← Back to list

Dan kaulah sinar yang menunggu mu terang.

Belakangan ini aku merasa hidup berjalan di tempat. Hari-hari tetap lewat seperti biasa, tapi aku seperti tertahan di sesuatu yang sulit…

rail. · 2026-05-17 14:40 · 0 claps · 1.4 min read
#musik #sajama-cut
Open on Medium ↗
Wiki topics: SAF · Safety & Alignment

Dan kaulah sinar yang menunggu mu terang.

Belakangan ini aku merasa hidup berjalan di tempat. Hari-hari tetap lewat seperti biasa, tapi aku seperti tertahan di sesuatu yang sulit dijelaskan. Aku menjalani pekerjaan yang sebenarnya tidak benar-benar kusukai, lalu mencoba mencari jalan lain yang mungkin lebih dekat dengan diriku sendiri. Tapi semakin kucoba, semakin sering aku merasa tidak dipilih.

Dan jujur, itu pelan-pelan membuatku lelah.

Mungkin karena itu, akhir-akhir ini aku sering mendengarkan HOMILI/MENATAP WAJAH TUHAN dari Sajama Cut. Dan semakin sering lagu itu berputar, semakin aku merasa dekat dengannya.

Lagu ini tidak terdengar seperti lagu penyemangat. Ia tidak memintaku untuk segera bangkit, tidak juga memberiku keyakinan kalau semuanya akan cepat membaik. Lagu ini justru terdengar seperti seseorang yang mengerti bagaimana rasanya lelah menjadi manusia dewasa.

Ada satu bagian yang terus tertinggal di kepalaku:

“kau kan beranjak tenang kau kan beranjak senang kau kan beranjak terang lagi”

Semakin aku mendengarnya, semakin aku merasa lagu ini tidak sedang memberiku harapan besar. Ia hanya seperti mengingatkanku bahwa hidup mungkin memang bergerak pelan. Kata “beranjak” di situ terasa penting sekali. Karena akhir-akhir ini aku merasa hidupku tidak benar-benar maju ke mana-mana, jadi mendengar bahwa semuanya mungkin datang pelan-pelan terasa cukup menenangkan.

Lalu di bagian akhir lagu, ada bait yang membuatku diam lebih lama:

“dan kau lah sinar yang menunggumu terang”

Entah kenapa, bagian itu terasa seperti pengingat bahwa mungkin selama ini aku terlalu sibuk menunggu sesuatu datang dan mengubah hidupku. Menunggu pekerjaan yang tepat, keadaan yang lebih baik, atau versi diriku yang lebih berhasil. Padahal mungkin, satu-satunya orang yang bisa benar-benar membawa diriku keluar dari masa ini ya diriku sendiri.

Aku masih belum tahu hidupku akan mengarah ke mana setelah ini. Sampai sekarang pun aku masih merasa stuck di banyak hal. Tapi setidaknya lagu ini membuatku ingin tetap berjalan, pelan-pelan saja.

Sampai mungkin suatu hari nanti, aku benar-benar bisa beranjak terang lagi.


메타데이터
post_id
1bf05aa26532
slug
dan-kaulah-sinar-yang-menunggu-mu-terang-1bf05aa26532
url
https://medium.com/@rail./dan-kaulah-sinar-yang-menunggu-mu-terang-1bf05aa26532
canonical_url
https://medium.com/@rail./dan-kaulah-sinar-yang-menunggu-mu-terang-1bf05aa26532
author_url
https://medium.com/@rail.
status
ok
fetched_at
2026-07-11 02:13:12