← Back to list

Kesehatan Mental dan Pembusukan Otak

#722: Kata Tahun Ini (Word of the Year) Badan Bahasa dan Oxford

Ivan Lanin · 2024-12-16 16:41 · 1,479 claps · 2.7 min read paywalled
#kata-tahun-ini #word-of-the-year #wotd #badan-bahasa #bahasa-indonesia
Open on Medium ↗

Bahasa

Kesehatan Mental dan Pembusukan Otak

#722: Kata Tahun Ini (Word of the Year) Badan Bahasa dan Oxford

Poster KTI 2024 Badan Bahasa (Sumber: Badan Bahasa)

Poster KTI 2024 Badan Bahasa (Sumber: Badan Bahasa)

“Bu Dora, mohon info, kapan Kata Tahun Ini diumumkan?” tanya saya kepada Pemimpin Redaksi KBBI VI Dora Amalia melalui pesan WhatsApp pada Jumat dua pekan yang lalu.

“Mungkin dalam 1 minggu ini, Pak. Calon KTI-nya sedang dalam penilaian Kaban,” jawab Bu Dora. “Kaban” yang beliau maksud adalah Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) E. Aminudin Aziz.

🔑 Lanjutkan membaca dengan mengklik tautan teman ini.

Berbagai lembaga biasanya memublikasikan Kata Tahun Ini (KTI) atau Word of the Year (WOTD) mereka pada awal Desember. Waktu mengirim pesan kepada Bu Dora, saya baru membaca artikel tentang WOTD Oxford English Dictionary (OED), *brain rot. Sebelum pengumuman dari OED, Collins Dictionary dan Cambridge Dictionary sudah melansir WOTD mereka: [brat](https://www.collinsdictionary.com/woty) dan [manifest](https://dictionary.cambridge.org/editorial/word-of-the-year). Merriam-Webster mewartakan [polarization](https://www.merriam-webster.com/wordplay/word-of-the-year)* sebagai WOTD beberapa hari kemudian.

Berikut definisi tiap-tiap WOTD tersebut:

  • brain rot (Oxford): supposed deterioration of a person’s mental or intellectual state, especially viewed as a result of overconsumption of material (now particularly online content) considered to be trivial or unchallenging
  • brat (Collins): characterized by a confident, independent, and hedonistic attitude
  • manifest (Cambridge): to use methods such as visualization and affirmation to help you imagine achieving something you want, in the belief that doing so will make it more likely to happen
  • polarization (Merriam-Webster): division into two sharply distinct opposites; especially, a state in which the opinions, beliefs, or interests of a group or society no longer range along a continuum but become concentrated at opposing extremes

Manifest dan polarization sudah diserap menjadi “manifestasi” dan “polarisasi”. Brain rot dapat dipadankan dengan “pembusukan otak”. Menerjemahkan brat lebih sulit. Kita bisa menyerapnya atau memperluas makna “tengil” dan menggunakannya sebagai padanan.

Tinggal pengumuman KTI dari Badan Bahasa yang belum ada. Tahun lalu, mereka mengumumkan *kecerdasan buatan* sebagai KTI pada Jumat menjelang akhir pekan. Saya pun kembali mengirim pertanyaan kepada Bu Dora pada Jumat sore pekan lalu. Saya memang rewel kalau penasaran.

“Belum, Pak. Rencananya Senin depan mau diumumkan Kaban dalam acara taklimat media,” jawab beliau. Saya tidak bisa tidur nyenyak sejak Jumat itu.

Sesuai dengan janji, Bu Dora mengirimkan pesan pada Senin siang, 16 Desember, “Pak Ivan, ini KTI 2024.” Pesan beliau dilampiri gambar pada bagian awal tulisan ini. KTI 2024 pilihan Badan Bahasa adalah *kesehatan mental* yang diartikan sebagai ‘keadaan sehat batin dan watak yang memungkinkan seseorang berpikir lebih jernih dan fokus saat beraktivitas’. “Eh, KTI Badan Bahasa berhubungan sekali dengan WOTD Oxford,” kata saya dalam hati.

[embed]Kata Tahun 2023 Kecerdasan buatan, karisma, autentik, dan halusinasiivanlanin.medium.com

Pembusukan otak adalah kondisi ketika pikiran tumpul akibat terlalu banyak mengonsumsi konten ringan, terutama dari media sosial. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental dengan menurunkan kemampuan konsentrasi, meningkatkan kecemasan, dan menciptakan perasaan tidak produktif. Paparan terus-menerus juga dapat memperburuk suasana hati, menciptakan pola pikir pesimistis, atau bahkan memperparah gejala depresi.

Selain itu, kecanduan digital yang sering diasosiasikan dengan pembusukan otak dapat menyebabkan isolasi sosial dan rasa kesepian, yang berdampak buruk pada kesehatan mental. Kebiasaan ini juga melemahkan kemampuan otak untuk berpikir kritis atau memproses informasi kompleks sehingga dapat menimbulkan perasaan tidak berkembang secara intelektual.

Untuk mencegahnya, konsumsi informasi perlu diseimbangkan dengan kegiatan yang merangsang intelektual, seperti membaca buku, berolahraga, atau berinteraksi secara langsung dengan orang lain.

Karena takut salah, saya bertanya kepada Bu Dora, “Ini sudah boleh saya sebarkan atau menunggu taklimat media dulu, Bu?”

Tidak lama kemudian, beliau membalas, “Sudah selesai taklimatnya, Pak. Silakan disebarkan.”

Saya memeriksa akun media sosial dan situs web Badan Bahasa, tetapi kiriman tentang KTI 2024 belum ada. Untungnya, Detikcom, Media Indonesia, dan RRI sudah menurunkan tulisan tentangnya. Edaran pers dari Teh Mery, Humas Badan Bahasa, turut membantu memperjelas latar pemilihan KTI tahun ini.

Saya pun sudah bisa menerbitkan tulisan tentang KTI dan tidur nyenyak malam ini.

Tepukan 👏🏻 dan komentar 💬 pembaca menyemangati penulis. 🙏🏻

Ingin lebih terampil berbahasa? Kunjungi toko 🏪, ikuti kelas 👨‍🏫, atau hubungi 📞 Narabahasa.


메타데이터
post_id
2fcbbe079581
slug
kesehatan-mental-dan-pembusukan-otak-2fcbbe079581
url
https://medium.com/@ivanlanin/kesehatan-mental-dan-pembusukan-otak-2fcbbe079581
canonical_url
https://medium.com/@ivanlanin/kesehatan-mental-dan-pembusukan-otak-2fcbbe079581
author_url
https://medium.com/@ivanlanin
status
ok
fetched_at
2026-07-21 15:32:57