Tuan Tampan Rupawan
Chao Yufan
Tuan Tampan Rupawan
Chao Yufan

Langkahmu bagaikan bintang yang menemani bulan kala langit tak lagi memberi terang. Cahayanya membuat jutaan manusia terpana kala memandang. Sedang aku Tuan, hanya menatapmu dari belakang dengan keberanian yang kian menghilang.
Tuan, barangkali kamu terlahir dengan semesta yang memberimu banyak kasih sayang — juga Tuhan yang memberkatimu hingga menjadi seorang bintang. Maka Tuan, dapatkah orang biasa sepertiku diizinkan untuk mencintai dirimu yang terlahir gemilang?
Tuan, jika diberi kesempatan, izinkan aku untuk memujamu dengan lantang. Mengutarakan cinta yang tiap harinya tumbuh tinggi menjulang hingga tak sanggup lagi aku topang.
Namun Tuan, jika penolakan datang menjumpai diriku yang malang , biarkan aku menerima penolakan itu dengan hati yang lapang. Menata kembali hati yang berantakan hingga tersadar bahwa kamulah cinta yang hanya bisa aku genggam dalam bayang.
메타데이터
- post_id
- 0fa87f7078f1
- slug
- tuan-tampan-rupawan-0fa87f7078f1
- url
- https://medium.com/@ellavvh/tuan-tampan-rupawan-0fa87f7078f1
- canonical_url
- https://medium.com/@ellavvh/tuan-tampan-rupawan-0fa87f7078f1
- author_url
- https://medium.com/@ellavvh
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-10 20:09:57