← Back to list

Implementasi Topologi Jaringan Komputer: Studi Kasus Rumah Sakit

Praktikum Jaringan Komputer week 4

Rahma Dwi Kartika Sari · 2025-09-16 14:01 · 2 claps · 6.7 min read
#jaringan-komputer #cisco-packet-tracer #praktikum #topologi-jaringan
Open on Medium ↗

Implementasi Topologi Jaringan Komputer: Studi Kasus Rumah Sakit

Kelompok: 2 (Dua)

Nama Anggota:

  • Nawang Riyana Putri (2410506002)
  • Rahma Dwi Kartika Sari (2410506008)
  • Ferdiyanto (2410506009)
  • Dzaki Luqman Faid (2410506016)
  • Salwa Fijri Rahayu (2420506019)

Rombel: 1 Praktikum & 1 Teori

Nama Dosen: Muhamad Maksum Hidayat, A.Md., S.Kom., M.Kom.

Tanggal Praktikum: Rabu, 10 September 2025

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Perkembanga teknologi informasi yang semakin pesat membuat jaringan komputer menjadi bagian penting dalam mendukung operasional sebuah organisasi. Sebagai institusi pelayanan kesehatan modern rumah sakit membutuhkan sistem jaringan komputer yang andal, cepat, dan aman untuk menunjang kegiatan administrasi, rekam media, komunikasi anatar unit, hingga pelayanan pasien. Apabila sebuah jaringan komputer rumah sakit terganggu dan kurang baik akan menyebabkan distribusi data anatar bagian rumah sakit akan terhambat dan berpotensi memengaruhi kualitas layanan kesehatan.

Pada praktikum kali ini akan melakukan perancangan topologi jaringan komputer dan menentukan setting IP yang akan dipakai pada rumah sakit type A. Rumah sakit tipe A merupakan pusat rujukan tertinggi dengan pelayanan medis terlengkap di Indonesia, yang menyediakan layanan spesialis dan subspesialis di berbagai bidang, serta fasilitas iagnostik dan terapi tingkat lanjut. Dapat juga sebagai tempat pendidikan dan penelitian medis, melayani kasus kopleks, dan memiliki standar fasilitas serta peralatan yang diterapkan oleh menteri. Perancangan ini akan dilakukan dengan pendekatan hierarchial network design yang terdiri dari Core layer, Distribution Layer, dan Access Layer. Desain ini dapat memberikan gambaran bagaimana jaringan rumah sakit dapat diimplementasikan agar setiap unitnya saling terhubung secara efektif.

Tujuan Praktikum

  1. Memahami dan mengetahui konsep dasar jaringan komputer dan topologi jaringan.
  2. Dapat menganalisa kebutuhan jaringan komputer pada lingkungan rumah sakit.
  3. Mendesain topologi jaringan.
  4. Mengambarkan implementasi jaringan rumah sakit yang telah dibuat.

Dasar Teori

Jaringan Komputer

jaringan komputer merupakan sekumpulan perangkat yang saling terhubung untuk berbagi data, informasi, serta sumber daya. Fungsinya yaitu meningkatkan efisiensi, komunikasi, dan produktivitas dalam suatu organisasi, termasuk rumah sakit.

Topologi Jaringan

Topologi jaringan merupakan tata letak atau susunan hubungan antar perangkat dalam suatu jaringan, secara fisik dan logis. Topologi akan menentukan bagaimana data mengalir, perangkat berinteraksi, dan minerja jaringan secara keseluruhan.

Fungsi utama topologi jaringan meliputi:

  1. Menghubungkan perangkat jaringan agar bisa bertukar data.
  2. Mengatur lalu lintas data agar lebih efisien.
  3. Meningkatkan kinerja dan kecepatan transfer data.
  4. Menjamin ketersediaan jaringan meskipun ada kegagalan dalam perangkat.
  5. Mendukung keamanan dengan pemisahan segmen tertentu.
  6. Menyediakan skalabilitas sehingga jaringan bisa diperluas sesuai kebutuhan.

Jenis-jenis topologi jaringan yang umum digunakan adalah:

  • Bus, jaringannya sederhana dan murah, tetapi rentan gagal jika kabel utama bermasalah.
  • Ring, perangkatnya akan saling terhubung melingkar, data mengalir searah, topologi ini cukup stabil namun sulit juka akan menambah perangkat.
  • Star, semua perangkatnya terhubung ke pusat (hub/switch), mudah untuk dikelola, tetapi jika pusat rusak seluruh jaringan akan lumpuh dan jika salah satu yang rusak kabelnya, mudah untuk melakukan pergantian baru.
  • Mesh, tiap perangkat akan terhubung langsung, sangat andal, namum biaya mahal dan kompleks.
  • Tree, merupakan kombinasi bus dan star, cocok untuk jaringan besar, namun biaya tinggi.
  • Hybrid, merupakan gabungan beberapa topologi, fleksibel namun desain lebih rumit.

Dengan menggunakan topologi yang tepat, sebuah organisasi seperti rumah sakit yang nantinya akan dibuat kelompok saya dapat menjadi lebih efisien komunikasi anatar unitnya, mendukung sistem informasi pasien, hingga menjamin ketersediaan layanan digital yang cepat dan aman.

