← Back to list

Konsistensi Estetika dan Kenyamanan

Pendahuluan

Habib Choiron · 2026-04-20 15:20 · 11 claps · 8.2 min read
#brand-audit #brand-experience #coffee-shop #analytics #observation
Open on Medium ↗
Wiki topics: GRW · Growth & Analytics BRD · Brand Marketing 🍳 · Food & Cooking

Konsistensi Estetika dan Kenyamanan

Pendahuluan

Tulisan ini merupakan hasil observasi langsung dari kunjungan ke Kofisop 31 pada hari Minggu, 12 April 2026, dimulai pukul 15.45–18.00 WIB. Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari project “Outsider’s Point of View” untuk melatih kepekaan observasi, kemampuan menulis, sekaligus memberikan masukan yang diharapkan membangun dari sudut pandang pelanggan. Project ini memanfaatkan hak istimewa (privilege) sebagai outsider, orang luar yang tidak tau apa-apa terkait pertimbangan internal tim untuk melihat brand seara menyeluruh dari luar.

Analisis disusun secara listicle dan dilengkapi dengan framework SWOT, Action Plan, Brand Audit, serta Marketing Recommendation.

Disclaimer:

  1. Sama sekali tidak ada maksud buruk atau niat jahat.
  2. Hasil observasi cepat selama lebih kurang 175 menit (2 jam 15 menit)
  3. Catatan deskriptif/data mentah ditulis langsung di tempat
  4. Benar dan salah tergantung arah.
  5. Ingat, tulisan ini adalah Outsider’s Point of View

SWOT Analysis

Strengths

  • Desain visual kuat & instagrammable (daya tarik utama)
  • Spatial comfort cukup diperhatikan (bantal, seating)
  • Fasilitas lengkap (photobox, mushola, WiFi cepat, kabel roll)
  • Customer segment fleksibel (pasangan, keluarga, WFC)
  • Bar positioning inklusif (engagement tinggi)
  • Clean-up relatif cepat & ada staf khusus

Weaknesses

  • Detail operasional tidak konsisten
  • bantal tidak ditata ulang
  • tumpukan kursi terlihat kurang estetik
  • kabel tidak rapi
  • Service tidak sebanding dengan service charge
  • Power reliability issue (listrik mati berulang)
  • Beberapa elemen visual “bocor” dari branding
  • Private area & parkir kurang optimal (gelap)
  • Toilet/mushola belum optimal secara thermal comfort

Opportunities

  • Positioning sebagai aesthetic + functional coffee space
  • Optimasi WFC segment (WiFi + kabel + seating)
  • Experience upgrade untuk justify service charge
  • Instagram growth & visual branding amplification
  • Customer engagement via feedback loop

Threats

  • Kompetitor dengan aesthetic serupa tapi lebih refined
  • Service charge backlash (kalau tidak justified)
  • Power issue berdampak kepada pengalaman terganggu signifikan
  • Detail kecil berdampak kepada buat akumulasi menurunkan perceived quality

Action Plan

High Impact, Low Complexity

1. Fix Visual Clutter

  • rapikan kabel roll
  • hilangkan/rapikan tumpukan kursi
  • upgrade signage sederhana

Dampak: langsung ke perceived quality

2. Seating Reset SOP

  • wajib tata ulang bantal setelah clean-up

Dampak: subtle tapi meningkatkan “rasa rapi”

3. Mushola Improvement

  • aktifkan AC atau ganti dengan kipas proper
  • upgrade signage

Dampak: respect terhadap kebutuhan dasar customer

Medium Impact

4. Service Charge Justification

  • tambah value:
  • free air mineral / infused water
  • greeting SOP
  • service script lebih hangat

Kalau tidak, bisa berpotensi jadi service charge yang berdampak friction

  1. Lighting & Parking Fix
  • tambah pencahayaan area parkir/private area

Ini soal safety perception, bukan estetika saja

Strategic

6. Power Reliability Fix

  • audit listrik
  • backup system (genset / stabilizer)

