea Selatan kedepannya. Drama ini secara langsung bekerja sama dengan kantor Kepolisian Kota Sejong. Beberapa tokoh dari drama Crash 2 ini secara langsung ikut dalam kampanye tentang pencegahan Phising/Scam dan keselamatan lalu lintas melalui Instagram Reels kantor Kepolisian Kota Sejong (@sj_police_official). Kolaborasi ini akan memperkuat persepsi citra baik dan kepedulian dari kepolisian Korea Selatan, yang memberikan edukasi pencegahan terhadap dua kasus yang kerap kali dihadapi oleh warganya. Citra ini akan secara langsung dilihat oleh masyarakat internasional yang mengikuti drama ini, khususnya bagi pecinta Kdrama dan fans dari Park Jisung yang berasal dari berbagai negara.
Straegi yang dipilih pemerintah Korea Selatan untuk berinvestasi melalui drama Crash 2 ini bisa dibilang memiliki peluang keberhasilan yang cukup tinggi. Berikut pula dengan tujuan utama dari diplomasi publik yaitu mempromosikan negaa tersebut kepada masyarakat global. Ditambah dengan drama ini berkolaborasi langsung dengan kepolisian setempat, hal ini masuk pada instrumen promosi kegiatan positif dari kepolisian Kota Sejong. Drama yang sudah memiliki peluang mendapat atensi yang bagus akan semakin menjanjikan apabila pemerintah Korea Selatan memberikan dana untuk meningkatkan kualitas produksi drama Crash 2 ini.
DAFTAR PUSTAKA
메타데이터
- post_id
- 073ac52c4136
- slug
- diplomasi-publik-korea-selatan-pada-drama-crash-2-road-of-rage-073ac52c4136
- url
- https://medium.com/@shinseowoojnz/diplomasi-publik-korea-selatan-pada-drama-crash-2-road-of-rage-073ac52c4136
- canonical_url
- https://medium.com/@shinseowoojnz/diplomasi-publik-korea-selatan-pada-drama-crash-2-road-of-rage-073ac52c4136
- author_url
- https://medium.com/@shinseowoojnz
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-29 14:15:06