Belanja Sendirian di Mal
#5: Menentukan keputusan belanja tanpa saran teman
Belanja Sendirian di Mal
5: Menentukan keputusan belanja tanpa saran teman
Ilustrasi: Erik Mclean/Unsplash
Buru-buru, ya, kalau berbelanja sendiri. Saya merasa gelak, mengingat momen pergi sendirian ke mal. Berbeda jika pergi bersama teman, mengobrol tentang agenda akhir pekan atau membahas hobi, di sela mencari sesuatu atau sekadar melihat-melihat. Bersama keluarga, makan dan mencoba wahana permainan, mengunakan hari untuk membangun kehangatan. Bersama pasangan, kedekatan dan perasaanlah, yang mengisi sepanjang lantai mal. Menawari eskrim dan makanan manis, agar pasangan senang.
Waktu itu memang berencana pergi sendiri, ingin memberikan sesuatu ke orang yang spesial bagi saya. Ingin keputusan ketika membeli, berdasarkan pilihan saya sendiri, seperti menambah kesan spesial bagi saya yang memberi.
Di salah satu mal yang dikunjungi, saya memperhatikan, setiap pegawainya mempunyai protofon (walkie-talkie), beberapa saat sekali atau setiap satu pengunjung yang hadir, mereka akan saling memberitahu. Menurut saya, itu adalah sistem keamanan yang bagus. Mal yang sangat besar membutuhkan manajemen sistem yang baik.
Untuk satu hal, saya gelak dalam hati, Mbak-mbak penjaga mal yang selalu mengikuti saya kemana pun. Bukan cuman saya, melainkan setiap pengunjung akan memiliki satu atau dua Mbak-mbak. Tugasnya menawari dan menjelaskan harga dari produk, terkadang menawari diskon. Belum sempat saya melihat yang satu, Mbak-mbak itu selalu menawari diskon yang lain, acapkali saya akan membelinya. Saya hanya tersenyum untuk setiap tawaran dari Mbak-mbak penjaga, dan saya tidak keberatan untuk hal itu.
Total ada dua mal dan satu toko bermerek, di malam itu, saya menghabiskan tiga jam-an setelah saya pulang bekerja. Saya memutuskan untuk berbelanja di esok hari, di toko bermerek yang dikunjungi sebelumnya. Saya sudah menemukan apa yang ingin saya beli malam itu, tetapi sengaja membiarkannya terlebih dulu, dan menentukan di esok hari, pergi ke sana, apa benar ini yang akan saya beli. Dengan tidak membeli langsung dan membiarkannya selama satu atau beberapa hari, akan menentukan sesuatu itu prioritas atau bukan. Dan karena perginya sendiri, saya memastikan pilihannya, atas kesadaran saya, dan kemungkinan untuk menyesal karena salah beli sangat sedikit.
메타데이터
- post_id
- 26f64ade9b3c
- slug
- belanja-sendirian-di-mal-26f64ade9b3c
- url
- https://medium.com/@hadiazhari02/belanja-sendirian-di-mal-26f64ade9b3c
- canonical_url
- https://medium.com/@hadiazhari02/belanja-sendirian-di-mal-26f64ade9b3c
- author_url
- https://medium.com/@hadiazhari02
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-09 15:37:30