Ini bukan minor issue:bisa jadi experience breaker

7. Google Maps Strategy

  • aktif respon
  • kompensasi untuk review negatif
  • trigger review positif

Target: 4.7 dalam 6–9 bulan

8. Instagram Optimization

  • hapus konten tidak relevan (Ramadhan)
  • naikkan CTA feedback
  • konsistensi visual storytelling

Brand Audit

Brand Identity

  • Nama Brand & Tagline: Ketika dicari di Google Maps, ada brand dengan nama yang Serupa. Meskipun Kofisop 31 memiliki sedikit perbedaan di penulisan huruf “e”, ini menjadi indikasi bahwa interaksi di Google Maps masih belum cukup tinggi dan perlu ditingkatkan. Aktulisasi “everyday escape” perlu dipertajam
  • Logo & Visual Assets: Cukup memanjakan visual pelanggan, cukup selaras
  • Tone of Voice: elegan, estetik
  • UVP: Coffee shop visual estetik & nyaman dengan smoking indoor AC yang tetep cakep (?) Masih perlu dipertajam

Brand Positioning

  • Category: Coffee shop
  • Target Market: Mahasiswa, Pekerja Remote, Pasangan, Keluarga, Penduduk kelas menengah ke atas Surabaya Timur
  • Point of Difference: -
  • Point of Parity: Tempat nyaman, tempat dengan visual cukup estetik, service standar,

Brand Perception & Equity

  • Brand Awareness: 569 reviews on Google Maps & 4,222 ribu Instagram followers. Indikator countable digital awareness yang perlu jauh ditingkatkan
  • Customer Sentiment: Tempat nyaman, nice ambience, harga makanan sepadan,
  • Trust and Creibility: 4,6 ratings on Google Maps. Tergolong rendah, apalagi dengan jumlah review yang cukup besar.

Internal Audit

  • Company: Tempat estetik, Wifi cukup kencang, fitur & fasilitas cukup lengkap
  • Consistency Check: Cukup selaras apa yang dibangun di Instagram dan di outlet
  • Charge Adaptability: Perlu ditingkatkan

Brand Health Checklist

✅ Identitas visual konsisten 🔲 Positioning perlu dipertajam 🔲 Awareness digital perlu ditingkatkan 🔲 Loyal customer perlu dikelola lebih lanjut ✅ Sentimen pelanggan mengerucut ✅ Digital–offline cukup selaras ✅ Adaptasi cukup baik

Marketing Recommendation

Dari segi konsep bangunan, tata kelola ruang, dan desain interior, Kofisop 31 telah memiliki kekuatan visual estetika dan kenyamanan yang cukup baik. Mempertajam service, terlebih karena Kofisop 31 mengenakan biaya layanan, akan banyak membantu menambah kepuasan pelanggan saat berkunjung ke Kofisop 31. Berkolaborasi dengan komunitas, dan berpotensi mengundang customer untuk dapat mengabadikan momen mereka di aesthetic spot Kofisop 31.

Pelatihan secara berkala dan rutin terhadap barista dan keseluruhan staf (termasuk staf kebersihan) terkait kompetensi mereka untuk berkomunikasi dengan pelanggan juga akan meningkatkan kepuasan pelanggan saat berkunjung ke Kofisop 31.

Meskipun rasa produk yang disajikan juga merupakan salah satu komponen kepuasan pelanggan, akan tetapi komponen lain yang membangun kepuasan pelanggan juga perlu diperhatikan. Dengan konsep bar terbuka yang berada di tengah ruangan memberi kesan inklusif, para staf juga perlu untuk diselaraskan kompetensinya agar dapat membangun komunikasi yang organik dan manusiawi dengan pelanggan.

