Pernah ditanya, lalu kujawab seadanya;
Ngobras, (ngobrol asik)
Pernah ditanya, lalu kujawab seadanya;
Ngobras, (ngobrol asik)
Nggak semua orang bisa, tapi ini keahlianku di beberapa kesempatan — kalau aku mau, tapi seringnya aku mau. Punya senyum yang menyenangkan juga kelebihanku, banyak teman dan topik pembicaraan juga bagian dari kebahagiaan yang kupunya, kalau orang jawa bilangnya gapyak.
Menjadi pribadi yang menjengkelkan juga sebuah kekurangan, menurutmu bagaimana? setuju atau sangat setuju? pasti orang memiliki penilaian yang berbeda-beda, kita hanya bisa mendengarkan lalu menggerutu, membela diri, atau hanya diam dan mendengarkan? responmu kira-kira yang mana?
Kalau kamu tanya responku, kujawab seperti ini :
“Ya, kita cuma bisa diam, mendengarkan, pura-pura mengiyakan lalu tertawa karir” jawabku.
itu kalau ditanya responku, kalau enggak, ya cuma ketawa aja, karena banyak hal aku ketawain, kaya pas waktu kita salah milih varian kopi, salah ngomong, salah naruh rasa, salah sendiri percaya HAHAHAHAHA
Pernah juga ditanya hubunganku dengan seseorang yang katanya sangat berpengaruh di sebuah golongan —golongan rakyat pecinta tanaman hijau; kujawab “apasih, mas siapa emang?” padahal aku juga ingin menjawab dengan benar dan jelas, tapi saat ini belum bisa, belum waktunya aja, tunggu aja ya bro, tar juga kupamerin. ps: kalo jadi beneran sih.
Pernah juga aku ditanya, bapakku kerja apa, padahal bapakku kerja ngukur tanah, tapi kujawab bapakku nggak kerja, diem dirumah, pengangguran besar-besaran, tapi kadang kujawab pengacara biar lebih keren dan gagah dikit. Sambil kutambahi arti dari pengacara — pengangguran banyak acara.
Pernah juga ditanya, “kamu mau jadi apa ras?” kujawab dengan santai
“aku mau jadi mama yang keren, anakku bisa pamer kalo punya mama keren kaya aku, bisa naik gunung, mijetin bapaknya kalo pas loyo, pernah jadi anggota dewan dikampus, bisa njahit tapi nggak selesai-selesai, bisa ngrajut walaupun sering gagal merajut kasih, bisa nawar harga biar pengeluaran rumah tangga lebih ngirit padahal mah aslinya medit, bisa jadi pilihan dan tujuan bapakmu juga sebuah kebanggan buat mamamu ini” (ini doaku ya, nitip aminkan nak)
Intinya nggak semua orang mau ditanya hal-hal yang menurutku sensitif, kaya sensor aja responnya langsung kalo kepegang. Nggak semua orang bisa menjawab dengan kata-kata yang disusun sedemikian rupa sehingga menjadi jawaban yang runtut dan terstruktur. Jawabannya bisa aja cuma diwaktu itu, bukan artinya dia plin-plan, namun nggak semua orang bisa siap dan sigap aduhayyy pas ditanya. Cuma bisa jawab seadanya dan semampunya. Kataku ini kaya rukun iman kelima, naik haji bila mampu — — salam bu haji, kata maamaa dedeh gaboleh dipanggil bu/pak haji kalo abis ke Mekkah, tapi kan ini diketik, jadi gapapa ya!
메타데이터
- post_id
- 14b3dd4c4e00
- slug
- pernah-ditanya-lalu-kujawab-seadanya-14b3dd4c4e00
- url
- https://medium.com/@dekallaras/pernah-ditanya-lalu-kujawab-seadanya-14b3dd4c4e00
- canonical_url
- https://medium.com/@dekallaras/pernah-ditanya-lalu-kujawab-seadanya-14b3dd4c4e00
- author_url
- https://medium.com/@dekallaras
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-23 12:23:18