Ini Jihad atau Terorisme
Secara etimologi, jihad sendiri berasal dari kata jahada atau yujahidu yang berarti berjuang. Maknanya, jihad adalah segala bentuk…
Ini Jihad atau Terorisme
Photo by Foad Roshan on Unsplash
Secara etimologi, jihad sendiri berasal dari kata jahada atau yujahidu yang berarti berjuang. Maknanya, jihad adalah segala bentuk perjuangan yang disyiarkan dalam Agama Islam. Namun, kata ‘jihad’ sering kali disalahartikan dan disempitkan secara makna menjadi ‘perang suci’ atau seluruh aksi kekerasan yang dilakukan oleh orang Islam. Padahal, makna jihad di dalam Islam sendiri memiliki arti yang begitu luas, dalam, dan diatur dalam etika yang sangat ketat.
Salah satu hasil dari penyempitan makna ini adalah banyak orang yang menganggap salah satu bentuk jihad adalah menjadi teroris yang melakukan terorisme. Padahal, terorisme sendiri berarti tindakan yang bertujuan untuk menakuti dan mengancam dengan cara teror. Sering kali, para pelakunya juga mengatasnamakan perilaku mereka menjadi jihad demi orang muslim, padahal konsep teror sendiri sudah sangat melanggar ajaran Islam yang mengusahakan jalur perdamaian sebelum berbagai cara lain.
Klasifikasi Perilaku Jihad:
Jihad sendiri memiliki beberapa klasifikasi dalam hal pahala maupun usaha manusia dalam melakukannya. Berikut adalah klasifikasi jihad sesuai ajaran Islam:
-
Mencari ilmu: tujuannya tentu saja untuk menciptakan lingkungan yang dimulai dari diri sendiri untuk menjadi lingkungan yang beradab dan berpengetahuan.
-
Mencari nafkah: dalam menjalani kehidupan di dunia, manusia memerlukan bekal untuk terus bertahan hidup dan berbuat kebaikan.
-
Menahan hawa nafsu: jihad ini adalah perjuangan internal paling besar karena merupakan landasan manusia sebelum menjalani berbagai bentuk ibadah, baik sakral praktikal yang sesuai sunnah dan Al-Quran, maupun profan yang lebih berdasarkan hubungan sosial dengan manusia lain.
-
Berdakwah: menyebarkan ajaran Allah tanpa memaksa kepada ornag-orang di sekitar kita meski semudah mengajak mereka melakukan kebaikan yang sesuai ajaran Islam.
-
Membela diri: Jihad ini termasuk jihad eksternal yang berusaha mempertahankan diri dari serangan musuh ketika terancam tanpa serangan yang berlebihan.
-
Perang: tujuan awal dari jenis jihad yang paling mudah dipahami orang awam ini adalah untuk menghentikan penindasan dan kezaliman yang meluas. Perang ini juga dibatasi dalam hal serangan dan pelaku perang sesuai hukum Islam (Syariat). Contohnya adalah adanya larangan untuk menyerang anak kecil, wanita, tempat ibadah, media, dan reporter ketika melakukan perang.
Jadi, apabila ada pelaku terorisme yang menyebutkan bahwa perilakunya bertujuan untuk membela agama Allah, maka perlu ditanyakan lagi, apakah dia berada dalam keadaan terancam, ditindas, atau dizalimi? Apakah ia juga menyerangnya dengan serangan yang secukupnya tanpa berlebihan?
Apabila tidak, mungkin artinya dia tengah melakukan terorisme yang dapat didasari oleh kesalahpahaman mengenai pengertian berjihad, sikap gegabah tanpa pikir panjang untuk membela hak orang yang dia rasa penting, serta ke-sok-tahuan seseorang tanpa memperdalam agama Islam dalam usaha membela agama Islam.
메타데이터
- post_id
- 282927e7daf0
- slug
- ini-jihad-atau-terorisme-282927e7daf0
- url
- https://medium.com/@AU27Lee/ini-jihad-atau-terorisme-282927e7daf0
- canonical_url
- https://medium.com/@AU27Lee/ini-jihad-atau-terorisme-282927e7daf0
- author_url
- https://medium.com/@AU27Lee
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-28 04:42:08