Permainan “Perang-perangan” Kalian Sudah Usai: Ketika Rudal Menipis, Baru Kalian Bicara Gencatan…
Lihatlah headline berita hari ini. Bacalah dengan seksama wahai para pendukung zionisme dan hegemoni Amerika.
Permainan “Perang-perangan” Kalian Sudah Usai: Ketika Rudal Menipis, Baru Kalian Bicara Gencatan Senjata? Cuihhh!
Lihatlah headline berita hari ini. Bacalah dengan seksama wahai para pendukung zionisme dan hegemoni Amerika.
”US and Israel Face Looming Shortage of Interceptor Missiles as Conflict Escalates” (Sumber: Financial Times / Reuters, Oktober 2025 — Maret 2026).
Lucu sekali. Benar-benar menjijikkan. Kemarin kalian begitu pongah. Kalian merasa seperti Tuhan yang bisa menentukan siapa yang boleh bernapas dan siapa yang harus terkubur di bawah reruntuhan. Kalian menyerang kedaulatan negara orang, membunuh pemimpin-pemimpin di tanah mereka sendiri, dan sekarang ketika gudang senjata kalian mulai kosong, kalian mulai merengek meminta “gencatan senjata”?
Kalian pikir ini sedang main perang-perangan hah!? Kalian pikir darah ribuan anak Palestina dan Lebanon bisa dibayar dengan meja perundingan yang penuh tipu daya?
Kalian yang Mulai, Jangan Menangis Saat Dibalas!
Mari kita bicara fakta yang kalian coba kaburkan di media. Pada 28 Februari 2026, kalian (Israel dan AS) melancarkan serangan pengecut ke Teheran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Sumber: Metro TV / Kompas.com, 1 Maret 2026). Kalian pikir dengan membunuh seorang pemimpin, sebuah bangsa akan berlutut?
Israel dan sekutunya terus-menerus menggunakan narasi “membela diri.” Namun, laporan terbaru dari The Wall Street Journal (WSJ) mengonfirmasi bahwa stok rudal pencegat Tamir (Iron Dome) dan Arrow berada pada titik kritis. Mengapa? Karena kalian terlalu sibuk membantai warga sipil hingga lupa bahwa amunisi kalian tidak abadi.
Dan respon Iran? “TIDAK ADA GENCATAN SENJATA.” Ini adalah jawaban bagi kalian para pembunuh. Kalian yang memancing macan, sekarang kalian gemetar saat macan itu menerkam balik.
Iran dan sekutu perlawanannya tahu siapa kalian. Kalian adalah kaum yang tidak punya rumah, lalu memohon belas kasihan pada rakyat Palestina, diberi tempat tinggal, lalu kalian mengusir tuan rumahnya. Sejarah Nakba 1948 adalah bukti nyata pengkhianatan kalian. Kalian membunuh anak-anak tak bersalah, lalu berdiri di depan kamera media internasional sambil berkata, “Kami membela diri.” MEMBELA DIRI DARI APA? Dari bayi yang kalian bom di inkubator? Dari ibu-ibu yang kalian tembak saat mencari air? Kalian adalah definisi dari 7 dosa besar yang berjalan di muka bumi.
Zionisme: Ideologi yang Memandang Manusia Sebagai Sampah
Dunia sudah muak. Kami tahu agenda kalian. Kami tidak lupa pernyataan Menteri Pertahanan kalian, Yoav Gallant, yang menyebut warga Palestina sebagai “Human Animals” (Manusia Binatang) (Sumber: Times of Israel / Al Jazeera).
Inilah bukti zionisme: sebuah keyakinan rasis yang merasa hanya kalian yang layak menghuni bumi, sementara bangsa lain hanya sampah. Kalian menghina negara-negara kami, kalian menginjak-injak hukum internasional, dan sekarang kalian ingin minta maaf? Sampai kalian menangis darah di tanah yang kalian rampas pun, dunia tidak akan sudi mengulangi kesalahan yang sama.
Trump, Epstein, dan Runtuhnya Hegemoni Amerika
Dan hei, Donald Trump, manusia paling arogan yang pernah memimpin negara. Anda pikir Anda penguasa dunia? Anda pikir kami buta dengan apa yang Anda lakukan?
Dunia belum lupa bagaimana Anda menyembunyikan file-file Jeffrey Epstein. Kami tahu banyak elit di balik layar yang tersandera oleh skandal itu. Sekarang, lihatlah sekutu-sekutu Anda mulai berkhianat. Spanyol, Inggris, dan Kanada mulai menjauh karena mereka tidak ingin ikut tenggelam bersama kapal rasis kalian.
Spanyol dengan tegas melarang wilayah udaranya digunakan untuk menyerang Iran. Dan apa jawaban arogan Anda?
“Spanyol sama sekali tidak memiliki apa pun yang kami butuhkan… Kami akan memutus semua perdagangan dengan mereka.” (Sumber: Kumparan / DetikNews, 4 Maret 2026)
Betapa sombongnya! Anda merasa tidak butuh Spanyol, tidak butuh Kanada, tidak butuh hukum internasional. Ingatlah, ketika semua negara berbalik menyerang Anda, saat itulah Anda akan tahu rasanya menjadi “sampah” yang selama ini Anda sematkan pada orang lain.
Sejarah Tidak Akan Berulang
Dahulu, Hitler mungkin berkata ingin memusnahkan kalian karena dia melihat potensi perusak dalam ideologi kalian. Saat itu dunia belum paham. Tapi sekarang? Seluruh dunia melihatnya secara live melalui layar ponsel mereka. Genosida yang disiarkan langsung.
Kalian yang menanam angin, sekarang saatnya kalian memanen badai. Jika kalian tidak ingin ada pertumpahan darah, jangan pernah menumpahkan darah orang lain.
메타데이터
- post_id
- 2bdf6be4aa0d
- slug
- permainan-perang-perangan-kalian-sudah-usai-ketika-rudal-menipis-baru-kalian-bicara-gencatan-2bdf6be4aa0d
- url
- https://medium.com/@rhiz.ky.m.3/permainan-perang-perangan-kalian-sudah-usai-ketika-rudal-menipis-baru-kalian-bicara-gencatan-2bdf6be4aa0d
- canonical_url
- https://medium.com/@rhiz.ky.m.3/permainan-perang-perangan-kalian-sudah-usai-ketika-rudal-menipis-baru-kalian-bicara-gencatan-2bdf6be4aa0d
- author_url
- https://medium.com/@rhiz.ky.m.3
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-11 18:30:18