Keterampilan Menulis Laporan
Laporan yang enak dibaca membuat semangat menyimak
Keterampilan Menulis Laporan
Laporan yang enak dibaca membuat semangat menyimak

Saya mungkin satu-satunya staf yang menaruh perhatian pada kaidah penulisan pada laporan yang dibuat di kantor saya.
Hampir semua dokumen yang dibuat, selalu saya perbaiki pada cara penulisan, baik itu tanda baca, penulisan gelar atau nama, dan sebagainya.
Sebagai contoh, cara penulisan “di” yang seringkali tertukar, atau memang sembarangan. Pada kata kerja, dipisah. Sedangkan pada keterangan tempat selalu dirangkai. Rasanya memang greget sekali jika menemukan hal-hal seperti itu.
Saya sangat maklum karena memang tidak ada pelatihan mengenai kaidah penulisan di kantor. Format laporan yang ditentukan hanya pada ukuran salindia dan juga jenis serta ukuran huruf. Bahkan hampir semua karyawan otodidak dalam membuat laporan, tidak ada pelatihan khusus. Tapi ini menjadi kesempatan untuk saya membantu teman-teman dalam memperbaiki cara penulisan, meskipun hanya dasarnya saja.
Bahkan untuk penerjemahan bahasa Indonesia ke bahasa Jepang dan sebaliknya selalu saya lakukan sendiri meskipun di kantor sudah ada penterjemah. Saya biasa lakukan itu untuk dokumen-dokumen yang memang akan saya presentasikan sendiri. Karena saya yang presentasi, maka hanya saya yang mengerti apa yang akan disampaikan, oleh karena itu rasanya tepat jika saya sendiri yang menerjemahkannya langsung sambil mengaplikasikan cara penulisan yang benar.
Nah, bagaimana di tempat kerjamu ?
메타데이터
- post_id
- 1391c226d498
- slug
- keterampilan-menulis-laporan-1391c226d498
- url
- https://medium.com/@berurinberurin/keterampilan-menulis-laporan-1391c226d498
- canonical_url
- https://medium.com/@berurinberurin/keterampilan-menulis-laporan-1391c226d498
- author_url
- https://medium.com/@berurinberurin
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-14 05:14:14