← Back to list

Untuk mu Sulung — Ku

Hari ini tepat 17 tahun lalu kamu dilahirkan di Dunia ini.

ShineSean · 2026-07-10 03:54 · 0 claps · 2.5 min read
#kasih-sayang #ibu #anak #sulung #anakpertama
Open on Medium ↗

Untuk mu Sulung — Ku

Hari ini tepat 17 tahun lalu kamu dilahirkan di Dunia ini.

Hari ini, di mana diri mu sudah genap 17 tahun hidup di Dunia yang mungkin tidak begitu ramah untuk mu. Tidak ada kata selain ‘Terima Kasih’ yang mampu-ku ucapkan untuk mu.

Maaf beribu maaf, karena aku belum bisa memberikan dunia yang baik untuk mu. Hanya kata ‘Maaf’ yang bisa ku ucapkan untuk menebus kesalahan-ku yang terus berulang kepada mu.

Ketahuilah saat pertama kali mendengar bahwa diri mu ada di dalam rahim ini, tidak ada kata-kata yang mampu ku ucapkan — namun air mata ini terus menerus berderai, sebagai bentuk rasa syukur-ku kepada sang Pencipta kerena telah menitipkan seorang Malaikat kecil yang nantinya akan menjadi penerang bagi wanita ini.

Sampai tibalah dirimu hadir di Dunia ini. Lagi-lagi aku hanya bisa menumpahkan rasa lewat air mata. Saat itu aku tidak bisa menjelaskan bagaimana rasa syukur-ku kepada Tuhan, bahwa dirimu saat ini sudah berada dalam dekapan tubuh ini di Dunia-Nya.

Untuk mu, sulung-ku… maaf karena rasa terima kasih ini tidak dapat kuutarakan dengan baik kepada mu.

“Gapapa Ibu, Kaka bisa sendiri”

Saat mengatakan hal itu, yang ada dibenak ini adalah — apakah aku gagal menjadi seorang ‘Ibu’. Rasa bersalahku selalu menghantui diri ini karena selalu memberi mu beban yang seharusnya tidak engkau tanggung.

Bagaimana bisa? Aku menjadikan sulung-ku sebagai percobaan pembelajaran diri ini menjadi seorang Ibu?

Bagaimana bisa? Dirimu selalu memaklumi wanita ini, karena ‘Ibu mu pun baru pertama kali menjadi Ibu?’

Sedang aku lengah, bahwa dirimu pun baru pertama kali menjadi seorang anak?

Bagaimana bisa… bagaimana bisa aku lalai terhadap perasaan seseorang yang selalu ku katakan pada mereka bahwa ‘dia adalah separuh napas ku’

Anak ku… Maaf… lagi dan lagi… Karena menempatkan mu menjadi guru hidup ini. Maaf… karena rasa cinta mu yang begitu besar, menjadikan diri mu selalu terlihat kuat. Maaf… untuk perjalanan yang selama ini seharusnya hanya aku yang merasakan sakitnya — namun lagi-lagi dirimu juga ikut merasakan itu.

Selama ini, kau selalu mengatakan bahwa dirimu selalu bersyukur karena “kau lahir dari rahim ini” — bukankah seharusnya aku yang mengutarakan bahwa Terima kasih karena sudah singgah dan memilih rahim wanita ini untuk ditinggali.

Kau selalu mengatakan “Terima Kasih sudah menjadi Ibu-ku” — di saat seharusnya aku yang berterima kasih kepada mu, karena sudah memilih diri ini menjadi Ibu mu.

Dan dirimu, selalu memberi-ku penawar dengan kata “Ibu adalah Ibu terbaik untuk Kaka” — Padahal seharusnya akulah yang mendekapmu dan mengatakan bahwa ibu mu ini sangat bersyukur karena dirimu hadir menjadi anak pertama-ku yang begitu sangat memahami diri ini sebagai ibu yang memiliki banyak salah.

Aku menulis permintaan Maaf sedalam-dalamnya… dari lubuk hati ini, untuk diri mu, sulung-Ku… Agar kau tahu betapa menyesalnya diri ini, karena di dalam perjalanan umur mu, kau terpaksa menjadi guru pertama untuk Ibu, Ayah, dan Adik mu.

Dan rangkaian kata terima kasih, untuk mu karena sudah menjadi anak pertama-ku, anak sulung-ku, guru pertama-ku, petunjuk arah-ku… Terima kasih sudah memberi wanita ini gelar Ibu — gelar yang sangat istimewa.

Diri ini memang bukan Ibu yang baik — namun aku selalu percaya bahwa Tuhan selalu mengabulkan ‘doa Ibu’, maka aku selalu melangitkan begitu banyak doa untuk mu — untuk kehidupan mu.

Hiduplah lebih lama, hiduplah seperti apa yang kau inginkan, Diri mu wajib egois untuk memenuhi keinginan diri itu.

Selamat ulang tahun Kaka… Terima kasih sudah menjadi anak Ibu, menjadi sulung Ibu.. Terima kasih sudah hadir di tengah-tengah keluarga ini, dan menjadi kebanggaan Ayah dan Ibu Maaf karena belum bisa menjadi Ibu yang baik untuk Kaka…

cr. by pinterst


메타데이터
post_id
2dcfd8eb2549
slug
untuk-mu-sulung-ku-2dcfd8eb2549
url
https://medium.com/@chaerunnisasiti4/untuk-mu-sulung-ku-2dcfd8eb2549
canonical_url
https://medium.com/@chaerunnisasiti4/untuk-mu-sulung-ku-2dcfd8eb2549
author_url
https://medium.com/@chaerunnisasiti4
status
ok
fetched_at
2026-07-14 13:28:58