← Back to list

Interregnum Biru Setelah Musim Merah

I. Kartografer yang Menjahit Langit

Queensyii · 2026-06-10 06:16 · 0 claps · 1.0 min read
#snbp #jatuh #pengunguman-merah
Open on Medium ↗

Interregnum Biru Setelah Musim Merah

I. Kartografer yang Menjahit Langit

“Some people spend years chasing a star, only to discover that the journey was turning them into one.”

“Some people spend years chasing a star, only to discover that the journey was turning them into one.”

Sebelum layar merah itu pernah ada, anak itu hidup sebagai kartografer langit.

Ia bukan pelukis nasib, sebab manusia tidak diberi kuasa sebesar itu. Ia hanya seorang penyalin rasi-rasi harapan yang jatuh sedikit demi sedikit ke dalam buku catatan, rapor, sertifikat, dan lembar pendaftaran lomba.

Setiap angka yang dipertahankannya adalah simpul. Setiap prestasi adalah manik-manik cahaya. Setiap malam yang ia korbankan adalah jelaga yang dibakar demi menyalakan lentera masa depan. Ia menjalani masa mudanya seperti rahib kuno yang mengabdikan hidup untuk menerjemahkan kitab langit. Di tengah pupusnya harapan menikmati umur, dengan terbaginya fokus dengan: Situs sosial bervirus, Laptop bak kardus, Pertemanan yang terhapus, Rekan kerja yang rakus, Masalah keluarga yang harus terus diurus, dengan bonus, Hubungan yang putus. Dia kunyah bersama kamus dan rumus, Demi jalan yang mulus menuju suatu kampus.

Sementara kota mulai merundukkan kepalanya kepada malam, ia justru mendongak kepada masa depan. Ia percaya pada sesuatu yang sangat manusiawi: Bahwa semesta menghitung. Bahwa semesta menyaksikan. Bahwa semesta tidak akan tega membiarkan kerja keras kehilangan alamat.

Betapa naifnya keyakinan itu.

Karena semesta bukan bendahara. Ia tidak menyusun pembukuan. Ia lebih menyerupai penyair tua yang menulis puisi dengan tinta paradoks.

Dan paradoks tidak pernah menjelaskan dirinya.

“Manusia menghitung langkah. Takdir menghitung metamorfosis.”


메타데이터
post_id
08e58f3e8ab5
slug
interregnum-biru-setelah-musim-merah-08e58f3e8ab5
url
https://medium.com/@queens99yii/interregnum-biru-setelah-musim-merah-08e58f3e8ab5
canonical_url
https://medium.com/@queens99yii/interregnum-biru-setelah-musim-merah-08e58f3e8ab5
author_url
https://medium.com/@queens99yii
status
ok
fetched_at
2026-06-21 12:17:11