Berlatih, Menyelam, Tenggelam, Selamat, dan Bermanfaat (Sebuah Respon Pasca Membaca…
Terpukau dan Tertantang. Hari Sabtu ini saya ada di situasi tepat. Waktu senggang yang termanfaatkan untuk membaca setelah tidak puas…
Berlatih, Menyelam, Tenggelam, Selamat, dan Bermanfaat (Sebuah Respon Pasca Membaca Mukadimah Principia Logica)

Terpukau dan Tertantang. Hari Sabtu ini saya ada di situasi tepat. Waktu senggang yang termanfaatkan untuk membaca setelah tidak puas berolahraga. Waktu tepat setelah bosan scrooling social media. Waktu yang pas ketika kebosanan mendengarkan lagu ini-itu tak melipur rasa risau. Mungkin juga, waktu yang tepat ketika hari-hari terasa makin bermakna.
Saya (baru saja) membaca Principia Logica. Dibeli setelah 2 tahun lamanya. Dibaca setelah berani keluar dari zona nyaman perkara pekerjaan, leisure time, healing, atau kesenangan-kenestapaan belaka. Alhamdulillah.
Dalam mukadimah yang Martin tulis, ia mengungkapkan akar keresahannya terhadap situasi filsafat yang kacau karena terkurung di gua–ia interpretasikan pemikirnya pada ketakutan. Di dunia kontemporer yang serba terjawab, paradoks, ilusif, sekaligus imajinatif, rasanya filsafat tak ada manfaatnya (mungkin), atau ia yang kurang berani mengeksplorasi. Sebagai seorang yang percaya produksi pengetahuan berdasarkan sains–spesifik fisika–adalah keilmuan yang paling produktif dan “logis” menjawab kebutuhan untuk hidup di dunia, ia menangguhkan segala itu. Demi apa? ya, demi menjawab keresahannya, lah.

Overdeterminasi atau ketimbulan dari satu keilmuan yang memunculkan keangkuhan menjadikan filsafat sebagai keilmuan tidak mampu adaptif. Singkatnya, Martin mau berkata “Masak kita tidak mau refleksi kalau apa yang kita perbuat/yakini pasti timbul karena ada support/pertentengan dari yang lain, dan mau belajar kepada engkau–seorang dari planet yang lain”. Sedangkan di sisi lain, seringkali filsafat juga terjebak dalam beban masa lalu, membatasi diri dalam ceruk yang sebetulnya mengalir ke sebuah muara dengan berbagai cabang yang terhubung ke sebuah samudera yang maha luas.
Dituliskan dengan penuh ambisi sekaligus rendah hati, Ia memimpikan filsafat bisa adaptif, berani keluar dari dosa masa lalu pemikir filsafat, berani keluar dari batasan yang diberikan oleh teori yang ditawarkan pemikir-pemikir filsafat kontemporer, namun tetap memerhatikan aspek pengembangan di luar. Menyadari bahwa sebuah tesis tidaklah diyakini secara sempurna, pemikiran baru atas filsafat yang baik yang coba ia rumuskan nyatanya akan berkembang lagi seiring berjalannya urgensi tertentu. Dan ia tertarik dengan “logika” yang ia akan kupas dalam penyusunan Summa Philosophiae: konstruksi atas sebuah sistem filsafat yang merangkum struktur formal dari sembarang dunia. Selayaknya dunia, filsafat juga mencakup segalanya: kaya, saling terkait, tidak mengenal sekat-sekat. Tujuannya? Maxima Philosophia: sebuah filsafat tentang segalanya karena sembarang pengadaian diperbolehkan.
Kemudian, persoalan lain muncul. Dari mana ia bisa memulai project penulisan tersebut? Hm saya pun sebenarnya tidak tau, wong saya pengen baca doang (canda). Kalau kata Martin, sih, dia mulai saja. Dengan penuh keberanian punya sebuah visi dan berani melakukan revisi, sekeren kerja kuli yang bisa membangun dan bersedia membongkar.
—
Itu saja yang ingin saya tuliskan. Namanya juga respon membaca mukadimah. Bukan tinjauan buku. Yakali buku sebantal mau dreview sama orang yang bacaan masih cetek, tau filsafat aja ngga, nggladrah sana-sini. Tetapi punya keinginan kuat lagi buat nulis setelah sempet di fase depresif nulis skripsinya sendiri dan terkungkung oleh kebutuhan praktis nulis untuk kebutuhan pekerjaan. Hahaha. Intinya, sesuai judul.
Ditulis dengan mendengarkan Gustav Mahler: Symphony No. 8, sesuai saran album musik oleh penulis di mukadimah.
.
메타데이터
- post_id
- 263bc4fca6b6
- slug
- berlatih-menyelam-tenggelam-selamat-dan-bermanfaat-sebuah-respon-pasca-membaca-263bc4fca6b6
- url
- https://medium.com/@hamkadharma/berlatih-menyelam-tenggelam-selamat-dan-bermanfaat-sebuah-respon-pasca-membaca-263bc4fca6b6
- canonical_url
- https://medium.com/@hamkadharma/berlatih-menyelam-tenggelam-selamat-dan-bermanfaat-sebuah-respon-pasca-membaca-263bc4fca6b6
- author_url
- https://medium.com/@hamkadharma
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-29 08:51:35