← Back to list

Kegiatan KKN Alternatif Kelompok 1 Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul: Upaya Peningkatan…

Mahasiswa Farmasi dari Universitas Esa Unggul Angkatan 2019 telah melaksanakan KKN sejak tanggal 8–21 Agustus 2022 dengan berbagai tema…

Annisa Amalia · 2022-08-28 05:24 · 0 claps · 6.4 min read
#kkn #farmasi #universitas-esa-unggul #toga #sampah
Open on Medium ↗

KKN Kelompok 1 di SDN Duri Kepa 11 Pagi

KKN Kelompok 1 di SDN Duri Kepa 11 Pagi

Kegiatan KKN Alternatif Kelompok 1 Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul: Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Tanaman Obat Keluarga,Penggunaan Obat, dan Kualitas Kebersihan di RW.02 Kelurahan Duri Kepa

Mahasiswa Farmasi dari Universitas Esa Unggul Angkatan 2019 telah melaksanakan KKN sejak tanggal 8–21 Agustus 2022 dengan berbagai tema. Untuk Kelompok 1 kami megusung judul KKN kami yaitu “Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Tanaman Obat Keluarga,Penggunaan Obat, dan Kualitas Kebersihan di RW.02 Kelurahan Duri Kepa”. Dengan target lokasi KKN kami yaitu di daerah Kampung Patra RW.02 Kelurahan Duri Kepa , Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat dan SDN Duri Kepa 11 Pagi. Beberapa Kegiatan yang kami lakukan yaitu mengadakan penyuluhan secara langsung mengenai TOGA, DAGUSIBU, dan Pengelolaan Sampah berbasis 3R. Tujuan dari kami melakukan KKN yaitu untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan pada masyarakat RW.02 Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

  • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS 3R DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN

Sekolah sebagai tempat berkumpulnya banyak orang dapat menjadi penghasil sampah terbesar selain pasar, rumah tangga, industri dan perkantoran. Secara umum sampah dapat dipisahkan menjadi :

o Sampah organik/mudah busuk berasal dari: sisa makanan, sisa sayuran dan kulit buah-buahan, sisa ikan dan daging, sampah kebun (rumput, daun dan ranting).

o Sampah anorganik/tidak mudah busuk berupa : kertas, kayu, kain, kaca, logam, plastik , karet dan tanah.

Sampah yang dihasilkan sekolah kebanyakan adalah jenis sampah kering dan hanya sedikit sampah basah. Sampah kering yang dihasilkan kebanyakan berupa kertas, plastik dan sedikit logam. Sedangkan sampah basah berasal dari guguran daun pohon, sisa makanan dan daun pisang pembungkus makanan.

Pengelolaan sampah Pemilahan yaitu memisahkan menjadi kelompok sampah organik dan non organik dan ditempatkan dalam wadah yang berbeda. Pengelolaan dengan menerapkan konsep 3R yaitu:

o Reuse (penggunaan kembali) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu yang masih memungkinkan untuk dipakai (penggunaan kembali botol-botol bekas).

o Reduce (pengurangan) yaitu berusaha mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah serta mengurangi sampah-sampah yang sudah ada.

o Recycle (daur ulang) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu untuk diolah menjadi barang yang lebih berguna (daur ulang sampah organik menjadi kompos).

Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah siswa/I kelas IIA dan IIB SDN Duri Kepa 11 Pada tanggal 10 dan 11 agustus 2022 di hari rabu dan kamis, dimana kegiatan ini memaparkan materi tentang pengelolaan sampah berbasih 3R dan kebersihan lingkungan kepada anak SD kelas II A dan II B. Dengan adanya pemaparan materi ini menjadikan anak SD Duri Kepa 011 kelas II A dan II B lebih memahami tentang lingkungan sekitar dimana lingkungan kelas dan luar kelas menjadi topik utama untuk peningkatan kenyamanan belajar lingkungan sekolah dan materi ini ini juga membantu anak kelas IIA dan IIB tentang bagaimana pengelolaan sampah yang baik, kegunaan sampah dan cara mendaur ulang sampah agar sampah bisa bermanfaat bagi lingkungan sekolah. Dan sejauh pemarapan materi yang kami sampaikan ternyata anak-anak yang di usia mereka sudah jauh lebih paham dan pemahaman ini bisa memudahkan kami untuk selalu mendukung anak-anak SD Duri Kepa 011 karena dengan pemahaman materi ini menjadikan anak-anak SD semakin displin kebersihannya dan sudah terbiasa sejak dini untuk pola hidup bersih dan kebersihan lingkungan. Hal ini dapat membuat anak sd akan dengan mudah menerapkan sampah berbasis 3R tidak hanya di lingkungan sekolah melainkan di semua tempat baik itu tempat umum dan juga lingkungan tempat tinggal masing-masing. Siswa SD memahami sampah yang mana saja yang bisa di daur ulang hal ini terbukti sangat banyak prakarya siswa sd yang di pajang di ruang kelas.

