Kematian
Kematian

“Setiap jiwa akan merasakan mati, maka siapkanlah bekal terbaik sebelum waktu itu tiba.” (QS. Ali Imran: 185)
Setiap makhluk hidup pasti akan merasakan kematian, tidak ada satupun makhluk yang bisa melarikan darinya. Oleh Karena itu kita sebagai makhluk hidup harus menyiapkan kematian tersebut.
Bagaimana cara menyiapkan diri?
Seperti yang sudah dijelaskan di dalam Al-quran
QS. Al-Hasyr: 18
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Dari ayat tersebut menyebutkan bahwa kita sebagai orang-orang yang beriman harus bertaqwa kepada Allah SWT. dengan memperhatikan segala yang diperbuat, yaitu amar Ma’ruf nahi munkar mengajak kepada kebaikan dan mencegah kepada keburukan. Karena sesungguhnya Allah melihat segala perilaku yang kita kerjakan, walaupun kita berbuat sesuatu di tempat yang gelap dan tersembunyi sekalipun Allah akan mengetahui-Nya.
Kematian tidak bisa ditebak
kita sebagai manusia di muka Bumi ini tidak akan ada yang tau kapan kita meninggal, kematian tidak bergantung pada usia,lansia, orang tua, pemuda, balita, dan bahkan ada bayi yang sudah meninggal terlebih dahulu.
Oleh Karena kita tidak tahu kapan kita akan dipanggil untuk menghadap ilahi, kita harus mempersiapkannya, jangan mentang-mentang masih muda lalu berpikir hidup kita masih panjang dan lalai terhadap akhirat, hanya memikirkan dunia yang sementara. Pada dasarnya walaupun kita menjadi orang kaya, mempunyai banyak harta, dan fasilitas-fasilitas mewah, itu semua tidak akan kita bawa ke Alam kubur. Yang hanya kita bawa adalah amal-amal Ibadah dan juga kebaikan ketika kita di dunia.
Dunia yang fana
Dunia ini memang fana, yang kekal abadi itu adalah akhirat.
Sebenarnya Alam dunia itu hanyalah tempat persinggahan yang sangat singkat, rata-rata umur manusia di dunia kurang lebih 70 tahun. Maka dari itu sangat pantas jika dunia disebut fana. Karena kehidupan yang sebenarnya adalah di akhirat.
Surga dan Neraka
Menurut kepercayaan umat Islam setelah kehidupan yang singkat ini, kita akan menghadapi beberapa tahap seperti Alam barzakh, yaumul mizan, dan yaumul hisab. Proses-proses tersebut yang akan menentukan kita akan masuk ke surga atau ke neraka tergantung amal kita ketika di dunia.
Renungan
Kematian adalah hal yang pasti, tetapi paling sering dilupakan. Setiap detik yang berlalu sesungguhnya semakin dekat kita padanya.
Oleh karena itu jangan menunggu tua untuk bertaubat, karena kita tidak tahu mungkin satu hari lagi atau bahkan satu jam lagi kita berada di dunia.
Jika ada yang bertanya apa yang akan kamu lakukan jika satu jam lagi meninggal, tentunya kamu akan menjawab akan bertaubat atau memperbanyak hal-hal baik.
Nah jika kamu menjawab seperti itu, mengapa tidak bertaubat atau memperbanyak hal-hal baik dari sekarang, padahal kamu sesungguhnya tidak tahu kapan meninggal.
Marilah kita renungkan dan muhasabah diri kembali kehidupan kita di dunia, untuk apa sih kita hidup di dunia ini.
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.
메타데이터
- post_id
- 2b5bbd8d5ffb
- slug
- kematian-2b5bbd8d5ffb
- url
- https://medium.com/@azkafadilaalgifari/kematian-2b5bbd8d5ffb
- canonical_url
- https://medium.com/@azkafadilaalgifari/kematian-2b5bbd8d5ffb
- author_url
- https://medium.com/@azkafadilaalgifari
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-20 20:29:01