← Back to list

Kenapa Tokoh Antagonis Lebih Disukai Pembaca?

Berbeda menjadikannya unik

Cesilia Sasa · 2024-02-05 10:10 · 0 claps · 2.2 min read
#film #antagonist #villains
Open on Medium ↗
Wiki topics: CUL · Culture & Media 🎬 · Film & Television

Kenapa Tokoh Antagonis Lebih Disukai Pembaca?

Photo by Mor Shani on Unsplash

Photo by Mor Shani on Unsplash

Sebagai pembaca karya fiksi atau penikmat karya, pasti sudah tidak asing dengan keberadaan tokoh antagonis dan protagonis. Dalam sebuah karya, wajar ada tokoh-tokoh yang diceritakan penulis. Secara umum, pembagian tokoh terbagi menjadi dua, yaitu tokoh protagonis dan antagonis.

Keberadaan tokoh protagonis cenderung lebih disukai karena merepresentasikan nilai-nilai dan sikap yang diharapkan pembaca. Namun, kini situasinya terbalik tokoh antagonis yang lebih populer dan disukai pembaca atau penonton.

Ada beberapa alasan yang menjelaskan mengapa pembaca atau penonton cenderung menyukasi tokoh antagonis daripada tokoh protagonis. Berikut beberapa alasannya

1. Ada rasa ingin tahu tentang karakternya

Biasanya, tokoh antagonis jarang dijelaskan latar belakangnya daripada tokoh protagonis. Kemunculan tokoh antagonis kerap kurang disukai karena kehadirannya yang mengganggu rencana tokoh antagonis. Namun, seiringan dengan berpapasan dengan tokoh antagonis akan menimbulkan rasa keingin tahuan tentang tokoh tersebut

Contohnya, karakter Joker dalam film Batman. Joker digambarkan sebagai penjahat yang banyak melakukan tindakan kriminal dan tokoh Batman yang menjadi pahlawan. Sebagai penonton, kita pasti akan melabeli Joker sebagai penjahat yang licik. Sebagai penjahat utama di series Batman, Joker selalu muncul. Dari situ, penonton mulai penasaran alasan dibalik kejahatannya itu.

Pertanyaan tersebut kemudian membawa penonton untuk lebih mengenal Joker sebagai tokoh antagonis dibandingkan Batman. Setelah penonton tahu alasan dibalik perbuatannya itu, timbul rasa simpati pada tokoh tersebut. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa tokoh antagonis lebih disukai.

2. Merepresentasikan realita

Banyak dari tokoh antagonis tercipta dari realitas yang ada di dunia nyata. Realitas yang hadir kerap diambil dari sisi gelap dunia yang jarang disadari atau diperhatikan. Hal inilah yang membuat tokoh antagonis menarik dari sisi yang unik. Karena lebih dekat dengan kenyataan yang ada, antagonis kerap lebih mudah diingat dan berbekas di benak penikmat sastra.

Tak hanya latar belakangnya, pilihan dan perbuatannya juga dilandasi dengan realita. Misalnya, ketika bahaya datang, antagonis cenderung untuk pergi menjauh. Berbeda dengan protagonis yang akan melawan atau menghadangnya.

Sebagai manusia, kita punya naluri untuk menjauh dari bahaya karena keputusan yang wajar jika pergi dari sesuatu yang bisa membahayakan nyawa. Tah aneh, jika pembaca atau penonton mengangap tindakan antagonis itu sesuai dengan kenyataan yang ada.

3. Berbeda yang membuatnya unik

Salah satu alasan tokoh antagonis lebih menarik karena perbedaan yang dimilikinya. Karena karakternya bertolak belakang dengan tokoh antagonis, protagonis mempunyai aspek yang berbeda. Misalnya, penampilan, gaya berbicara, hingga sifatnya.

Sebagai penikmat novel atau film, saya juga kerap jenuh dengan tokoh protagonis yang memiliki latar belakang karakter yang serupa. Hadirnya tokoh antagonis ini seperti menghadirkan warna baru. Tak jarang, saya juga lebih menyukai tokoh antogonisnya karena perbedaan yang ditampilkannya.

Keunikan itu juga yang kerap membekas di benak pembaca atau penonton sehingga karakter antagonis ini lebih populer.

4. Eksitensinya dalam sebuah karya

Tokoh antagonis menjadi karakter yang disukai juga karena eksistensinya hanya sebatas tokoh fiksi. Karena sebatas karya fiksi, pembaca tak perlu merasa takut harus berhadapan langsung.

Bayangkan saja tokoh psikopat yang kamu baca tiba-tiba muncul di kehidupanmu? Membayangkannya saja membuat bulu kuduk merinding. Jadi, pembaca atau penonton sudah cukup untuk mengenal tokoh antagonis tersebut di sebuah karya.

Nah, itulah beberapa alasan yang melatarbelakangi seseorang bisa lebih menyukai tokoh antagonis daripada protagonis. Apakah kamu termasuk ke dalam kalangan penikmat karya sastra yang menyukai tokoh antagonis?


메타데이터
post_id
29cbe22f16a2
slug
kenapa-tokoh-antagonis-lebih-disukai-pembaca-29cbe22f16a2
url
https://medium.com/@Ces_Sasa/kenapa-tokoh-antagonis-lebih-disukai-pembaca-29cbe22f16a2
canonical_url
https://medium.com/@Ces_Sasa/kenapa-tokoh-antagonis-lebih-disukai-pembaca-29cbe22f16a2
author_url
https://medium.com/@Ces_Sasa
status
ok
fetched_at
2026-06-18 00:10:23