← Back to list

National Team Meeting dan Mimpi yang Ingin Diraih

Setiap kita punya mimpi. Demikian juga sebuah organisasi.

Sridewanto Pinuji · 2025-10-03 15:01 · 0 claps · 4.3 min read
#asb #national-team-meeting #staff-gathering #teamwork #team-building
Open on Medium ↗

National Team Meeting dan Mimpi yang Ingin Diraih

Warga dan Mimpinya

Warga dan Mimpinya

Setiap kita punya mimpi. Demikian juga sebuah organisasi.

Jika mimpi kita hanya kita sendiri yang tahu, maka mimpi sebuah organisasi perlu diketahui setidaknya oleh setiap anggotanya.

Hal ini penting, sebab untuk mencapai mimpi organisasi tersebut perlu keterlibatan dan partisipasi aktif dari semua anggota.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana setiap anggota berkontribusi? Mulai dari pucuk pemimpin tertinggi dalam organisasi tersebut, hingga tenaga pendukung lainnya?

Dalam benak setiap anggota tentu akan muncul pertanyaan, bagaimana dan di mana aku berkontribusi untuk mencapai mimpi organisasi?

Tidak kalah penting adalah pertanyaan, mana jalan yang harus kulalui untuk menuju dan meraih mimpi organisasi tempatku bekerja?

Dalam rangka berbagi mimpi, menentukan peran, hingga menunjukkan jalur yang perlu dilalui itu, maka pada medio Agustus kemarin, seluruh warga Arbeiter Samariter Bund South and Southeast Asia berkumpul dalam gelaran National Team Meeting (NTM).

Adalah Purwokerto, sebuah kota nan sejuk di kaki Gunung Slamet yang menjadi lokasi hajatan internal tahunan ASB tersebut.

Pada tahun 2025 ini, tema yang diusung dalam NTM adalah “Synergy in Action: Align, Collaborate, Sustain.” Secara sekilas, tema ini ingin mengajak setiap warga ASB untuk menyamakan langkah, berkolaborasi, dan menjaga kesinambungan manfaat organisasi.

Untuk mencapai tujuan tema NTM tersebut, maka acara pun disusun dengan sangat apik dan mengalir.

Awalnya, warga diajak oleh Regional Direktur ASB, Chrysant Lily Kusumowardoyo untuk mengetahui posisi ASB dalam belantika dunia NGO, apa tantangan yang dihadapi, dan apa peluang yang terbuka dan perlu diambil oleh ASB.

Selanjutnya, dilakukan refleksi kontribusi paling bermakna setiap warga, momen-momen kerja lintas tim, dan identifikasi nilai-nilai kolaborasi yang telah dilakukan dalam satu tahun terakhir ini. Sesi selanjutnya adalah kolase berbagai capaian sekaligus PR-PR yang masih perlu dikerjakan oleh seluruh warga.

Di hari kedua, masih berupa agenda internal untuk ASB. Di sinilah mimpi ASB itu kembali ditengok dengan memperkenalkan Theory of Change (TOC) organisasi. Sederhananya, dalam Theory of Change ini jalur-jalur untuk meraih mimpi diperkenalkan.

Awalnya, warga kembali diingatkan visi ASB, yaitu komunitas di Asia Selatan dan Tenggara yang berdaya, inklusif, dan tangguh, terutama para penyandang disabilitas dan kelompok terpinggirkan lainnya, agar memiliki kapasitas dan kesempatan untuk memimpin perubahan positif dalam bidang pengurangan risiko bencana, aksi iklim, dan Pembangunan social ekonomi.

Untuk mencapai visi tersebut, maka strategi perubahan atau jalur yang perlu ditempuh adalah:

  1. Penguatan kapasitas dan keterampilan anggota kelompok berisiko, seperti penyandang disabilitas, kaum muda, dan Perempuan.

  2. Penguatan kapasitas dan kepemimpinan Organisasi Masyarakat Sipil di tingkat lokal termasuk Organisasi Penyandang Disabilitas

  3. Penguatan pemerintahan yang inklusif melalui peningkatan kapasitas perwakilan pemerintah daerah dalam bidang kebencanaan, adaptasi iklim, dan pengembangan social ekonomi.

  4. Meningatkan pengaruh dan suara actor lokal dalam platform regional dan global.

Setelah sesi TOC ini, dianalisis kembali modal yang dimiliki berupa berbagai harta karun yang dimiliki oleh ASB. Namun, harta karun tersebut bukan berupa harta benda, melainkan berbagai pengetahuan yang dimiliki masing-masing individu, maupun secara kolektif oleh organisasi.

Sesi pengelolaan pengetahuan menjadi ajang untuk merencanakan, meninjau kembali, dan menentukan aksi untuk mengumpulkan, mengemas, hingga membagikan pengetahuan yang dimiliki oleh organisasi.

