Adam hari ini
Adam, Bosan sekali hari ini. Inginku mengakhiri semua ini. Haruskah ku berhenti atau membiasakan tanpa fisik nyata mu? Ini mengganggu ku…
Adam hari ini
Adam, Bosan sekali hari ini. Inginku mengakhiri semua ini. Haruskah ku berhenti atau membiasakan tanpa fisik nyata mu? Ini mengganggu ku, sungguh dan sangat. Dimana akhir semua ini, rasanya hanya daku yang terus mencari jalan dan kau menengok pun tidak.
Engkau berbeda dari yang lalu, seharusnya begitu. Daku saja yang tak mampu menerimanya. Tapi tak kuasa ku menggalimu lebih dalam, berat sekali. Apa itu yang engkau rasakan saat pertama kita hadir? Tak pernah benar-benar ku mencari alasannya. Hebatnya kau berhasil melewatinya dan menggapaiku, sedangkan daku, hanya bisa berpasrah dan menyalahkan segala perilaku menjengkelkan mu yang tak kunjung mencair.
Tolong beri daku tanda jika ku dibutuhkan oleh mu. Semua hal terasa mirip dan lama ketika masih ada kesempatan untuk terus berlari bersama. Kini telah jauh berbeda, engkau menyalahkan mu, daku selalu mengobatimu. Pesanmu yang semakin tersirat dan aku yang makin sekarat, Adam.
Pikiranku memprovokasiku dengan hebat, meminta agar semua ini dihentikan detik ini juga. Bagaimana bisa ku pungkiri keinginan terdalamku disaat hati dan jiwaku menangisi kehilangannya yang belum terkabul.
Daku malu Adam, bagaimana jika pikiranku menang dan mengabaikanmu? Bagaimana dengan jiwa yang sudah kukenalkan mu? Oh Adam.
메타데이터
- post_id
- 22f24dda002b
- slug
- adam-hari-ini-22f24dda002b
- url
- https://medium.com/@azita1912/adam-hari-ini-22f24dda002b
- canonical_url
- https://medium.com/@azita1912/adam-hari-ini-22f24dda002b
- author_url
- https://medium.com/@azita1912
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-09 21:48:21