Hierarchical Network Design

Hierarchical Network Design merupakan metode perancangan jaringan yang membagi sistem jaringan menjadi beberapa lapisan atau layer agar lebih terorganisisr, mudah dikembangkan, serta memiliki ketahanan terhadap gangguan. Lapisannya terdiri dari:

  1. Access Layer, merupakan lapisan yang menghubungkan perangkat pengguna ke jaringan.
  2. Distribution Layer, merupakan lapisan yang menjadi penghubung access layer dengan core layer, menyediakan routing, filtering, dan kebijakan keamanan.
  3. Core Layer, merupakan lapisan inti jaringan yang berfungsi sebagai tulangg punggung atau backbone untuk transportasi data berkecepatan tinggi.

Dengan menggunakan ini nantinya jaringan pada rumah sakit menjadi lebih terstruktur, mudah dikontrol, mendukung kebutuhan jangka panjang.

METODOLOGI

Alat dan Bahan

  1. Komputer atau Laptop dengan jaringan.
  2. Cisco Packet Tracer
  3. Perangkat jaringan virtual yang terdapat di dalam Cisco Packet Tracer.
  4. Web Browser (Chrome)
  5. Aplikasi Kantor (Microsoft Office/WPS Office)

Praktikum

Jaringan Komputer di Rumah Sakit

Pada sebuah rumah sakit, jaringan komputer memiliki fungsi yang penting untuk mendukung aktivitas pelayanan kesehatan maupun administrasi. Jaringan ini kaan berperan sebagai sarana pertukaran informasi antar departemen, sehingga dat apasien, hasil pemeriksaan, resep obat, hingga laporan medis dapat diakses dengan cepat dan tepat. Dengan begitu pengambilan keputusan medis menjadi lebih mudah, apalagi untuk yang membutuhkan kecepatan serta ketepatan informasi, sekaligus meningkatkan efisiensi kerja dengan mengurangi risiko kesalahan pencatatan.

Selain itu, jaringan komputer juga mendukung integrasi sistem informasi rumah sakit serta mempermudah komunikasi dan koordinasi antar tenaga kesehatan maupun staf administrasi. Dokter, perawat, bagian laboratorium, radiologi, farmasi, hingga manajemen dapat terhubung melalui sistem yang terintegrasi, sehingga pelayanan terhadap pasien dapat diberikan lebih cepat, akurat, dan profesional. Dengan kata lain, jaringan kompiuter menjadi tulang punggung yang menghubungkan seluruh unit kerja rumah sakit agar dapat beroperasi secara efektif dan modern.

Visualisasi

Berikut pengelompokan departemen rumah sakit berdasarkan kebutuhan jaringan mereka dan terbagi menjadi tiga kompleks utama:

  • Area Pelayanan Pasien (Unit Gawat Darurat, ICU, Bangsal Rawat Inap, Ruang Operasi)

Area ini membutuhkan jaringan dengan tingkat keandalan tinggi, akses data yang cepat, dan minim latensi atau keterlambatan karena menyangkut pelayanan langsung kepada pasien dalam kondisi kritis maupun perawatan intensir.

  • Layanan Diagnosis dan Pendukung (Poloklinik, Radiologi, Laboratorium, Farmasi)

Area ini bergantung pada jaringan untuk pertukaran data medis seperti hasil pemeriksaan laboratorium, gambar radiologi, juga resep obat yang harus segera diterima oleh bagian terkait. Kecepatan dan akurasi data menjadi fokus utama di area ini.

  • Administrasi dan IT (Management, Ruang IT, Admin)

Kompleks ini memerlukan jaringan yang mendukung sistem informasi rumah sakit, pengelolaan data pasien, komunikasi internal, serta pemeliharaan server. Selain kestabilan, aspek keamanan jaringan juga sangat penting untuk menjaga kerahasiaan data.

Dengan pengelompokan tersebut desain jaringan menjadi lebih terarah sesuai kebutuhan masing-masing kompleks, sehingga mampu mecapai sistem yang terintegrasi, efisien, dan andal dalam mendukung operasional rumah sakit.

Arsitektur Jaringan Rumah Sakit

Arsitektur jaringan rumah sakit ini dirancang untuk menggunakan model hierarki dengan tiga lapisan utama, yaitu:

  • Core Layer, dua multilayer core switch (L3) berfungsi sebagai backbone atau pusat berkecepatan tinggi dengan topologi Partial Mesh dan jalur cadangan, sehingga jaringan tetap andal meskipun ada link rusak.
  • Distributin Layer, tiap kompleks rumah sakit memiliki redundant distribution switch yang terhubung ganda ke core. Hubungan ke access menggunakan Extended Stae, sehingga jaringan mudah dikembangkan jika ada penambahan ruangan atay departemen.
  • Access Layer, menguhubungkan perangkat akhir seperti PC, printer, IP phone, access point, dan alat medis dengan topologi Star yang sederhana dan mudah dikelola.

