cerita di tahun Baru
“Apakah kamu sudah baik-baik saja?”, tanya Ibuku suatu hari, “Tentu, belajar pelan-pelan”, jawabku sembari tersenyum tipis. Tidak ada yang…
cerita di tahun baru

dok. ka-tika
“Apakah kamu sudah baik-baik saja?”, tanya Ibuku suatu hari, “Tentu, belajar pelan-pelan”, jawabku sembari tersenyum tipis. Tidak ada yang benar-benar baik-baik saja, ketika ditinggal orang terkasih. “Ikhlas”, tidak semudah itu dan semua butuh proses yang panjang.
Ketika aku ulang tahun, ntah kenapa aku selalu merayakan ultah bersama keluarga. Bahkan ortu pernah ke Jogja disaat aku ultah. Aku pikir, ditahun itu untuk pertama kalinya aku nggk merayakan ultah bareng keluarga, ternyata aku salah. Tepat, dihari itu, aku disuruh pulang dan pergi ke RS. Bagaimana aku baik-baik saja, ketika aku bahkan masih ingat setiap detailnya. Bagaimana dulu aku ditemani seorang teman diakhir tahun, harus buru-buru cari tiket pesawat. Lalu melewati malam tahun baru di Bandara, bagaimana aku bermalam sendiri hingga menunggu pesawat pagi.
Sejak saat itu, setiap tahun baru aku selalu pulang ke rumah. Aku tidak pergi liburan, dan yah hanya di rumah. Sudah 9 tahun lamanya, seperti baru kemarin. Itulah alasanya, kenapa aku sangat tidak suka tahun baru. Meskipun begitu, sekarang sudah lebih baik.
Semoga ditahun baru yang akan datang, bisa lebih baik. Jadi, sebelum Ibuku bertanya, apakah aku baik-baik saja. Aku dengan percaya diri, lebih dahulu bertanya, “Ayuk, kita mau liburan kemana?” 💃
메타데이터
- post_id
- 2e361e4fe57e
- slug
- cerita-di-tahun-baru-2e361e4fe57e
- url
- https://medium.com/@ka-tika/cerita-di-tahun-baru-2e361e4fe57e
- canonical_url
- https://medium.com/@ka-tika/cerita-di-tahun-baru-2e361e4fe57e
- author_url
- https://medium.com/@ka-tika
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-20 18:44:07