Berinteraksi secara aktif dengan komunitas “kekinian” juga akan membantu meningkatkan potensi Kofisop 31 bertemu dengan “Kofisop 31 People”. Potensi cukup besar untuk WFC spot.

Simple Customer Journey Experience

  1. Awareness : Masih kurang solid
  2. Arrival : Sudah ada sapaan awal, perlu dipertajam
  3. Order : Sempat ada dead air moment
  4. Consumption : Spot nongkrong cukup nyaman dengan estetika yang menarik
  5. Exit : Sudah ada sapaan akhir, perlu dipertebal
  6. Aftercare : Belum ada

Kesimpulan

Kofisop 31 menunjukkan kekuatan utama pada desain visual yang menarik dan relevan dengan preferensi pasar saat ini, didukung oleh fasilitas yang cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari nongkrong santai hingga bekerja. Pendekatan ruang yang inklusif serta positioning bar di tengah ruangan memperkuat interaksi antara pelanggan dan brand.

Namun, kekuatan tersebut belum sepenuhnya didukung oleh konsistensi pada level detail operasional. Beberapa elemen kecil seperti penataan area, konsistensi service, serta gangguan teknis seperti listrik menjadi titik yang berpotensi mengganggu pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Jika tidak ditangani, hal ini dapat mengikis nilai utama yang justru ingin dibangun, yaitu kenyamanan dan estetika.

Your support keeps this project growing

https://saweria.co/habibchoi

Data Mentah Observasi

Kofisop 31 Minggu, 12 April 2026 15.45–18.00

Bangunannya dari luar tampak modern minimalis, membuatnya relevan untuk anak muda, sekaligus customer yang ingin mengabadikan momen. Tidak dipungkiri bahwa estetika visual juga menjadi bagian dari daya tarik customer untuk datang berkunjung.

Ini juga terbukti dari adanya beberapa pengunjung yang datang herpasangan, dengan pakaian yang cukup proper, dpada hari Minggu, yang mana kemungkinan mereka sedang menghabiskan waktu berdua mereka untuk nongkrong di Kofisop 31.

Juga tampak ada keluarga bersama dua anak kecil, sekitar usia 5 tahun. Pada momen ini saya duduk di smoking indoor AC. Di beberapa kofisop lain, smoking indoor ac terkadang tidak dirancang cukup inklusif, baik secara estetika visual, air flow, jarak antara tempat duduk, sehingga lebih minim menciptakan kenyamanan. Bahkan beberapa pengunjung tampak tidak merokok sama sekali, juga tidak ada asbak di meja mereka. Ini menjadi bukti bahwa area smoking indoor ac ini cukup inklusif

Satu dua pengunjung juga tampak sedang membuka laptop, entah mengerjakan tugas kuliah atau sedang mengerjakan project.

Tempat duduk berusaha dirancang untuk menciptakan kenyamanan bagi pelanggan, dengan bagian belakang yang lebih rendah daripada bagian depan, juga dengan adanya alas bantal di untuk dudukan dan sandaran untuk menambah kenyamanan. Meskipun pelanggan tidak bisa sepenuhnya bersandar karena tinggi sandaran kursi hanya seperempat dari keseluruhan punggung.

Lokasinya berada di Surabaya Timur, cukup melipir dari pusat keramaian kota, meskipun mulai bermunculan keramaian lain di daerah sini, seperti lokasi yang dekat dengan kampus besar yang cukup populer di Surabya, apartrmen, dan satu dua hotel.

Buku menu disajikan cukup premium, selaras menjaga branding yang juga cukup premium. Tidak hanya menyediakan 1, tetapi menyediakan 2 buku. Buku yang satu untuk pelanggan yang berada di depan kasir, buku satu lagi (mungkin) untuk pelanggan yang sedang antre. Menambahkan signage kecil sederhana mungkin membantu operasional untuk memecah antrean.

Para staf well groomed, ditambah dengan vest sederhana yang menjaga kesan tetap premium.