Dengan desain ini, jaringan rumah sakit menjadi handal, scalable, dan bebas dari single point of failure.

Hal-hal Yang Dipertimbangkan

Dalam tahap perancangan jaringan rumah sakit, terdapat aspek yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Keandalan, artinya jaringan harus tetap berjalan meskipun ada link atau perangkat yang bermasalah, sehingga layanan pasien tidak terganggu.
  • Keamanan, karena data pasien bersifat sensitif, sehingga perlu perlindungan dari akses ilegal atau kebocoran.
  • Skalabilitas, artinya desain harus mudah diperluas jika ada penambahan ruang, lantai, atau departemen baru.
  • Performa, artinya jaringan harus mampu menangani transfer data dalam jumlah besar dengan cepat, terutama untuk layanan medis yang kritis.
  • Redudansi, terdapat jalur cadangan untuk menghindari single point of failure.
  • Kemudaham manajemen, artinya jaringan harus mudah dipantau, dikelola, dan diperbaiki oleh tim IT rumah sakit.

Dengan pertimbangan tersebut, desain jaringan dapat memenuhi kebutuhan operasional rumah sakit yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keamanan pelayanan kesehatan.

Implementasi pada Cisco Packet Tracer

  • Router (Cisco 2911): Dikonfigurasi dengan dua koneksi ISP dan redudansi menggunakan static route/HSRP.
  • Cose Switches (L3): Digunakan untuk inter-VLAN routing, HRSP sebagai gateway cadangan, serta EtherChannerl untuk agregasi link.
  • Distribution Switches: Terhubung setiap kompeks di rumah sakit, masing-masing dual-homed ke core switch agar lebih tahan gangguan.
  • Access Switches: Dikonfigurasi dengan VLAN, port security, serta Power over Ethernet jika diperlukan.
  • End Devise: Terdapat PC, laptop, telepon, dan server yang disimulasikan untuk merepresentasikan infrastruktur nyata rumah sakit.

Keuntungan dari Desain Ini

  • Redundansi tinggi, dengan core switch ganda, jalur cadangan, dan HSRP, jaringan akan tetap berjalan meski ada perangkat/link yang gagal.
  • Skalabilitas, topologi Extedes Star di distributin-accsess memudahkan penambahan ruangan, lantai, atau departemen baru tanpa menganggu sistem utama.
  • Keamanan, dengan VLAN dan port security di access layer tetap menjaga data pasien dan sistem rumah sakit dari akses tidak sah.
  • Kinerja Stabil, EtherChannel meningkatkan bandwidth antar switch, sehingga akses data medis dan aplikasi rumah sakit lebih cepat dan lancar.
  • Manajemen Mudah, ppembagian layer membuat troubleshooting dan monitoring lebih terstruktur.

KESIMPULAN

Jaringan komputer memiliki peran penting atau vital dalam mendukung operasional rumah sakit, mulai dari pelayanan pasien, layanan diagnosis, hingga administrasi. Dengan penerapan jaringan tiga lapis membuat sistem berjalan secara efisien, aman, dan mudah dikelola.

Desain yang dibuat oleh kelompok kami juga mempertimbangkan aspek-aspek penting di dalamnya, sehingga jaringan mampu memberikan akses data yang cepat, akurat, dan stabil untuk seluruh departemen rumah sakit. Implementasi di Cisco Packet Tracer menunjukkan bagaimana perangkat jaringan dapat disimulasikan untuk mewujudkan infrastruktur nyata yang terintegrasi. Sehingga desain ini dapat digunakan secagai blueprint untuk membuat jaringan rumah sakit secara langsung.

GITHUB

[embed]praksem3_jaringankomputer/Jaringan Rumah Sakit_Praktikum Kelompok 2 Part 1.pkt at main ·… This repository contains projects and assignments for the Computer Communication Networks course, including basic…github.com

REFERENSI

Sekawan Media. (2025, May 21). Topologi jaringan: Pengertian, jenis, contoh, dan manfaat. Sekawan Media. https://www.sekawanmedia.co.id/blog/pengertian-topologi-jaringan/

GeeksforGeeks. (2025, July 23). Hierarchical network design. GeeksforGeeks. https://www.geeksforgeeks.org/computer-networks/hierarchical-network-design/

code.with.ferdi. (2025, September 17). Designing a scalable hospital network using Cisco Packet Tracer: Building a three-tier redundant architecture for a Type A hospital with Cisco technologies. Medium. https://medium.com/@akun.ferdiyanto/designing-a-scalable-hospital-network-using-cisco-packet-tracer-7da2f832fcf0


메타데이터
post_id
18d328ee1be2
slug
implementasi-topologi-jaringan-komputer-studi-kasus-rumah-sakit-18d328ee1be2
url
https://medium.com/@rahmaa.krty/implementasi-topologi-jaringan-komputer-studi-kasus-rumah-sakit-18d328ee1be2
canonical_url
https://medium.com/@rahmaa.krty/implementasi-topologi-jaringan-komputer-studi-kasus-rumah-sakit-18d328ee1be2
author_url
https://medium.com/@rahmaa.krty
status
ok
fetched_at
2026-07-07 17:16:07