← Back to list

Legenda Soraya

Sepuluh elemen terkuat di seluruh alam semesta telah terpecah dan terlempar ke beberapa belahan dunia akibat suatu pertempuran besar yang…

Viridian · 2026-04-03 15:31 · 1 claps · 3.2 min read
#legendas #fiksi #fantasi #elemen #action
Open on Medium ↗
Wiki topics: MM · Multimodal & Generative Media

Legenda Soraya

Sepuluh elemen terkuat di seluruh alam semesta telah terpecah dan terlempar ke beberapa belahan dunia akibat suatu pertempuran besar yang terjadi di pusat alam semesta, Maha Loka. Terpecahnya sepuluh elemen terkuat ini membuat masing-masing elemen mencari sosok yang mampu untuk menerima dan menguasainya atau dengan kata lain disebut Elementer, yakni sang penguasa elemen. Singkat cerita, kehidupan di alam semesta telah melewati empat legenda dan saat ini merupakan legenda kelima. Masing-masing legenda sebelumnya telah berjalan selama kurang lebih seribu tahun dan di setiap legendanya elemen terkuat alam semesta selalu menemukan sosok elementernya dengan penuh dinamika kehidupan. Meskipun begitu, sampai saat ini belum pernah ada satupun legenda yang menyaksikan kesepuluh elemen terkuat ini menemukan sosok elementernya. Saat ini merupakan awal dari kehidupan legenda kelima di seluruh alam semesta. Apakah kesepuluh elemen terkuat ini dapat menemukan sosok elementernya di legenda ini atau akan terulang hal yang sama seperti legenda-legenda sebelumnya? Inilah kisah lengkap dari perjalanan elemen terkuat di seluruh alam semesta dari semua elemen yang ada, perjalanan dari Elemen Soraya.

“Hmm.. sepertinya saat ini aku harus melanjutkan perjalananku ke planet bumi”, ucap seorang petualang alam semesta yang sedang menjelajahi dunia di masa awal legenda kelima. Pemuda ini berperawakan tampan dengan rambut panjangnya yang diikat kebelakang, lumayan tinggi dan juga berisi, serta penampilannya yang sangat sederhana namun terlihat menawan dan berwibawa. Sosok petualang ini telah hidup dan berpetualang ke berbagai tempat di alam semesta ini selama dua puluh lima tahun pertama di legenda kelima, ia dikenal dengan nama Kevin.

Saat Kevin baru memasuki bumi, ia melihat cahaya dari kejauhan yang sangat mengkilap dan menarik perhatiannya. “Ada apa disana, mengapa cahayanya sangat menyilaukan mata?”, ucapnya. Kevin pun langsung mendekati sumber cahaya tersebut dan melihat sesuatu seperti bola biru kecil yang mengambang diatas tanah berpasir dengan cahayanya yang silaunya yang sangat terang. “Apakah aku bisa memegang benda ini, apa yang terjadi jika aku memegang benda ini, apakah benda ini bisa membahayakanku?”, gumam Kevin dalam hati. “Arrghhh lebih baik aku langsung memegangnya”, ucapnya dengan penuh rasa penasaran. Kevin pun langsung memegang benda tersebut dan seketika ia pun hilang kesadaran dan mengambang di atas pasir. Ketika sadar, Kevin melihat bahwa sekelilingnya yang ia lihat hanya warna putih tanpa ada warna ataupun benda lain di sekelilingnya selain bola itu. “Aaaaa aku dimana sekarang, mengapa semuanya berwarna putih dan tidak ada apapun disini, apakah aku sudah mati?”, ucapnya sambil kebingungan. “Tenang saja wahai petualang muda, kamu belum mati dan saat ini kamu ada di dalam ruangku”, muncul suara entah darimana yang membuat Kevin semakin bingung. “Hah, suara siapa itu, kenapa aku bisa tidak melihatmu?”, ucap Kevin. “Ini aku, air. Aku adalah benda yang kau sentuh itu”, suara yang sama muncul kembali. “Sudah kuduga, harusnya aku tidak menyentuh benda itu” gumamnya dengan sangat menyesal. “Tapi, siapa kamu dan kenapa kamu bisa berbicara? Apakah aku sedang bermimpi?”, tanya Kevin dengan sangat kebingungan. “Aku adalah elemen air yang sedang mencari raga untuk mengendalikanku. Sepertinya semesta mempertemukan kita dan aku merasakan energimu dapat menyatu dengan energiku”, ucap benda melayang itu. “Hah? Elemen air? Bagaimana mungkin kau bisa ada di bumi?”, tanya Kevin. “Aku yakin kau sudah tau legenda elemen soraya yang terlempar itu dari caramu menjawabku. Singkat saja, di legenda saat ini aku terhempas ke bumi oleh ragaku sebelumnya di legenda keempat. Dan sesuai yang aku katakan tadi, sepertinya semesta mempertemukan kita. Kini, saatnya kamu yang menjadi ragaku”, ucap elemen air itu. “Tunggu, bagaimana mungkin semesta bisa mempertemukan kita? Aku bahkan bukan siapa-siapa, kenapa kamu ingin aku menjadi ragamu?”, balas Kevin. “Hanya semesta yang tau jawabannya, aku memang salah satu dari elemen terkuat di alam semesta, tapi bukan berarti aku tau semua jawaban dari jawabanmu, saat ini aku hanya butuh jawaban pasti darimu. Apakah kamu bersedia untuk menjadi ragaku?”, balas elemen air. “Hmm, bagaimana jika aku menolaknya?”, Kevin bertanya dengan penuh penasaran. Elemen air lalu menjawabnya dengan saat tegas dan penuh intimidasi “Jika berani menyentuhku, artinya siap dengan apapun resikonya, menyatu denganku atau mati.” “Hmm, entah ini kutukan atau berkah untukku, tapi sepertinya aku tidak punya pilihan lain jika ingin melanjutkan hidupku. Baiklah, aku akan menerimamu elemen air”, balas Kevin yang awalnya ragu kemudian berusaha untuk meyakinkan diri dengan jawabannya. Tanpa balasan apapun, elemen air langsung masuk ke raga petualang muda itu dan memunculkan cahaya yang sangat terang, lebih terang daripada apa yang dilihat oleh Kevin sebelumnya. Tak lama setelah itu, Kevin terbangun dari gurun pasir tempat ia menemukan bola melayang itu. Saat terbangun, dari kejauhan Kevin melihat sosok dengan jubah hitam sedang mengamati dirinya. Karena Kevin baru tersadar, penglihatannya sedikit buram hingga ia tidak melihat secara jelas siapa sosok tersebut. Kevin pun berusaha untuk berdiri yang memperjelas penglihatannya, namun muncul badai pasir yang sangat besar hingga membuatnya sulit untuk berdiri dan penglihatannya pun semakin terbatas.

Bersambung…


메타데이터
post_id
1e9701e4e66a
slug
legenda-soraya-1e9701e4e66a
url
https://medium.com/@viridian1325/legenda-soraya-1e9701e4e66a
canonical_url
https://medium.com/@viridian1325/legenda-soraya-1e9701e4e66a
author_url
https://medium.com/@viridian1325
status
ok
fetched_at
2026-06-23 06:34:20