Dramaturgi XXI Basasindo UNAIR Angkat Isu Moral dan Kesusilaan dalam Pentas Sidang Susila
Dramaturgi XXI Basasindo UNAIR Angkat Isu Moral dan Kesusilaan dalam Pentas Sidang Susila
Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah

Preview adegan Dramaturgi XXI jelang pementasan Sidang Susila (Foto: Dramaturgi XXI).
Lensaraya.id – Program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Airlangga kembali menghadirkan pertunjukan tahunan melalui Dramaturgi XXI dengan mengusung pementasan berjudul Sidang Susila. Berbeda dari tema-tema sebelumnya yang mengangkat isu psikologis, pementasan tahun ini memilih mengupas persoalan sosial dan moral yang hingga kini masih menjadi perbincangan di masyarakat.
Pimpinan Produksi Dramaturgi XXI, Anisa Feby Ananda, mengungkapkan bahwa persiapan pementasan telah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini, tim produksi tengah melakukan evaluasi akhir melalui proses pratinjau adegan untuk memastikan kualitas pertunjukan yang akan dipentaskan pada Minggu (5/7/2026) di Balai Pemuda Surabaya.
"Persiapan pemanggungan sudah hampir selesai. Kami masih mempertimbangkan beberapa masukan dari hasil preview adegan agar pementasan bisa jauh lebih baik. Untuk produksi dan publikasi juga sudah berjalan, termasuk penyebaran undangan kepada pihak eksternal seperti komunitas teater, media partner, dan dosen," ujar Feby.
Suarakan Persoalan Moral Pemilihan naskah Sidang Susila bukan tanpa alasan. Menurut Feby, naskah yang ditulis oleh Agus Noor dan Ayu Utami pada awal tahun 2000-an tersebut masih memiliki relevansi yang kuat dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.
"Tema kesusilaan dan moral masih sangat hangat dibahas sampai sekarang. Kami ingin menyuarakan persoalan masyarakat dengan ini melalui medium kesenian," jelasnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Dramaturgi XXI juga menghadirkan pengalaman baru melalui pemilihan lokasi pertunjukan. Untuk pertama kalinya, pementasan akan digelar di Balai Pemuda Surabaya, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang rutin terlaksana di Gedung Cak Durasim.
Perubahan lokasi tersebut turut berdampak pada peningkatan kapasitas penonton. Feby menyebut target pengunjung tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
"Kapasitas kursi tahun ini jauh lebih besar. Target penonton kami juga meningkat karena strategi promosi yang kami bangun berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya," tuturnya.
Tampilkan Pentas dan Pameran Jurnalistik Bagi mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, Dramaturgi bukan sekadar mata kuliah, melainkan ruang aktualisasi keilmuan dan kesenian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori dan analisis naskah, tetapi juga mempraktikkan proses produksi pertunjukan secara langsung.
"Kami belajar teori, membedah naskah, memahami isu, lalu merealisasikannya dalam bentuk pementasan. Jadi tidak berhenti pada teori saja, tetapi juga bagaimana karya sastra dapat divisualisasikan dan diproduksi menjadi sebuah pertunjukan," imbuh Feby.
Menurutnya, pementasan teater ini merupakan bentuk apresiasi terhadap karya seni. "Pertunjukan teater itu tidak mudah karena melibatkan banyak energi dan kerja tim. Dengan menonton teater, masyarakat ikut mengapresiasi dan melestarikan karya," tutur Feby.
Febi berharap seluruh rangkaian kegiatan Dramaturgi XXI dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman berharga bagi seluruh pihak yang terlibat. "Saya ingin seluruh aktor dan tim produksi merasa puas dengan proses dan hasil yang mereka usahakan," jelasnya.
Untuk diketahui, selain menghadirkan pementasan Sidang Susila, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan Pameran Mozaik Jurnalistik bertajuk Jurnalisme dan Potret Kehidupan Homo Digitalis. Seluruh mahasiswa Basasindo angkatan 2023 akan menampilkan berbagai karya jurnalistik melalui perspektif media dan sastra. Penyelenggaraan tahun ini menjadi wadah refleksi berbagai fenomena yang hadir di tengah masyarakat.
메타데이터
- post_id
- 0a938b2c2a60
- slug
- dramaturgi-xxi-basasindo-unair-angkat-isu-moral-dan-kesusilaan-dalam-pentas-sidang-susila-0a938b2c2a60
- url
- https://medium.com/@lensarayaid/dramaturgi-xxi-basasindo-unair-angkat-isu-moral-dan-kesusilaan-dalam-pentas-sidang-susila-0a938b2c2a60
- canonical_url
- https://medium.com/@lensarayaid/dramaturgi-xxi-basasindo-unair-angkat-isu-moral-dan-kesusilaan-dalam-pentas-sidang-susila-0a938b2c2a60
- author_url
- https://medium.com/@lensarayaid
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-08-20 17:54:32