Khotijah dan Keberadaanmu Saat Ini
Khotijah,
Khotijah dan Keberadaanmu Saat Ini
Khotijah,
hari-hari terus berjalan,
Jakarta terus bergerak,
orang-orang datang dan pergi,
namun ada satu hal yang masih tertinggal di dalam diriku.
Tentang keberadaanmu saat ini.
Aku tak tahu di mana.
Mungkin sedang menikmati secangkir kopi.
Mungkin sedang mengikuti pelatihan.
Mungkin sedang menyusun kembali masa depan yang sempat berantakan.
Atau mungkin,
sedang berusaha memulihkan diri dengan tenang.
Aku tak tahu.
Dan untuk pertama kalinya,
aku belajar menerima ketidaktahuan itu.
Karena tidak semua kabar harus aku ketahui.
Tidak semua langkah harus aku ikuti.
Tidak semua perjalanan harus aku temani.
Khotijah,
dulu aku berpikir bahwa mencintai adalah selalu hadir.
Kini aku mulai belajar,
bahwa mencintai juga berarti menghormati jarak yang telah dibuat.
Dari sudut Jakarta yang lain,
aku hanya bisa berharap,
semoga langkahmu dipermudah,
semoga hatimu dipulihkan,
dan semoga dunia memperlakukanmu dengan lebih lembut dibanding kemarin.
Tentang keberadaanmu saat ini,
aku memang tak tahu di mana.
Namun ada satu hal yang masih aku tahu.
Bahwa pernah ada seseorang bernama Khotijah,
yang diam-diam mengajarkanku,
bahwa tidak semua yang singgah di hati harus dipaksa untuk tinggal.
메타데이터
- post_id
- 1ca98a3c2cb5
- slug
- khotijah-dan-keberadaanmu-saat-ini-1ca98a3c2cb5
- url
- https://medium.com/@kerinduanpadakhotijah/khotijah-dan-keberadaanmu-saat-ini-1ca98a3c2cb5
- canonical_url
- https://medium.com/@kerinduanpadakhotijah/khotijah-dan-keberadaanmu-saat-ini-1ca98a3c2cb5
- author_url
- https://medium.com/@kerinduanpadakhotijah
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-09 20:10:33