← Back to list

It’s Not Talent, It’s Desire

Aku masih ingat dengan jelas memori ini, sangat tergambar jelas, dan ini yang menjadi alasan mengapa aku tetap bertahan, walaupun rasanya…

sudhar · 2025-05-19 04:33 · 0 claps · 2.8 min read
#talent #desire #bakat #hasrat #dontgiveup
Open on Medium ↗
Wiki topics: OPS · LLMOps & Inference CR · CRISPR & Gene Editing

It’s Not Talent, It’s Desire

Aku masih ingat dengan jelas memori ini, sangat tergambar jelas, dan ini yang menjadi alasan mengapa aku tetap bertahan, walaupun rasanya tidak ada jalan keluar. Cerita ini mungkin terdengar biasa, bahkan mungkin tidak terlalu epic seperti yang kuharapkan, tapi setidaknya cerita ini memiliki makna tentang “Bagaimana HASRAT mengalahkan BAKAT”.

— — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — —

Saat itu aku masih SMP kelas 3. Dan aku harus ada di posisi pertama.

Aku bukanlah orang yang paling pintar di kelas dan aku juga bukanlah orang yang paling favorit, tapi bisa kupastikan aku adalah orang yang paling bekerja keras.

Aku tipe orang yang butuh 2–3 kali bahkan 10 kali untuk memahami sesuatu baik itu pelajaran atau soal ujian, sedangkan teman ku yang lain hanya butuh satu percobaan.

Aku tahu aku tidak memiliki bakat seperti mereka, aku juga tahu aku tidak memiliki kejeniusan seperti mereka, tapi yang kutahu aku memiliki hasrat yang lebih dari mereka.

Aku mencoba menggunakan hasrat itu untuk jadi yang pertama di kelas, aku belajar mati-matian, aku mencoba sangat keras.

Dan pada akhirnya aku bisa menjadi juara 1. Semua orang di kelas ku tidak setuju, bahkan sampai ada kalimat yang mengatakan bahwa aku adalah juara abal-abal. Jujur itu bisa jadi benar, karena memang jika dibandingkan dengan rangking 4 aku lebih bodoh darinya, tapi kenyataannya aku bisa mengalahkan mereka hanya dengan HASRAT.

Cerita yang tidak terlalu epic ini berakhir. Setelah lulus dari SMP, melanjutkan ke SMK, aku kembali jadi orang yang biasa, tidak memiliki hasrat lagi dan hidupku menjadi sangat-sangat membosankan.

Tapi anehnya aku tidak apa-apa dengan itu, sampai pada posisi sekarang, dimana aku telah lulus dari perkuliahan dan melanjutkan ke pekerjaan.

Aku kehilangan api diriku, aku kehilangan ingatan dari cerita itu, aku kehilangan bakat dari hasrat ku.

Lalu aku bertanya-tanya, dan aku kebingungan dengan semua jawaban. Aku mencoba mencari arah, tapi terjebak di lingkaran kepuasan sesaat. Aku menggali lagi kisah hidupku, tetapi aku tidak menemukan pernyataan. Aku terjebak dengan realita dan aku kehilangan mimpi ku. Aku merasa mustahil untuk bisa melewati ini semua.

Lalu langit seakan-akan memberitahuku, tentang kisah yang tidak terlalu epic itu. Ingatanku kembali dan aku berharap bisa melakukannya sekali lagi.

Dari semua kenyamanan sesaat ini aku sadar bahwa, kekosongan dihati ku bukan karena romansa ataupun kisah cinta. Kekosongan dihatiku, berasal dari HASRAT yang selama ini hilang. HASRAT yang bangkit dari tidur nya yang lama, seakan-akan memberitahuku, “INI SAAT NYA”.

Untuk mu dan untuk ku yang membaca tulisan ini, aku cuma ingin mengatakan bahwa sampai saat ini aku tidak menyesal sedikitpun. Aku tidak menyesal dengan kehidupan ku, aku tidak menyesal dengan keadaan ku dan aku tidak menyesal sedikitpun.

Aku akan mencobanya sekali lagi, dan ini yang terakhir, tidak ada kata menyerah lagi. Pada akhirnya aku tidak takut lagi, apakah ini akan berhasil? atau apakah ini akan berjalan lancar?. Aku tidak peduli lagi.

Yang ku pedulikan adalah saat dimana aku TIDAK melakukan apa yang HASRAT ku katakan dan MATI dengan semua PENYESALAN.

Kalaupun pada akhirnya aku mati sebelum semua mimpi ku tercapai, Aku tidak menyesal sedikitpun, ku katakan sekali lagi, AKU TIDAK MENYESAL. Karena pada akhirnya aku bisa mencobanya sekali lagi, aku mencoba menggapai MIMPI yang terlihat mustahil.

Aku hanya tidak ingin tua dan merenungkan semua penyesalan selama hidupku.

Aku sadar aku hanya orang biasa yang bahkan tidak memiliki bakat. Tapi selama aku hidup, aku tahu aku memiliki 1 talenta, talenta yang ku sebut “Keinginan Yang Kuat”, yang bahkan bisa membawa ku mencapai mimpi-mimpi itu. Aku hanya butuh 1 talenta, aku hanya butuh HASRAT.

“Jika aku menyerah sekarang, Aku akan menyesal seumur Hidup” — Monkey D. Luffy


메타데이터
post_id
0b8bf259d6a7
slug
its-not-talent-it-s-desire-0b8bf259d6a7
url
https://medium.com/@sudhar8700/its-not-talent-it-s-desire-0b8bf259d6a7
canonical_url
https://medium.com/@sudhar8700/its-not-talent-it-s-desire-0b8bf259d6a7
author_url
https://medium.com/@sudhar8700
status
ok
fetched_at
2026-07-19 20:22:47