← Back to list

Let the whisper of the waves remind you that it’s okay to feel blue.

N · 2026-05-12 23:31 · 0 claps · 2.4 min read
#poetry #breakups #idiots
Open on Medium ↗
Wiki topics: MM · Multimodal & Generative Media LIT · Literature & Writing 📟 · Gadgets & IoT 💑 · Relationships ✍️ · Writing & Creative

Let the whisper of the waves remind you that it’s okay to feel blue.

Hari ini, tentang ia dan sang harapnya selesai. Takkan ada lagi tentang mereka, takkan ada lagi duduk berdua menatap matahari ditelan malam sambil mendengarkan lagu cinta yang terkadang sedikit menjijikan (mungkin tidak sedikit.) meski begitu, itulah satu satunya hal yang bisa ia nikmati difana nya dunia ini. Ditengah dunia yang ia rasa sebentar lagi akan kiamat itu.

Hidupnya telah lama kusam, telah lama ia simpan segala keluh yang buatnya seakan dicekik belukar berduri, setiap cacian, setiap tamparan ia terima tanpa marah, tanpa tangis, hanya rasa yang terpendam tak ada yang tahu. Namun semua rasa itu terasa lenyap saat sang Nayanika menatapnya dengan penuh rasa — namun sayang, hari ini, semuanya berakhir.

Tak apa. Tak apa. Tak apa. Ia terus berkata itu, berulang, sampai ia rasa tak ada lagi rasa ingin melawan yang ada dihatinya — yah namun bagaimana bila dasarnya ia seorang pembangkang?

Sang harap yang ia cintai sepenuh hati, hari ini ia ketahui khianati cintanya yang sejati — yang ia jatuh penuh kedalamnya, pergi begitu saja tinggalkan nya dengan campah, dengan hampa.

Tapi ia tak marah, tak juga mengeluh. meski ia terus bertanya mengapa? mengapa? apakah mungkin memang ia salah, apakah mungkin ia kurang, apakah mungkin dia yang hancurkan semuanya, ia tak boleh sedih.. bukan? apa kata mereka bila sosok yang biasa di hentak oleh kehidupan hancur begitu saja?

Namun tetap saja, rasanya ia ingin luapkan, ingin menangis sejadi jadinya, ingin hancur tepat saat itu juga ditengah kesunyian senja, namun apa boleh? bolehkah tuk bersedih? bolehkan untuk tidak baik baik saja saat dunianya hancur?

tapi kurasa malam ini ia sampingkan akal sehat dan prinsipnya, seilir dengan angin yang berhembus dan suara ombak yang mengalir — ada bagian dirinya yang terasa retak, berlinang air mata dirinya tanamkan kepalanya di sela dada dan pahanya.

Perlahan pertanyaan pertanyaan naif muncul dikepalanya; Mengapa takdir seakan selalu mengambil apa yang dia ingin? mengapa takdir seolah tak adil? oh, salah.. ia jelas tahu bahwa takdir tak pernah adil, tapi jelas ia bertanya mengapa takdir harus terasa seperti menikam dirinya. pertanyaan yang bahkan tak ia pernah tanyakan sebelumnya, saking pasrahnya akan permainan kehidupan.

Menatap kearah ombak dengan mata merah dan kaki yang gemetar, ntah karena dingin, ntah karena ia lelah, atau mungkin memang itu sebagaimananya dia selama ini. gemetar. lemah. pengecut. Pengecut yang bersembunyi dibalik senyum, senyum yang bahkan tak juga indah (atau itu bagaimana dia mendeksripsikannya), senyum yang terkesan terpaksa, setidaknya itu cukup untuk beriringan dengan segala bualannya.

Saat ia perlahan berdiri tegak — tentunya dari posisi duduknya, bukan keadaannya. Hembusan angin dan ombak laut yang menyapu kakinya seakan membisikan, “hei pecundang, tak usah kau sok tegar, kau lihatlah rambutmu sudah seperti digigit oleh tikus” eh? entah cinta sudah membuatnya berkhayal atau dia memang gangguan jiwa. Mana mungkin kan ombak berbisik seperti itu? apa aku sudah gila? — pikirnya.

Namun ia kesampingkan akal sehatnya yang dari awal mungkin memang sudah tidak ada, ia biarkan dirinya jatuh terbawa ombak, ombak yang selain membawa tubuhnya, juga membawa rasanya — rasa yang sejak lama selalu ia pendam, bukan karena sok kuat, namun itulah yang selalu ia lakukan, sudah bagai kebiasaan.

Untuk malam ini, ia biarkan matanya mengeluarkan tumpukan memori yang ia jaga sepenuh hati, karena dirinya bahkan sudah tak sanggup (dan tak mau) lagi beradaptasi dengan keadaan, seolah sudah lumpuh untuk bertahan. Ia biarkan tubuhnya keluarkan apa yang selama ini tak bisa, yang selama ini ia sengaja tutupi, yang tanamkan luka ditubuhnya.


메타데이터
post_id
0ca08f3a76fa
slug
let-the-whisper-of-the-waves-remind-you-that-its-okay-to-feel-blue-0ca08f3a76fa
url
https://medium.com/@ftnadmirer/let-the-whisper-of-the-waves-remind-you-that-its-okay-to-feel-blue-0ca08f3a76fa
canonical_url
https://medium.com/@ftnadmirer/let-the-whisper-of-the-waves-remind-you-that-its-okay-to-feel-blue-0ca08f3a76fa
author_url
https://medium.com/@ftnadmirer
status
ok
fetched_at
2026-07-10 16:32:07