Ada apa dengan cinta?
Unfinished business
Ada apa dengan cinta?

Film "Ada Apa Dengan Cinta" yang rilis 7 februari 2002, menjadi salah satu film yang sangat saya sukai setelah "Perahu Kertas". Saya baru nonton AADC sepertinya sekitar setahun atau dua tahun yang lalu. Saya tahu film ini dari vlog nya ria SW yang pernah mendapat project untuk membuat parodi AADC beberapa tahun yang lalu. Dari situ, saya penasaran dan akhirnya saya coba buat nonton film nya.
Menurut saya, sebagai penikmat film dan kebetulan juga suka nulis cerita dan puisi, saya sangat terkesan dengan ide cerita, alurnya, kemudian karakter-karakter dari setiap tokoh yang sangat kental. Apalagi banyak disisipi puisi-puisi, saya jadi makin suka sama film ini.
Film ini menurut saya benar-benar menggambarkan drama cinta ala anak SMA jaman 2000 an. Karna film ini dirilis di tahun kelahiran saya, pas nonton jadi ada kesan kayak, ooh gini ya anak SMA jaman awal tahun 2000 an. Cinta yang suka nulis puisi dan bikin geng, Rangga si pujangga dan kutu buku, borne yang suka keroyokan, dan konflik asmara antara Rangga dan Cint dimulai dari Rangga yang enggan diwawancarai oleh cinta untuk dimuat di Mading sekolah sebagai pemenang lomba puisi sekolah.

Belakangan ini jadi banyak orang yang tertarik buat baca buku lagi setelah AADC diremake kemudian namanya di ubah jadi Rangga dan Cinta rebirth resmi dirilis pada awal Oktober 2025. Film ini menghadirkan banyak aktor baru. Seperti pemeran utama Rangga yang diperankan oleh El putra sarira dan Cinta yang diperankan oleh harleyava princy. Tentunya, mira lesmana selaku pemilik miles films yang memproduksi film ini tidak main-main dalam meng casting calon pemainnya. Dan jadilah El putra sebagai Rangga dan Harleyava sebagai Cinta.

(Disclaimer! Saya belum nonton yang rebirth, jadi ini menurut saya yang baru lihat potongan film nya ya.)
El putra dan leya membawa wajah baru bagi Rangga yang selama ini telah melekat pada Nicholas Saputra dan Cinta yang selama ini melekat pada Dian Sastrowardoyo. Hebatnya, mereka berdua benar-benar menggambarkan Rangga dan Cinta yang di tulis oleh Riri Riza, bukan lagi Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo. Banyak pro dan kontra mengenai pemilihan pemain nya. Ada yang bilang "cinta nya nyinta banget, Rangga nya nge-rangga banget" ada juga yg bilang kalau El putra kurang cocok memerankan tokoh Rangga.
Di AADC 1 Rangga dan ayahnya akhirnya pindah ke New York, ninggalin cinta.
Di AADC 2 Cinta sempat bertemu Rangga di new york namun sesaat setelah itu, Rangga mutusin Cinta hanya lewat surat tanpa penjelasan yang berhak diketahui cinta.

