Bakso Tusuk: Kudapan Penghangat Tubuh
#137: Kecil, Gak Bikin Kenyang, dan Menguras Dompet
Bakso Tusuk: Kudapan Penghangat Tubuh
#137: Kecil, Gak Bikin Kenyang, dan Menguras Dompet.
Photo by Satu Lensa on Unsplash
Tulisan Mas Yasir Fuadi berjudul *Mengapa Saya Tidak Pernah Bisa Menolak Gorengan* langsung memantik ingatan saya akan satu makanan lain — sama-sama ringan, sama-sama menggoda. Kudapan saat tubuh kedinginan.
Cerita Mas Yasir tentang gorengan benar-benar membuat saya relate dengan pengalamannya. Roti masih bisa ditolak, tapi kalau gorengan, sulit untuk ditahan. Godaannya terlalu kuat. Rasanya pengin nelen ludah terus karena membayangkan kenikmatannya. Seburuk-buruknya gorengan untuk kesehatan, tetap saja tidak banyak yang bisa menahan godaannya.
Gorengan bisa ditemukan dengan mudah di mana pun. Hampir di seluruh penjuru negeri ada yang menjual gorengan. Minimal ada tahu, tempe, dan pisang goreng, ada yang jual. Makin hari jenis dan bentuknya makin beragam. Memang enak dimakan kapan pun dan di mana pun.
Seperti gorengan yang membuat Mas Yasir tidak bisa menolak, bagi saya, ada satu kudapan hangat lain yang kelewat sulit dilawan.
Ini agak sedikit berbeda karena saya masih bisa menahan untuk tidak makan. Hanya saja, sekalinya dimakan, agak sulit untuk berhenti. Sekali masuk mulut, suapan berikutnya akan terus berjalan tanpa sadar. Padahal tidak mengenyangkan, tapi bisa habiskan banyak isi dompet.
Makanan ringan yang saya maksud adalah bakso bulat dan bakso tahu yang dibalut saus. Kecil, murah, tapi ganas kalau sudah mulai dimakan. Ganas dalam artian membuat saya ingin makan terus. Sering kali isi dompet saya terkuras banyak, sampai puluhan ribu.
Apalagi ketika dinikmati saat masih hangat, di tengah bukit yang dingin. Setiap kali ada agenda ke Desa Sembalun, ada saja waktu untuk makan bakso tusuk di Pusuk Sembalun — puncak bukit pertama yang harus dilalui sebelum memasuki pedesaan.
Dua pengalaman melintasi tempat ini pernah saya ceritakan di Medium. Ketika melakukan pendakian Gunung Rinjani dan ketika membersamai teman yang berlibur ke Lombok di bulan April. Selain dua cerita itu, ada banyak lagi momen yang membuat tempat ini cukup memorable bagi saya.
Di Pusuk Sembalun, mau itu pagi, siang, sore, atau malam, suhunya tetap dingin. Pagi atau sore hingga malam bahkan sering kali berkabut. Kabut tipis kadang menutupi lanskap pedesaan yang jadi ikon tempat ini.
Tempat ini menjadi salah satu pemberhentian yang sering disinggahi setiap wisatawan. Ada dua alasan utama: mendinginkan/mengistirahatkan kendaraan atau menikmati pemandangan Desa Sembalun.
Di sana juga ada pedagang kaki lima seperti di taman wisata lainnya.
Pedagang bakso tusuk di sana biasanya membiarkan pembeli menusuk sendiri bakso yang ingin dimakan. Kita hanya perlu mengingat apa saja dan berapa jumlah bakso yang dimakan. Gara-gara hal ini, saya sering kalap dan menghabiskan puluhan ribu dalam sekali mampir.
Hal-hal yang menghangatkan ketika tubuh dalam kondisi dingin memang sulit ditahan. Bakso yang baru saja terangkat dari air rebusan mendidih, menguapkan aroma gurih ke udara dingin, langsung saya lahap satu per satu. Tubuh seketika terasa dihangatkan. Sayangnya, rasa ini bertahan sementara, setelah berhenti makan, suhu dingin kembali menyerang.
Padahal saya bukan pencinta bakso, tapi ketika memakannya di malam hari atau ketika suhu dingin, malah jadi doyan. Saat di Jogja dulu, saat malam hari, saya sering mengitari kota untuk mencari Mamang penjual bakso tusuk/kuah yang nangkring di pinggiran jalan.
Kalau soal kenyang, kudapan ini memang tidak terlalu berarti. Tapi soal kehangatan — baik di tubuh maupun di hati — bakso hangat masih jadi juaranya. Meski dompet kempes, saya tetap kalah kalau sudah bertemu pedagang bakso di tempat dingin.
Baca juga:
메타데이터
- post_id
- 2a1952adb06e
- slug
- bakso-tusuk-kudapan-penghangat-tubuh-2a1952adb06e
- url
- https://medium.com/@frdi/bakso-tusuk-kudapan-penghangat-tubuh-2a1952adb06e
- canonical_url
- https://medium.com/@frdi/bakso-tusuk-kudapan-penghangat-tubuh-2a1952adb06e
- author_url
- https://medium.com/@frdi
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-13 06:23:13