Pemkot Kendari Liburkan SD dan SMP Antisipasi Dampak Demo 1 September
News Kendari — Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengumumkan kebijakan meliburkan seluruh aktivitas belajar-mengajar di tingkat Sekolah…

Pemkot Kendari Liburkan SD dan SMP Antisipasi Dampak Demo 1 September
Pemkot Kendari Liburkan SD dan SMP Antisipasi Dampak Demo 1 September
**News Kendari** — Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengumumkan kebijakan meliburkan seluruh aktivitas belajar-mengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Senin, 1 September 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap potensi dampak dari aksi demonstrasi besar yang dijadwalkan berlangsung di beberapa titik di Kota Kendari.
Wali Kota Kendari menegaskan bahwa keputusan meliburkan sekolah bukan berarti menghalangi hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, melainkan bentuk perlindungan terhadap keselamatan peserta didik.
Pertimbangan Keamanan dan Keselamatan
Menurut keterangan resmi Dinas Pendidikan, beberapa lokasi sekolah berada tidak jauh dari titik-titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian massa aksi. Untuk mencegah kemungkinan terganggunya proses belajar maupun resiko keamanan bagi siswa, pemerintah memutuskan meliburkan sekolah selama satu hari.
“Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Kami tidak ingin ada siswa yang terjebak di tengah aksi massa atau kesulitan akses transportasi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kendari.
Baca Juga : 501 personel TNI-Polri disiagakan jaga Kantor DPRD Sultra antisipasi demonstrasi
Instruksi kepada Pihak Sekolah
Pemkot Kendari juga telah menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah agar memastikan informasi libur tersampaikan kepada siswa dan orang tua. Selain itu, sekolah diminta menyiapkan materi pembelajaran yang bisa diakses secara mandiri oleh siswa di rumah, sehingga kegiatan belajar tetap bisa berjalan meski tidak dilakukan secara tatap muka.
Orang tua juga diimbau untuk memastikan anak-anak tetap berada di rumah dan tidak ikut berkumpul di sekitar lokasi aksi, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Respons Masyarakat
Kebijakan ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian besar orang tua menyambut baik langkah Pemkot karena menilai keamanan anak harus menjadi prioritas. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa pembelajaran daring mendadak akan sedikit merepotkan, terutama bagi siswa yang belum memiliki akses perangkat dan internet memadai.
Meski begitu, mayoritas pihak sepakat bahwa kebijakan ini merupakan langkah bijak di tengah situasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan.
Harapan Kondisi Kondusif
Pemkot Kendari berharap pelaksanaan aksi unjuk rasa pada 1 September berlangsung dengan damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas. Pemerintah juga mengajak semua pihak, baik peserta aksi maupun warga umum, untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di Kota Kendari.
“Semoga aksi bisa berjalan tertib, aspirasi tersampaikan dengan baik, dan anak-anak kita tetap aman,” tutup pernyataan resmi Pemkot Kendari.
메타데이터
- post_id
- 0d4e9b900bc0
- slug
- pemkot-kendari-liburkan-sd-dan-smp-antisipasi-dampak-demo-1-september-0d4e9b900bc0
- url
- https://medium.com/@mr.raimsul63/pemkot-kendari-liburkan-sd-dan-smp-antisipasi-dampak-demo-1-september-0d4e9b900bc0
- canonical_url
- https://medium.com/@mr.raimsul63/pemkot-kendari-liburkan-sd-dan-smp-antisipasi-dampak-demo-1-september-0d4e9b900bc0
- author_url
- https://medium.com/@mr.raimsul63
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-25 07:00:49