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R di SDN Duri Kepa 11 Pagi

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R di SDN Duri Kepa 11 Pagi

  • Sosialisasi DAGUSIBU

Keberadaan obat di masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Banyaknya jenis obat yang beredar di pasaran, disertai informasi yang kurang memadai akan menimbulkan kesalahan dalam penggunaan obat. DAGUSIBU merupakan singkatan dari DApatkan, GUnakan, SImpan dan Buang. Hal-hal yang penting diperhatikan dalam pengelolaan obat berdasarkan DAGUSIBU adalah:

1) DAPATKAN OBAT DENGAN BENAR

Obat dapat diperoleh di apotek, supermarket, dan toko obat berizin, Untuk obat dengan resep hanya dapat diperoleh di apotek. Periksa nomor registrasi, nama dan alamat pabrik pembuat obat, apakah sudah tercantum dengan jelas, teliti dan lihatlah tanggal kadaluarsa.

Penggolongan obat:

· Obat keras

Merupakan obat yang dapat diperoleh hanya dengan resep dokter. Obat-obat yang masuk dalm kategori ini jika digunakan tidak berdasarkan pengawasan dari dokter dikhawatirkan dapat memperparah penyakit, bahkan berujunng pada kematian. Obat golongan ini disimolkan dengan lingkaran merah bergarsi tepi hitam.

· Obat bebas terbatas

Merupakan obat yang sebenarnya masuk ke dalam kategori obat keras namun dalam jumlah tertentu masih dapat dijual di apotek dan dapat diperoleh tanpa resep dari dokter. Obat ini disimbolkan dengan lingkaran biru bergaris tepi hitam.

· Obat bebas

Merupakan obat-obat yang dijual bebas tanpa harus menggunakan resep dokter. Selama dikonsumsi sesuai dengan petunjuk dan dosis yang tertera pada kemasan, pasien tidak memerlukan pengawasan dokter untuk mengonsumsinya. Obat ini disimbolkan dengan lingkaran berwarna hijau bergaris tepi hitam yang terdapat pada kemasan.

  1. GUNAKAN OBAT DENGAN BENAR

Gunakanlah obat sesuai dengan petunjuk cara pakai yang telah ditentukan dan gunakanlah obat pada waktu yang tepat. Apabila mengkonsumsi beberapa jenis obat, perhatikan penggunaannya apakah diminum pada waktu yang sama atau berbeda. Hentikan pemakaian bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau timbul efek yang tidak diinginkan. Segera hubungi apoteker atau tenaga kesehatan terdekat.

  1. SIMPAN OBAT DENGAN BENAR

Simpanlah obat ditempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung dan simpan dalam kemasan aslinya dan dalam wadah tertutup rapat. Jangan mencampur tablet dan kapsul dalam satu wadah, sediaan spray/aerosol harus dijauhkan dari panas karena dapat meledak.

  1. BUANG OBAT DENGAN BENAR

Obat yang telah rusak tidak akan bermanfaat, bahkan dapat menjadi racun bagi tubuh. Cara membuang obat yang benar adalah yang pertama keluarkan obat dari wadah aslinya, kemudian hancurkan obat tersebut jika berbentuk padat digerus, jika berbentuk cair diencerkan, lalu masukkan kedalam wadah yang tertutup rapat setelah itu buang wadah tersebut ke tempat sampah.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara langsung dengan Ketua RW.02 Duri Kepa, diketahui bahwa Sebagian masyarakat diwilayah Duri Kepa masih banyak yang belum mengetahui mengenai cara menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang baik dan benar. Melihat kondisi yang ada pada wilayah RW.02 Duri Kepa, maka tim KKN kelompok 1 Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul memberikan informasi kepada masyarakat mengenai cara mendapatkan obat dengan benar, menggunakan obat dengan benar, menyimpan obat dengan benar dan membuang obat dengan benar.

Kegiatan KKN dilaksanakan pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2022. Di awali dengan memberikan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat setempat dari rumah ke rumah. Selain mendatangi secara langsung rumah-rumah warga, tim KKN kelompok 1 juga berkesempatan memberikan penyuluhan mengenai DAGUSIBU secara langsung kepada ibu-ibu pengajian. Media yang digunakan dalam penyuluhan berupa pster yang berisi berbagai informasi penting terkait permasalahan yang diangkat. Saat penyuluhan dilakukan, terjadi interaksi yang baik antara tim KKN kelompok 1 dengan masyarakat. Masyarakat terlihat antusias mendengarkan penjelasan yang diberikan dan aktif bertanya kepad atim terkait permasalahan yang berkaitan dengan DAGUSIBU obat yang benar.

