← Back to list

Masih Punya Kesempatan Main The Legend of Zelda TOTK

Kelebihan waktu yang harus disyukuri.

Adenyaaat · 2026-07-06 07:39 · 0 claps · 2.1 min read
#games #nintendo #nintendo-switch #legend-of-zelda #artikel-bahasa-indonesia
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🎮 · Gaming

Masih Punya Kesempatan Main The Legend of Zelda TOTK

Kelebihan waktu yang harus disyukuri.

Photo dari Nintendo

Photo dari Nintendo

Sebelumnya saya mau berterima kasih dulu kepada seorang teman yang sudah meminjami saya game The Legend of Zelda: Tears of The Kingdom. Sepertinya dia sudah menamatkannya sehingga bisa membiarkan gamenya ngejogrok di lemari kamarnya. Jadi, dia sangat tidak keberatan kalau saya bawa dulu ke rumah tanpa perlu biaya apa pun.

Asal Anda tahu, harga game belakangan ini sudah sangat enggak masuk akal. Tentu saja karena situasi ekonomi Indonesia yang kacau-balau belakangan ini karena diurus secara asal-asalan juga oleh pemerintah. Harga game ini (saat tulisan ini dibuat) saja sudah mencapai Rp800 ribu lebih. Game bekasnya pun masih cukup tinggi di harga Rp600 ribu ke atas.

Kalau boleh jujur, pos untuk hobi saya pada 2026 sudah enggak sebesar itu. Menurut saya, game yang bisa dibeli sekarang harus berada di bawah Rp100 ribu. Itu pun dengan syarat dan kondisi yang berlaku. Salah satunya, game yang sekarang saya punya sudah saya selesaikan terlebih dulu sebelum menambah game lagi. Kalau masih ada yang belum selesai, ya saya harus menyelesaikannya dulu.

Kalau Anda berpikir ini aturan yang diberikan oleh pasangan, Anda salah. Itu aturan yang saya buat sendiri untuk mengencangkan ikat pinggang. Pengeluaran yang saya lakukan haruslah lebih berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan semata.

Mari kita balik ke The Legend of Zelda. Jujur, saya sudah mengidamkan game ini sejak dirilis 2023 dulu. Sayangnya, pada tahun tersebut, saya baru saja di-PHK untuk ketiga kalinya. Alih-alih bisa membelinya dulu, saya menerapkan mode “survival” pada tahun tersebut.

Alasan inilah yang membuat saya lebih memilih memainkan kembali The Legend of Zelda: Breath of The Wild. Diulang dua kali pun, game ini masih sangat menyenangkan buat saya. Jadi, saya sedikit bisa meredam keinginan untuk memainkan seri lanjutannya.

Barulah tiga tahun kemudian saya bisa menikmati game Tears of The Kingdom. Sekali lagi, tanpa biaya. Ya, mungkin sedikit untuk ongkos ke rumah teman saya tersebut. Terlebih lagi, saya bisa bertemu dengan teman lama. Hal yang sepantasnya saya syukuri dalam berbagai aspek.

Di sisi lain, saya sadar bahwa kondisi sekarang mungkin akan sedikit berbeda dengan saat memainkan seri sebelumnya. Waktu saya memainkan dan menulis catatan ini, kondisi sekolah masih dalam keadaan libur. Artinya, belum banyak kegiatan yang saya lakukan selama kurang lebih satu bulan ini. Namun, semua itu akan berubah dalam beberapa hari ke depan.

Satu hal yang bisa saya pastikan, saya akan menyelesaikan game ini dalam hitungan bulan, bahkan mungkin satu atau dua tahun. Pasalnya, saya hanya bisa memainkannya tidak lebih dari dua jam setiap harinya. Itu pun jika saya ada waktu untuk memainkannya setiap hari.

Mungkin juga saya bisa meninggalkan game ini untuk sementara. Bulan Oktober nanti, akan ada game yang sudah saya rencanakan untuk membelinya. Game tersebut membawa memori masa remaja dulu. Kalau memang waktunya tepat, mungkin saya akan fokus ke game tersebut di sela-sela kesibukan.

Enggak ada yang tahu, ‘kan masih belum kejadian. Jadi, mending saya tutup dulu catatan ini karena Link sudah kembali menunggu di layar Nintendo saya.


메타데이터
post_id
20030caaefcc
slug
masih-punya-kesempatan-main-the-legend-of-zelda-totk-20030caaefcc
url
https://medium.com/@adenyaaat/masih-punya-kesempatan-main-the-legend-of-zelda-totk-20030caaefcc
canonical_url
https://medium.com/@adenyaaat/masih-punya-kesempatan-main-the-legend-of-zelda-totk-20030caaefcc
author_url
https://medium.com/@adenyaaat
status
ok
fetched_at
2026-07-14 09:29:11