← Back to list

Mengapa?

Finnaly i read the side story until it ends

Oracle · 2026-07-09 05:06 · 0 claps · 1.6 min read
#manhwa
Open on Medium ↗

Apakah seseorang yang sudah tidak utuh akan tetap menjadi dirinya sendiri?

Itu adalah pertanyaan yang selalu ku katakan kala potongan-potongan indah wajah miliknya menyinari benda kotak-ku. Apakah ia memang pembaca yang ku tahu? Ataukah hanya sebagian bahwa dia adalah pembaca yang ku tahu?

Mengapa dia memilih sebuah akhir yang sulit? Pembaca itu tak pernah sekalipun memikirkan kebahagiannya sendiri. Tak pernah sekalipun memikirkan betapa sayangnya tokoh-tokoh novel tersebut pada-nya.

Dia bisa menyelamatkan semua orang. Dia menyelamtkan protagonisnya diputaran ke-3, membersamainya dalam setiap pertempuran. Dia menyelamatkan anak-anaknya hingga berani menatang kehendak underworld. Dia menyelamtkan rekan seperjuangannya sampai melampaui probabilitas yang di sediakan semestanya.

Namun, siapa yang bisa membantunya kembali menjadi utuh? Siapa yang bisa menyelamatkannya?

Sang penulis memang berhasil menyelamatkan si pembaca tersebut. Aku mencintai ceritamu lebih dari siapapun di dunia ini. Ketika ia mulai kehilangan harapan hidup dan mencoba mengakhiri indahnya dunia yang penuh fana ini. Secarcik kata terketik di dalam sebuah komputer.

Sebuah awalan bagaimana sang pembaca kembali menikmati hidupnya, kembali memiliki semangat dalam menjalani harinya. Bukankah ini cerita yang sangat sempurna? Cerita bagaimana setiap tokoh mencoba menyelamatkan seseorang.

Tentang sang pembaca yang mencoba menyelamatkan protagonisnya.

Tentang sang penulis yang mencoba menyelamatkan pembacanya.

Tentang sang protagonis yang mencoba menyelamatkan pembacanya.

Pada akhirnya mereka memang berusaha menyelamatkan 1 eksistensi. Sang pembaca.

Sang pembaca bodoh. Setiap jalan terukir dengan rumit bahkan hampir mustahil. Seharusnya ahjussi sudah mati di sini.. Mengorbankan setiap tetes keberuntungan yang dimiliki, hingga akhirnya tidak ada satupun keberuntungan yang membantu rekan-rekannya untuk menyelamatkan dirinya.

Walau begitu, bagaiamana caranya mengumpulkan setiap serpihan jiwa yang tersebar di seluruh penjuru alam semesta? Bahkan bila mereka berhasil, apakah serpihan jiwa tersebut bisa menjadi satu? Bisa menjadi 100%?

Apakah itu mustahil?

Sekali lagi pertanyaan itu tercetus di dalam diriku. Mengapa kau memilih hal serumit ini, Kim Dokja?

Mengapa kau tidak mencoba memberitahu yang sebenarnya? Mengapa kau mencoba menipu mereka semua? Mengapa?

Dasar bajingan bodoh yang tidak bisa berkomunikasi!

Sungguh kesal diriku padamu, sang pembaca tercinta. Sang pembaca yang dicintai sang penulisnya. Sang pembaca yang dicintai sang tokoh utamanya dan sang pembaca yang dicinta para tokoh novel itu.

Mengapa?

Saat ini aku hanya bisa bertanya.

Mengapa, Kim Dokja?

Mengapa?


메타데이터
post_id
0cf9c2d44cd2
slug
mengapa-0cf9c2d44cd2
url
https://medium.com/@Oracle-s/mengapa-0cf9c2d44cd2
canonical_url
https://medium.com/@Oracle-s/mengapa-0cf9c2d44cd2
author_url
https://medium.com/@Oracle-s
status
ok
fetched_at
2026-07-11 13:27:27