Tolong, Jangan Ada Suara Dulu
Jurnal Harian ke 168 — Bagian ke 10, Proyek 180 Hari
Tolong, Jangan Ada Suara Dulu
Jurnal Harian ke 168 — Bagian ke 10, Proyek 180 Hari
Photo by Elias Maurer on Unsplash
Aku merasa sudah kehilangan kemampuanku untuk menulis dengan baik. Sedikit demi sedikit rasanya kehilangan ini semakin menjadi — jadi. Tanpa ada alasan yang jelas, tanpa maksud dan keheningan yang memaklumkan.
Hari ini aku kembali kebingungan ingin menuliskan tentang apa. Rasanya segala cerita yang terjadi di kehidupanku sehari-hari, hanya berputar di kelelahan yang sama sejak kemarin.
.
Aku khawatir bahwa aku terus-menerus mengulang kelelahan yang sama, topik yang sama, kata yang sama dan dipakai hingga mereka berhenti untuk berfungsi lagi.
Apa ini masuk akal ya?
Aku merasa begitu jenuh dengan susunan kata sekarang, padanan kalimat yang tak jauh berbeda selalu diulang pada sebuah tulisan. Dan aku rasa, segala energi dan gairahku sudah terserap oleh tumpukan pekerjaan di sekolah.
Photo by Hasan Almasi on Unsplash
Hari ini, aku merasa begitu kewalahan sehingga tertidur cukup awal, setelah maghrib tidur dan kesulitan untuk bangun sampai jam 10 malam ini. Segala pekerjaan di rumah belum bisa aku selesaikan sesuai keinginanku sendiri.
Malam tadi, aku sudah meminta maaf pada istriku, bahwa belakangan ini aku cukup sering membawa rasa lelah ke rumah. Kurang bisa menghabiskan waktu bersama mereka, dan hanya mampu untuk tersadar sebentar saja.
Entah apa yang akan terjadi kedepannya, yang jelas, aku ingin berusaha untuk memperbaiki ini semua. Aku ingin lebih leluasa untuk menghabiskan waktu bersama keluarga kecilku lagi.
.
Sebenarnya sejak kemarin aku sedang membuat sebuah tulisan yang panjang, eksperimen kedua yang nantinya akan aku unggah di Medium. Akan tetapi aku masih belum bisa melanjutkannya hari ini, mungkin besok, saat semuanya bisa lebih terasa baik dan tertata aku akan mencoba untuk melanjutkannya lagi.
Sebab konsep dari tulisan yang aku buat itu cukup menarik, rasanya. Dan sangat disayangkan, jika eksperimen tulisan panjang ini gagal lagi seperti sebelumnya.
.
Meski begitu, aku tidak ingin terlalu memaksakan diriku sendiri. Hanya ingin mengalir dulu, menjembatani pikiran dan perasaan agar bisa tertuahkan lagi saat menulis seperti ini.
Sementara mungkin itu dulu yang bisa aku sampaikan, mungkin tulisan ini akan aku lanjutkan sebentar sebelum tidur, mungkin juga tidak.
.
Sekarang aku masih diizinkan oleh istri untuk ngopi sebentar di teras rumah seperti biasa. Tapi kegiatan ini tidak bisa dilakukan terlalu lama, dan aku harus segera berusaha untuk tidur lagi setelah ini.
Meski memang, kegiatan tidur ini akan sulit datang karena kepala dan pikiran yang selalu berbincang-bincang. Dan aku harus menulisan semuanya dulu disini agar bisa merasa sedikit lebih tenang.

Dok. Pribadi
Sedikit update :
Aku sudah mengunggah 3 tulisan kemarin di Medium, 1 tulisan diunggah di hari Minggu, 2 di hari Senin.
Kemarin aku juga sudah mengirimkan sebuah draf tulisan ke sebuah publikasi, tapi tulisanku ini masih dalam antrian untuk di review dulu.
.
Punggung dan belikatku sudah tidak sakit dan kaku lagi, hanya sering kecapekan saja akhir-akhir ini.
Aku hanya merasa bosan saja dengan rutinitas menulisku setiap hari, tapi tetap berusaha untuk konsisten dan bereksperimen agar lebih bisa untuk belajar mengembangkan bahasa dan gaya kepenulisanku.
.
Sekarang, pukul 23.18, hari Rabu 10 Juni 2026. Kopiku sudah tinggal setengah, dan aku berencana untuk tidak berlarut-larut dan tenggelam pada duniaku sendiri.
Aku sungguh merasa bosan, cukup kebingungan untuk mencari koneksi dengan orang lain di dunia nyata, yang bisa menemaniku dalam kegiatan menulis ini.
.
Rasanya, aku hanya bisa bercerita tentang permukaannya saja, padahal banyak sekali yang ingin aku ceritakan, banyak sekali yang ingin aku dengarkan juga dari mereka.
Cukup disayangkan karena harus seperti itu,
tapi aku harus terus belajar untuk menerima semuanya bukan?
메타데이터
- post_id
- 1a4ce2dbfff3
- slug
- tolong-jangan-ada-suara-dulu-1a4ce2dbfff3
- url
- https://medium.com/ruang-kontemplasi/tolong-jangan-ada-suara-dulu-1a4ce2dbfff3
- canonical_url
- https://medium.com/ruang-kontemplasi/tolong-jangan-ada-suara-dulu-1a4ce2dbfff3
- author_url
- https://medium.com/@atmadevawiranata
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-14 11:28:49