← Back to list

Sepotong Donat Memang Sebermakna Apa?

Tentang donat, tetapi juga tentang hal lain lainnya.

Rosa Mailiyana · 2025-07-09 15:08 · 7 claps · 2.4 min read
#donat
Open on Medium ↗

Sepotong Donat Memang Sebermakna Apa?

Photo by Nik on Unsplash

Photo by Nik on Unsplash

Aku ingin donat. Donat kentang sederhana yang kaya rasa. Tidak kopong dan benar-benar bermakna tanpa tambahan hiasan atau hal lainnya. Sudah beberapa hari keinginan ini pasang dan surut. Kadang aku ingat, kadang aku lupa. Malam ini akhirnya aku mencoba memberanikan diri. Mencari sepotong dua potong rasa yang mungkin akan kena di hati. Namun sayang seribu sayang, donat impianku tidak pernah datang. Ujar mereka ini donat kentang, tapi mengapa rasanya demikian? Seolah terlalu banyak soda kue dan ragi yang dimasukkan ke dalam adonan agar makin mengembangkan, membesarkan dan memberikan banyak keuntungan. Singkatnya aku kecewa. Rasanya tidak enak sama sekali.

Kembalilah diriku ke dalam gubuk beton milikku di sudut kota ini. Sudah hari kesekian aku menolak menghitung uang. Aku juga ingin donat. Tapi pertanyaannya, lantas siapa yang akan memakan donat-donat yang ada selain diriku? Kesedihan yang menggelikan ini pun dimulai. Aku ingin memiliki pasangan dan menjadi ibu, pikirku.

Donat dan pasangan, apa korelasinya? Singkat cerita, tumbuh besar di keluarga yang menyatakan cinta lewat citarasa adalah hal yang tidak lepas dariku. Baik ayah maupun ibu, mereka selalu hadir menyuguhkan rasa terbaik yang bisa ada diatas meja terlepas apakah dompet sedang tebal ataupun tipis. Ibu suka memasak, karena ayah jatuh cinta dan menjadi gendut karena makan enak. Ayah suka memasak, karena pada dasarnya lidah orientalnya sebagai juru masak tidak bisa berbohong tentang rasa dan aroma.

Kembali kepada donat, sejujurnya jauh dilubuk hatiku, aku ingin menjadi seorang wanita yang pandai memasak seperti ibuku. Namun, keterampilan memasak dan mengubah bahan mentah menjadi kuliner dengan cita rasa sempurna tidak pernah datang dalam semalam. Aku menyadari beberapa ketakutan. Saat di rumah, ketika aku memasak, masih ada adik-adikku yang mau saja aku sumpal mulutnya dengan berbagai makanan hasil eksperimenku. Mulai dari kukis hingga oseng ini dan itu.

Waktu berjalan, disinilah aku berada kemudian. Tidak ada, sekali lagi tidak ada orang yang mungkin bersedia kusumpali dengan makanan mahakarya jadi-jadianku. Bodoh memang, tapi kupikir lebih menyenangkan jika memiliki pasangan. Ada yang memakan masakanmu, bisa menilai dan memberikan evaluasi sekaligus tantangan. Di satu sisi, setiap rumah punya rasa dan signature dish yang berbeda. Harapan konyolku, aku ingin menantang diriku sendiri dan menghadirkan signature dish ala keluarga pasangan dan meminta evaluasi konstruktif untuk menaklukan rasa asli masakan itu.

Sekali lagi ini aneh, pemikiran yang memang agak sembrono sekaligus menyenangkan untuk dipikirkan. Selain itu, terbesit pula keinginan untuk menjadi ibu. Walaupun aku menyadari dengan sangat bagaimana menjadi ibu itu melelahkan luar biasa. Ada banyak ketakutan dan keinginan yang nyala padam dalam lubuk hati mereka. Pemahaman ini mungkin masih sempit, karena itulah yang aku lihat dari ibuku. Ia terus merasa takut bilamana aku melakukan suatu kebodohan atau terlalu sering menantang diri dengan melakukan petualangan diluar kebiasaan dirinya sebagai wanita. Tapi sekali lagi, aku ingin punya cerita. Bukan saja untukku, tapi untuk anak keturunan di kemudian hari.

Kembali ke donat, aku juga ingin memiliki anak agar bisa semangat bereksperimen dengan donat dan segala bentuk bakery rumahan yang bisa kubuat dengan tanganku. Percobaan terakhirku adalah kukis lebaran. Rasanya buttery tetapi juga menyedihkan karena hanya aku yang harus memakannya sendirian.

Pada intinya, rasa-rasanya impianku sebagai wanita perlahan berubah. Mimpi untuk mencapai ini dan itu, masih tetap bertahta dengan indah di hati dan pikiranku. Perjalanan yang panjang ini tetap akan aku hiasi dengan petualangan untuk mendulang berbagai pengalaman berharga. Namun disisi lain, mimpi kecilku untuk menjadi seorang ibu dan pasangan dari seseorang juga mulai mengkokohkan tahta disampingnya. Karena, semoga Tuhan memudahkan.


메타데이터
post_id
1574477c85da
slug
sepotong-donat-memang-sebermakna-apa-1574477c85da
url
https://medium.com/@hiretales/sepotong-donat-memang-sebermakna-apa-1574477c85da
canonical_url
https://medium.com/@hiretales/sepotong-donat-memang-sebermakna-apa-1574477c85da
author_url
https://medium.com/@hiretales
status
ok
fetched_at
2026-07-19 02:09:36