Semua produk minuman tampak disajikan lengkap berpasanagn dengan coaster. Selain berfungsi memenuhi nilai kepantasan, secara praktis coaster berfungsi untuk mencegah munculnya kulacino di minuman dingin, yang mana ini ahal kecil yang berpotensi mengganggu kenyamanan pelanggan.

Di bagian tengah agak ke sisi ruangan di dekat pintu, terdapat rak tiga tingkat. Di tingkat paling atas terdapat tisu dan straw, tingkat kedua ada stok asbak, dan di paling bawah terdapat kabel olor. Kabel olor kurang tampak kurang estetik dan dibiarkan tidak tergulung, dengan dua warma, hitam dan putih tulang. Sebaiknya kabel olor dikelola agar dapat menunjukkan penampakan yang lebih rapi, juga dengan visual warna yang konsisten.

Di samping rak terdapat tumpukan kursi. Tampak kurang bagus secara visual. Jika tidak ada sudut untuk meletakkan stok kursi yang memang disediakan untuk kursi cadangan area ini, menambahkan signage akan membuatnya lebih hidup dibandingkan hanya menaruh tumpukan kursi berwarna hitam.

Meskipun, menyediakan kabel sudah merupakan upaya yang cukup baik untuk mendorong terjadinya retensi pelanggan yang datang ke Kofisop 31 untuk bekerja atau mengerjakan tugas.

Ada staf khusus kebersihan. Kebersihan sudah tentu menjadi barang wajib. Maka dengan adanya ini, Kofisop 31 sudah melakukan upaya yang baik untuk menjaga kenyamanan pelanggan. Staf kebersihan cukup cepat untuk membersihkan area yang baru ditinggalkan oleh customer.

Sepertinya belum ada standarisasi terkait penataan bantal senderan kursi. Setelah staf clean up meja pelanggan, lengkap denagn mengelap meja, staf tidak menata bantal sandaran punggung. Agar semakin mempertajam operasional, hal kecil seperti ini (standarisasi penataan bantal sandaran) akan cukup membantu membawa Kofisop 31 ke tingkat yang lebih lanjut.

(Ada satu momen) 17.05 lebih 10 detik salah satu meja dengan beberapa pelanggan meninggalkan tempatnya, dan pukul sekitar 17.15 lebih 18 detik, staf baru datang untuk clean up meja tersebut. Ada jeda waktu sekitar 10 menit untuk clean up. Meskipun masih banyak meja yanh tersedia, tetapi memperpendek waktu jeda antara customer meninggalkan tempat dan clean up meja akan membantu menjaga kebersihan.

Dua kali listrik mati dalam 45 menit, menyala lagi dalam kurang dari 3 menit. Entah apa alasannya. Listrik sepenuhnya mati. Lampu, AC, kipas angin, semuanya mati. Meskipun recovery cukup cepat, tetapi kendala berulang seperti ini sangat mungkin mengganggu kenyamanan pelanggan

Terdapat photobox di salah satu sudut ruangan. Menambah fitur photobox seperti ini, terlebih dengan visual kofisop yang memang menarik customer yang datang dengan well groomed menjadi strategi untuk melengkapi kofisop tersebut. Selaras dan dapat menjadi poin plus untuk mendatangkan pelanggan.

Mushola. Dirancang cukup baik, cukup proper, tidak dianaktirikan seperti beberapa kofisop lain yang saya kunjungi. Sayangnya suhu udara belum cukup sejuk. Sudah terdapat AC di ruangan, tetapi tidak menyala. Menyalakan AC terus menerus mungkin akan berdampak cukup besar terhadap

operational

cost, jadi menggunakan kipas angin dengan penampakan visual yang proper akan membantu menjaga kenyamanan pelanggan dalam menggunakan fasilitas mushola Kofisop 31

Signage menyampaikan pesan agar customer meletakkan kembali perlengkapan sholat masih seadanya, menggunakan kertas yang diprint. Upgrade signgae ini akan menjaga keselarasan brand.