9 tahun Rangga menghilang. Rangga hanya hidup dengan puisi-puisinya di New York. Ayahnya meninggal sehingga ia harus kerja pontang panting dan menyelesaikan kuliahnya di New York. Cinta pun sudah bertunangan dengan Trian. Namun setelah itu, Rangga kembali menemui cinta untuk memperbaiki semuanya dan berniat ingin memulai nya lagi.
Trian dan cinta sempat bersitegang, namun pada akhirnya Cinta lebih memilih Rangga.
Setelah nonton AADC, saya jadi menyadari bahwa untuk menuju suatu hubungan yang serius itu ternyata banyak sekali hal yang membuat kita jadi bertanya-tanya, jadi ragu, apakah orang yang kita pilih sudah tepat ataukah belum? Apakah hati kita memang benar untuk dia atau untuk yang lain?
Kita harus sama orang yang benar-benar kita cintai dan mencintai kita. Yang kita tahu betul perasaan nya masih sangat kuat ke kita. Yang meskipun diterjang masalah terus kita belaga gak perduli tapi kita sebenernya perduli, hati kita masih tetap ke dia mau sepelik apapun keadaan nya.
Atau mungkin kita bisa saja sama orang yang kita sayangi tapi sebenarnya kita tau betul kalau ada sesuatu yang belum selesai sama diri kita, kita tau kalau hati kita bukan di dia dan itu berpotensi buat menyakiti dia.
Di sini Trian (tunangannya cinta) bakal tersakiti seumur hidup kalau menikah dengan cinta karna hatinya Cinta ternyata masih tertuju ke Rangga. Bayangin deh, kita hidup sama pasangan kita yang masih dibayang-bayangi sama masa lalunya. Dan di sini, cinta tidak mendapat alasan yang jelas dari Rangga. Yaa jadinya unfinished business gitu.
Banyak yang bilang di AADC2 ini kesannya kayak mendukung perselingkuhan antara Rangga dan Cinta, karna pada saat itu cinta udah mau nikah sama Trian.
Yaa memang salah sih Rangga. Menghilang bertahun-tahun, mutusin cinta tanpa alasan yang jelas, dan dia balik lagi nemui cinta buat punya kesempatan kedua. Saya juga sempet mikir, Rangga ini avoidant final boss.
Kalian pasti tau istilah ini "If he wanted to, he would". Tapi kayaknya saat itu Rangga memang lagi kacau hidupnya. Pindah ke New York, ayahnya meninggal, dan dia harus selesaikan kuliah sambil kerja pontang-panting buat menyambung hidup karna ayahnya ga punya uang pensiun.
Jadi, akhirnya dia mengesampingkan urusan asmaranya, takut ngebuat cinta ga bahagia. Bukan nya Rangga ga mau memperjuangkan cinta, tapi memang dia belum punya kapasitas buat melakukan itu dan dia lagi kewalahan sama apa yang dia rasa. Itu menurut saya siih.
Dan, saya percaya sih, semesta tuh baik. Tau mana perasaan yang tulus. Pada akhirnya kita bakal tahu kok mana yang memang ditakdirkan untuk kita dan mana yang enggak.
Rangga akhirnya dapat kesempatan dari cinta buat jelasin apa yg selama ini terjadi. Rangga sama cinta dari awal memang ga mau hubungan mereka berakhir. Tapi karna keadaan yang sangat tidak memungkinkan untuk keduanya, akhirnya hubungan mereka sempet ga jalan.
Dari sini, semesta akhirnya menyatukan kembali Rangga dan Cinta, dua orang yang selama ini hatinya masih saling tertuju.
Terus gimana Trian? Mungkin awalnya memang kasian banget ke Trian karna orang yang dia sayang ternyata hatinya masih buat orang lain. Tapiii, ternyata semesta malah menyelamatkan dia. Bahkan menyelematkan mereka bertiga. Trian jadi ga harus hidup sama orang yg masih dibayang-bayangi masa lalunya. Begitupun Rangga dan Cinta yang ga harus hidup dalam kepalsuan sama pasangan mereka.
Rangga mungkin banyak di cap buruk sama orang-orang karna masih terus pengen ketemu cinta bahkan pengen balikan lagi meskipun tau cinta udah tunangan.
Tapi, coba deh posisiin diri jadi Rangga. Dia juga sebenernya ga mau menghindar dari cinta, tapi kehidupan dia benar-benar menekan dia, situasinya memang belum mendukung bahkan kuliahnya Rangga hampir nggak selesai. Rangga pun bener-bener tertekan dan menyesal karna belum bisa memperjuangkan Cinta pada saat itu.
Cinta pun bukan dengan mudah meninggalkan Trian, banyak proses dan pertimbangan. Rangga juga bukan seenaknya pengen ngerusak hubungan cinta sama Trian.
Mereka tuh tau sebenernya perasaan mereka berdua masih sangat mendalam. Untuk kehidupan yang cuman sekali ini, akhirnya Rangga dan Cinta memilih buat bersama lagi.
Saya pribadi sangat yakin bahwa semesta tuh punya caranya sendiri buat menyatukan mereka yang benar-benar tulus dan punya perasaan mendalam satu sama lain. Atau mungkin ini bisa disebut takdir?
Dan yaa tentunya harus ada usaha. Kayak Rangga yang ketika badai nya udah reda, dia balik lagi buat mengusahakan cintanya. Coba aja kalau Rangga nggak mau balik ke Indonesia buat ketemu cinta dan minta kesempatan kedua, jalan hidup mereka mungkin akan berbeda.
Jadi, jodoh itu diusahakan, bukan hanya ditunggu tanpa persiapan dan cinta itu butuh usaha nyata. Kita ga bisa ngatur maunya semesta, kita cuman bisa ikutin alurnya dan mempersiapkan diri untuk segala hal yang akan terjadi.
메타데이터
- post_id
- 1da5a129cb3e
- slug
- ada-apa-dengan-cinta-1da5a129cb3e
- url
- https://medium.com/@quarterlife99/ada-apa-dengan-cinta-1da5a129cb3e
- canonical_url
- https://medium.com/@quarterlife99/ada-apa-dengan-cinta-1da5a129cb3e
- author_url
- https://medium.com/@quarterlife99
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-16 20:30:14