Sosialisasi DAGUSIBU pada masyarakat RW.02 Duri Kepa

Sosialisasi DAGUSIBU pada masyarakat RW.02 Duri Kepa

  • Pemanfaatan dan Pembudidayaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Indonesia merupakan negara tropis beriklim tinggi dengan berbagai keanekaragaman hayati yang jumlah nya sangat tinggi dan diperkirakan terdapat 6.000 spesies tumbuhan.Salah satu pengobatan tradisional yang sedang trend saat ini adalah ramuan tanaman obat. Terdapat berbagai manfaat dalam mengkonsumsi ramuan tanaman obat yaitu dapat sebagai Kuratif (penyembuhan penyakit) dan Preventir (Pencegahan Penyakit). Tanaman Obat Keluarga yang disingkat dengan TOGA yang juga dikenal sebagai Apotek Hidup. TOGA banyak dipilih oleh masyarakat karena selain sebagai penyembuh dan pencegah penyakit, manfaat lainnya yaitu sebagai pertolongan pertama pengobatan pada diri sendiri dan keluarga. Bukan hanya dari segi kesehatan TOGA juga lebih disukai karena dapat dengan mudah dibudidayakan pada halaman rumah maupun pot dan dapat memperindah tampilan rumah.

Kelompok 1 KKN dari mahasiswa Program Studi Farmasi, Universitas Esa Unggul, melakukan kegiatan KKN wilayah RW.02 Kelurahan Duri Kepa dengan teman Pemanfaatan dan Pembudidayaan Tanaman Obat Keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 agustus 2022 di pos RW.02 Duri Kepa dengan sasaran Ibu-ibu PKK RW.02 Duri Kepa. Pada acara berlangsung ibu-ibu PKK akan diberikan kuisioner pre test dan post test. Pemberian kuisioner pre test yaitu sebelum pemberian materi bertujuan untuk melihat seberapa jauh pengetahuan ibu-ubu PKK mengenai TOGA dan pemberian post test setelah pemberian materi untuk mengetahui sampai sejauh mana pemahaman terhadap materi. Sosialisasi dengan pemaparan materi secara langsung di pos RW.02 Duri Kepa yang dipaparkan oleh DPL 2 Bapak Apt. Hermanus Ehe Hurit, S.Si, M. Farm. Materi yang diberikan berisi pemanfaatan tanaman TOGA seperti cara pembuatan ramuan serta khasiat dari beberapa contoh tanaman toga yang kelompok 1 pakai yaitu kumis kucing, jahe, sereh, kencur, dan kunyit.

Selain pemanfaatan dari beberapa contoh tanaman obat dijelaskan juga bagaimana pembudidayaannya, seperti dapat di tanam pada halaman rumah dan di pot. Media yang digunakan dalam pemaparan materi yaitu berupa beberapa tanaman obat yang telah disiapkan oleh Kelompok 1 KKN yaitu kumis kucing, jahe, sereh, kencur, dan kunyit. Acara berlangsung dengan sangat baik, dapat terlihat dari ibu-ibu PKK yang sangat antusias bertanya terkait permasalahan yang berkaitan denga materi. Selain pemberian materi Kelompok 1 KKN juga memberikan salah satu contoh ramuan dari tanaman obat yaitu Teh Sereh Jahe yang dibagikan kepada Ibu-ibu PKK, selain itu Kelompok 1 KKN juga memberikan hadiah berupa beberapa tanaman obat dan juga poster kepada ketua RW.02 agar bisa dimanfaatkan untuk dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat RW.02 Duri Kepa.

Sosialisasi TOGA pada PKK RW.02 Duri Kepa

Sosialisasi TOGA pada PKK RW.02 Duri Kepa


메타데이터
post_id
12f40cd07a45
slug
kegiatan-kkn-alternatif-kelompok-1-mahasiswa-farmasi-universitas-esa-unggul-upaya-peningkatan-12f40cd07a45
url
https://medium.com/@annisaindahamalia/kegiatan-kkn-alternatif-kelompok-1-mahasiswa-farmasi-universitas-esa-unggul-upaya-peningkatan-12f40cd07a45
canonical_url
https://medium.com/@annisaindahamalia/kegiatan-kkn-alternatif-kelompok-1-mahasiswa-farmasi-universitas-esa-unggul-upaya-peningkatan-12f40cd07a45
author_url
https://medium.com/@annisaindahamalia
status
ok
fetched_at
2026-08-17 16:52:39