← Back to list

STOIK? Apa itu stoik?

Aulia Seputro · 2025-04-08 11:01 · 0 claps · 1.8 min read
#stoikisme #stoik #self-improvement
Open on Medium ↗
Wiki topics: PSY · Psychology 🚀 · Self Improvement

STOIK? Apa itu stoik?

Itulah yang saya tanyakan dalam hati ketika melihat judul buku ini. Buku ini menjadi buku pertama yang saya baca tentang stoikisme. Dengan membacanya tak lantas menjadikan hidup kita langsung berubah, namun membantu menemukan pencerahan sehingga bisa mengubah cara pikir kita memandang hidup.

STOIK muncul pada jaman Yunani dan Romawi kuno. Stoikisme merupakan filosofi yang digunakan untuk pencarian kebahagiaan dan hidup yang bermakna, bahwa kebahagiaan tidak bergantung pada hal-hal eksternal, tetapi pada bagaimana kita meresponnya.

Ada beberapa pencerahan yang saya dapat dalam buku ini:

  • Dikotomi kendali, yaitu bagaimana memahami bahwa ada hal yang bisa kita kendalikan dan ada hal yang di luar kendali kita. Mengutip dari pandangan Epictetus: kita memiliki kecenderungan aneh untuk mencemaskan sesuatu, dan mengarahkan energi kita tepatnya ke hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan. Selain itu stoik mengajarkan untuk mindful dalam semua kehidupan kita, dengan hidup Hit et nunc (di sini dan saat ini) tanpa terlalu memikirkan masa lalu dan masa depan.
  • Detachment: ketidakterikatan. Belajar memiliki rasa ketidakterikatan pada seseorang atau pada suatu benda. Sehingga mengurangi perasaan kecewa atau kehilangan yang berlebihan ketika hal tersebut tidak ada / hilang.
  • Mengatasi amarah, cara stoikisme mengatasi amarah cukup unik. Stoikisme melihat seseorang yang melakukan kesalahan / kejahatan sebagai amathia: orang yang tidak tau / tidak belajar. Jadi hal ini mengubah pola pikir kita, bahwa kita tidak perlu marah atas kesalahan orang lain karena mereka tidak tau, sehingga hasilnya kita bisa lebih empati.

Buku ini memungkinkan interpretasi berlapis, dengan kata-kata Epictetus, Cicero, Markus Aurelius, dan tokoh lain yang menjadi dasar diskusi dengan Massimo Pigliucci, mengevaluasi maknanya dan menerapkan ide-ide mereka pada filsafat stoa yang menyeluruh. Walaupun tidak selalu mudah untuk dimengerti, dan saya beberapa kali mengulang bab-bab tertentu untuk memahaminya, namun buku ini patut direkomendasikan untuk dibaca.

“ Beberapa hal berada dalam kendali kita, sementara yang lain tidak. Kita mengendalikan pendapat, pilihan, keinginan, penolakan, dan dengan kata lain segala sesuatu yang kita lakukan sendiri. Kita tidak mengendalikan tubuh, harta benda, reputasi, posisi, dan dengan kata lain, segala sesuatu yang bukan merupakan hasil kerja kita sendiri. Lebih dari itu, hal-hal yang berada dalam kendali kita pada dasarnya bebas, tidak terhalang, dan tidak terhalangi, sementara hal-hal yang tidak berada dalam kendali kita bersifat lemah, tunduk, dapat hilang, dan bukan milik kita” Epictetus.

Aulia – 8 April 2025


메타데이터
post_id
1f2c2b7f8629
slug
stoik-apa-itu-stoik-1f2c2b7f8629
url
https://medium.com/@auliaseputro/stoik-apa-itu-stoik-1f2c2b7f8629
canonical_url
https://medium.com/@auliaseputro/stoik-apa-itu-stoik-1f2c2b7f8629
author_url
https://medium.com/@auliaseputro
status
ok
fetched_at
2026-07-20 09:42:25