Harapannya, dengan modal berbagai pengetahuan yang dikelola tersebut, maka secara internal ASB akan semakin mudah menempuh jalan dan mendekati serta meraih visi atau mimpi yang ingin dicapai di atas. Kemudian secara eksternal, ASB semakin memberikan manfaat untuk mitra dan komunitas yang dilayani melalui kerja-kerja yang dilakukan.

Sesi selanjutnya adalah meninjau kembali Piagam Iklim. ASB sebagai salah satu lembaga yang menandatangani piagam iklim telah menentukan aksi dan target yang akan dilakukan untuk memenuhi tujuh komitmen yang tertuang dalam piagam tersebut.

Sesi NTM 2025 kemarin menjadi ajang untuk melihat kembali capaian satu tahun terakhir setelah penandatanganan piagam iklim. Selain itu juga memperkenalkan kepada warga ASB perangkat monitoring capaian dan pembagian peran di antara warga dalam melaksanakan dan meraih komitmen piagam iklim.

Setelah dua hari penuh warga diajak untuk meraih mimpi organisasi, melihat jalur jalan yang harus dilalui, hingga menilik kembali berbagai modal yang dimiliki serta komitmen yang telah dicanangkan, hari ketiga sedikit berbeda.

Seperti NTM di tahun sebelumnya, ajang ini tidak melulu mengenai organisasi, tetapi juga pengembangan kapasitas staf. Misalnya di tahun sebelumnya dibahas mengenai kesehatan mental di tempat kerja. Nah, di NTM tahun 2025 ini, warga ASB diajak untuk lebih memahami dirinya sendiri.

Mungkin terdengar aneh, memang selama ini para warga tidak kenal dengan dirinya sendiri?

Ternyata, kadang kita merasa sudah kenal dengan diri kita, padahal seperti berbagai hal lain di dunia, diri kita pun berubah, sehingga di titik tertentu kita perlu kembali berkenalan dengan diri kita.

Rupanya sesi ini pun cukup seru, warga diajak melakukan berbagai aktivitas untuk menyelami diri. Lebih memahami karakter, menganalisis tantangan yang dihadapi, tak jarang terpendam dan tidak diketahui oleh yang mengalami sendiri.

Sesi ini dengan apik dilanjutkan dengan interaksi dan terhubung dengan orang lain. Kini, setelah setiap orang memahami dirinya sendiri, maka menjadi lebih mudah ketika berhubungan dengan orang lain. Sebab, semakin menyadari keunikan di masing-masing individu. Muncul kesadaran bahwa setiap orang berbeda caranya berkomunikasi, berbeda lintasan kehidupan yang telah dilalui, dan membutuhkan cara-cara tertentu untuk terhubung satu sama lain yang tidak selalu seragam.

Secara organisasi, kemampuan mengetahui diri sendiri dan terhubung dengan orang lain menjadi motor penggerak masing-masing individu untuk kemudian bersama-sama meraih mimpi organisasi.

Warga ASB di tengah belantara agar lebih dekat dengan lingkungannya

Warga ASB di tengah belantara agar lebih dekat dengan lingkungannya

Sebagai penutup rangkaian kegiatan NTM, di hari terakhir warga diajak untuk lebih dekat dengan lingkungan melalui aktivitas hiking melintasi lingkungan dan hutan yang ada di kawasan Batu Raden. Beberapa warga pun memanfaatkan momen ini dengan suka cita, ada yang memeluk pohon, ada yang tekun belajar kokodama, ada pula yang tersesat jalan, hahaha.

Sebagai penutup catatan sesi NTM ini, saya teringat sebuah dialog antara seorang bijak dengan dua orang pekerja. Orang bijak itu satu ketika melihat dua orang yang sedang sibuk bekerja. Namun, keduanya menunjukkan kinerja yang jauh berbeda. Satu begitu bersemangat dan menghayati. Satu orang lain tampak kurang semangat dan hanya melakukan tugas ala kadarnya.

Orang bijak itu mengajukan pertanyaan yang sama, “Apa yang sedang kamu lakukan?”

Pekerja pertama yang tampak kurang bersemangat menjawab, “Apa kamu tidak lihat? Ini saya sedang menata batu bata.”

Di sisi lain, pekerja kedua yang terlihat antusias bekerja menjawab, “Saya sedang membangun sebuah tempat ibadah.”

Nah, rupanya alasan dan makna serta mimpi yang mendasari kerja seseorang akan tercermin pula dalam kinerjanya.

Akhirnya, selamat tidur dan selamat mimpi indah. :D


메타데이터
post_id
0fccb042bdc2
slug
national-team-meeting-dan-mimpi-yang-ingin-diraih-0fccb042bdc2
url
https://medium.com/@sridewantopinuji/national-team-meeting-dan-mimpi-yang-ingin-diraih-0fccb042bdc2
canonical_url
https://medium.com/@sridewantopinuji/national-team-meeting-dan-mimpi-yang-ingin-diraih-0fccb042bdc2
author_url
https://medium.com/@sridewantopinuji
status
ok
fetched_at
2026-06-20 20:29:01