Letak bar. Berada di tengah ruangan, memberi kesan inklusif, memangkas “jarak” antara customer dengan brand. Keputusan yang baik dan selaras dengan brand sehingga customer dapat lebih mudah engage dengan brand.

Di salah satu ruangan tersdapat rak yang menyediakan satu dua mainan, termasuk pewarna untuk fasilitas yang dapat dimanfaatkan customer untuk variasi aktivitas customer saat berkunjung ke Kofisop 31.

Asbak di rak “diisi ulang” oleh staf dalam keadaan sudah dicuci bersih. Detail kecil yang baik untuk menjaga kenyamanan pelanggan.

Ada biaya layanan (service charge) sebesar 5%, tetapi sepertinya kurang tajam perbedaan pelayanannya dibandingkan kofisop lain yang tidak mengenakan tambahan biaya layanan. Meskipun “hanya” 5% tetapi sepertinya ini menjadi titik yang berpotensi sensitif terhadap pengalaman pelanggan, apabila terjadi “kebocoran” tertentu yang berakibat pada pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Free air mineral atau dengan SOP dengan pembers yang lebih tajam, terutama pada saat staf beribteraksi dengan customer akan membantu meningkatkan pengalaman pelanggan saat berkunjung ke Kofisop 31.

Private Area. parkiran gelap.

Kecepatan WiFi Download 61 Mbps, Upload 85 Mbps. Cukup cepat, meskipun terlihat ada beberapa pelanggan yang membuka laptop. Fasilitas pendukung untuk WFC, menjadi kekuatan Kofisop 31

Instagram Bio sudah sudah cukup lengkap, ada informasi jam buka dan lokasi. Sudah ada link untuk mengakses rangkuman hal-hal yang mungkin diperkukan customer, seperti menu digital, link lokasi gmaps, reservasi, pemesana produk secara online, partnership. juga feedback customer yang diarahkan ke kolom chat whatsapp.

Masih menyisakan Ramadhan Packagage, padahal ramadhan sudah usai. Lebih baik ditakeout saja. Peletakan feedback customer berada di bagian paling bawah. Sebaiknya diletakkan di bagian lebih atas.

Mendengarkan feedback customer secara aktif akan membantu banyak development brand, sekaligus membantu brand memiliki usia lebih panjang. Ini juga berfungsi memperpendek jarak antara customer dengan brand.

Jumlah followers, 4.181 followers perlu ditingkatkan agar lebih meyakinkan pelanggan baru.

Gmaps Rating 4,6 dengan jumlah review: 568. Masih belum cukup meyakinkan untuk pelanggan baru yang akan datang berkunjung ke Kofisop 31. Membuat strategi untuk meningkatkan rating berikut dengan jumlah review. Dapat menarget rating 4,7–4,8. Target awal jumlah review secara bertahap bisa di angka 750, tahap berikutnya di angka 1.000 review

Lebih aktif untuk merespon review pelanggan, baik itu review positif maupun review positif. Apabila ada review negatif, dapat diupayakan untuk memberikan kompensasi, agar menjadi pesan keseriusan untuk melakukan evaluasi sepenuhnya terhadap pengalaman kurang menyenangkan yang telah dialami oleh pelanggan. Menyertakan menu digital yang diposting secara official oleh Kofisop 31 juga akan membantu pelanggan menemukan menu terbaiknya.


메타데이터
post_id
1dde6bb2253c
slug
konsistensi-estetika-dan-kenyamanan-1dde6bb2253c
url
https://medium.com/@habibchoiron/konsistensi-estetika-dan-kenyamanan-1dde6bb2253c
canonical_url
https://medium.com/@habibchoiron/konsistensi-estetika-dan-kenyamanan-1dde6bb2253c
author_url
https://medium.com/@habibchoiron
status
ok
fetched_at
2026-06-29 01:02:39