Membedah Santet dari beberapa faktor
Menjawab beberapa pertanyaan masyarakat
Membedah Santet dari beberapa faktor

ilustrasi seseorang yang terkena sihir yang sedang memikirkan penyakitnya (perplexity)
Pernah ngak sih kalian dengar kata santet? Pasti pernah dong yang kata orang santet itu adalah sebuah ritual seseorang sedang berkomunikasi dengan setan atau jin untuk melakukan sesuatu hal yang munafik, nah mungkin itu. (tapi ini baru cuplikan saja ya).
Nah sebelum kita ke pembahasan mengenai faktor-faktor yang mengenai santet, apasih itu faktor, dan definisinya apa? Nah menurut KBBI faktor adalah sesuatu yang menyebabkan terjadinya sesuatu atau mempengaruhi sesuatu. nah kita kan sudah tau tentang faktor, langsung aja lah ekan kita bahas mengenai santet ini, yang pertama yaitu Al Qur’an.
Faktor dari Al-Qur’an
pembahasan yang ini saya akan memaparkan 2 ayat dari surah al-a-raf yang ada penjelasan mengenai latar belakang kesesatan ini, berikut paparan ayatnya!
قَالَ فَبِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ١٦
Ia (Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus.
ثُمَّ لَاٰتِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَاۤىِٕلِهِمْۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ ١٧
Kemudian, pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.”
Nah pastilah temen-temen sudah membaca paparan ayat tersebut, nah kan ada iblis berkata gini “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus dan Kemudian, pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” saya memetik hikmah dari ayat ini adalah setan itu atau iblis telah bersumpah bahwa ia akan menyesatkan manusia ke jalan yang buruk, dan iblis akan menyesatkan manusia untuk tidak bersyukur. Nah kalau kita melihat santet ini kan sebuah perilaku yang keji atau perilaku yang mungkar, yang dimana perilaku ini tidak diperbolehkan oleh Allah. nah sekilas kalau temen temen nanyak bareng kali kenapa saya jarang nulis, karena saya telah sering meriset tulisan yang berjudulmembedah santet dari beberapa faktor yang dibantu oleh Mhd Aminullah, nah berikutnya yaitu faktor dari ilmu psikologi
Faktor dari ilmu psikologi
Jadi menurut psikologi santet biasa dipahami ialah sebagai bentuk keyakinan terhadap hal-hal yang supranatural yang mempengaruhi kehidupannya atau membuat dia tersugesti karena stress atau sebagainya. ini adalah menurut ilmu psikologi jadi ilmu psikologi menjelaskan bahwa santet itu ialah hal yang gak nyata atau hal yang membuat orang itu tersugesti. nah contohnya aja lah yah kita berikan! *semisalnya gini kita tuh percaya kita sakit karena kena santet karena ia merasakan ini terus menerus, ia lemas, atau mimpi buruk, itu dikarenakan tersugesti. Jadi bukan karena ilmu hitam, tapi pengaruh pikiran dan psikologis yang nyata. Nah untuk tidak terus menerus seperti ini saya akan memberikan cara mengatasi efek sugesti ini atau psikologi ini! menurut dr fuad Hasan cara kita mengatasi hal ini yaitu 2 sebagai berikut, nah yang (a). Jaga pola hidup sehat, untuk kita memikirkan pemikiran positif maka kita utama adalah makanannya yang butuh sehat. (b). hindari terlalu fokus pada hal mistis, untuk kita terhindar dari hal-hal yang membuat kita tersugesti kita harus menghilangkan pemikiran seperti ini atau pemikiran yang buruk. Nah kita melihat banyak tabrakan yah dari ayat Al-Qur’an menjelaskan ini dan ilmu psikologi menjawab ini, nah untuk kita bisa menjawabnya mungkin saya akan memaparkan sebuah riset dosen UGM yang memecahkan permasalahan santet ini.
Hasil riset Agung wicaksono
Nah apakah temen temen ada yang kuliah di UGM, mungkin temen-temen kenal sama dosen antropologi budaya UGM nii, ia mencoba meriset tentang santet, yang dimana ia menyimpulkan bahwa *santet lebih dipahami sebagai fenomena budaya dan sosial yang kuat dalam kepercayaan masyarakat, bukan hal mistis semata, jadi, efek santet lebih banyak dipengaruhi oleh faktor sosial budaya dan psikologis dibanding ilmu gaib. Nah disini terbuktikan bahwa santet bukan lah hal yang nyata melainkan sebuah efek sugesti atau budaya. Denni Setyawan jadi gitu kak.
kesimpulan;
- Santet dianggap fenomena psikososial yang muncul dari sugesti dan ketakutan masyarakat.
- Efek santet seringkali berupa gangguan fisik atau mental yang sebenarnya dipengaruhi stres dan kondisi psikologis, bukan kekuatan gaib.
- Kepercayaan santet bisa memperkuat kecemasan dan memperparah gejala karena efek placebo negatif.
jadi sampai disini saja, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh, salam budaya🙏
메타데이터
- post_id
- 22c200ea720e
- slug
- membedah-santet-dari-beberapa-faktor-22c200ea720e
- url
- https://medium.com/@juniregarjuni/membedah-santet-dari-beberapa-faktor-22c200ea720e
- canonical_url
- https://medium.com/@juniregarjuni/membedah-santet-dari-beberapa-faktor-22c200ea720e
- author_url
- https://medium.com/@juniregarjuni
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-17 09:45:56