← Back to list

I LEARN #1: Cara Menarik Menghadapi Academic Burnout

Hai! Laman ini cocok untuk kamu yang metode belajarnya sambil dengerin musik.

Aisha Sahda · 2026-04-28 05:46 · 0 claps · 2.9 min read
#akademik #kuliah #burnout
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🧠 · Mental Wellness

I LEARN #1: Cara Menarik Menghadapi Academic Burnout

Hai! Laman ini cocok untuk kamu yang metode belajarnya sambil dengerin musik.

Menjalani semester 2 di perkuliahan, bukan sekali dua kali aku merasakan academic burnout. Yap, munculnya rasa jenuh saat masa akademik. Academic burnout sendiri memiliki banyak faktor penyebabnya, yang paling aku sering rasain, disebabkan karena mepetnya deadline, ketemu sama materi yang ga jauh beda satu sama lain, dan ada sedikit rasa memaksakan diri untuk belajar.

Namun, karena aku sudah mengambil keputusan untuk berkuliah di prodi ini maka cara bertahan terbaik menurutku adalah menjalani semua konsekuensi yang akan datang. Salah satunya, academic burnout!

Rasanya, emang berat… Tapi, justru dengan aku mau bertahan, itulah yang membentuk pribadiku menjadi lebih baik. Semoga begitu.

Memang tidak semua masalah harus diselesaikan, tapi kalau urusan akademik & masa depan, menurutku itu counter example-nya.

Biasanya, salah satu cara paling ampuh untuk menghadapi burnout-ku adalah istirahat total. Lepas buku, gadget, cari tempat nyaman, dan tidur. Tapi, kalau udah mepet deadline dan masih berada di fase burnout, mau gamau harus tetep ngerjain, kan? Hal itu pernah terjadi sama aku. Ada saat di mana aku merasa burnout, aku iseng lihat lagi sorotan Instagramku yang isinya foto progres belajar SNBT dengan lagu PELIGROSA. Yes, lagu PHONK. BRAZIL!

Iseng aja, aku lanjut belajar dengan playlist lagu phonk. Gak nyangkanya, ternyata aku malah enjoy belajarnya sampai selesai. Alias, aku berhasil menemukan solusi sementara untuk mengatasi burnout-ku itu. Awalnya aku mengira hal itu bisa terjadi karena vibes lagunya membawaku ke masa lalu yang mana aku sedang pada fase semangat belajar.

Namun, pada fase burnout yang aku jumpai setelahnya, aku mulai observasi kembali. Nyoba tetap belajar sambil dengerin lagu yang jarang atau belum pernah aku dengerin atau bahkan lagu yang bukan seleraku banget. And it works. Sampai aku bikin playlist tersendiri untuk kumpulan lagu-lagu yang di luar seleraku itu. Mulai dari playlist lagu phonk (ada lagu favoritnya dr. Tirta),

playlist lagu jaman FTV,

playlist lagu DJ angkot,

playlist lagu favorit teman sekelas di SMA,

playlist lagu cinematic mobil di Tiktok,

dan playlist lagu melow.

Mulai saat itupun, aku sadar kalau mendengarkan lagu yang di luar seleraku bisa jadi senjata untuk menghadapi burnout. Asumsiku, kalau penyebab burnout itu karena jenuh belajar, at least dunia di luar akademiknya ngga bikin jenuh. Yes, salah satunya dengan bukan dengerin lagu yang itu-itu aja (lagu sesuai selera).

By the way, aku nulis di laman ini juga sedang pada fase burnout dan sambil mendengarkan playlist lagu jaman FTV, hehe.

Namun, perlu hati-hati juga dalam pemilihan lagu karena lagu berefek instan pada emosi. Lagu bisa tiba-tiba bikin hilang mood, sedih, males, atau sebaliknya, lagu bisa tiba-tiba bikin semangat atau senang. Ya, kan?

Jadi kalau kamu juga ngerasain burnout dan lagi nyari cara buat menghadapinya, coba deh, dengerin lagu-lagu yang bukan seleramu. Ingat, jangan underestimate kalo belum nyoba!

Sekali lagi, menurutku, berani mengambil keputusan dan menghadapi semua konsekuensinya itu keren!


메타데이터
post_id
0b79dffbe62c
slug
i-learn-1-cara-menarik-menghadapi-academic-burnout-0b79dffbe62c
url
https://medium.com/@aishasahda0/i-learn-1-cara-menarik-menghadapi-academic-burnout-0b79dffbe62c
canonical_url
https://medium.com/@aishasahda0/i-learn-1-cara-menarik-menghadapi-academic-burnout-0b79dffbe62c
author_url
https://medium.com/@aishasahda0
status
ok
fetched_at
2026-07-28 04:44:15