← Back to list

Danau Tanralili, Surga di Kaki Gunung Bawakaraeng

Refleksi perbukitan yang terlihat dari jernihnya permukaan danau, Suara gemercik air terjun yang beralun merdu, dan hijaunya pepohonan…

Riansyahwahyu · 2026-05-06 11:34 · 1 claps · 1.3 min read
#gunung #bawakaraeng
Open on Medium ↗

Danau Tanralili, Surga di Kaki Gunung Bawakaraeng

Refleksi perbukitan yang terlihat dari jernihnya permukaan danau, Suara gemercik air terjun yang beralun merdu, dan hijaunya pepohonan sekitar melengkapi indahnya panorama Danau Tanralili. Danau yang dianggap percikan surga di kaki Gunung Bawa Karaeng.

Danau Tanralili terletak di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, danau ini berada di atasketinggian 1454 meter diatas permukaan laut (mdpl). Pesona air yang dibendung oleh danau seluas 2 Ha seakan membuat pendaki tak tahan ingin menceburkan diri setelah letih menyusuri trak yang panjang.

Ekspedisi diawali dari Desa Langkese, desa terakhir sebelum memulai perjalanan menuju danau ini, dibutuhkan waktu 2–3 jam tracking untuk sampai di Danau Tanralili. Sepanjang jalur pendakian kita harus melewati tiga tanjakan terjal, cuaca yang terik karena jarangnya pepohonan, tanah yang tandus membuat debu semakin mudah beterbangan. Tetapi panorama yang indah disepanjang jalan sangat memanjakan mata, sehingga lelahnya perjalanan bisa terobati.

Danau Tanralili juga dikenal dengan Lembah Loe, hal ini karena lokasinya yang berada di lembahan yang dikelilingi tebing-tebing tinggi yang menjulang menyerupai benteng yang menyembunyikan keindahan danau ini. Danau yang sering disebut Ranukumbolonya Bawakaraeng ini terbentuk akibat longsoran Gunung Bawakaraeng yang membentuk cekungan yang dalam.

Begitu sampai ditepian danau mata benar-benar disegarkan oleh refleksi tebing-tebing yang terpantul di permukaan danau dari kejauhan berwarna kehijauan. Disalah satu tepian danau terdapat sungai yang menjadi salah satu sumber air yang mengisi Danau Tanralili, sungai ini juga mengarah langsung pada satu air terjun.

Suasana ditepi danau saat itu cukup ramai pendaki yang sudah maupun baru membangun tenda. Ditepian danau kita tidak hanya bisa menikmati pemandangan alam yang eksotis, Danau Tanralili yang kaya dengan ikan menjadi nilai jual tersendiri terlebih kita tidak dilarang untuk memancing di danau itu.

Mendaki gunung saya kira memiliki banyak keuntungan terutama dari segi pengalaman, darisini kita belajar menghargai alam dan belajar untuk bersinergi dengan orang lain. Jangan mengambil apapun kecuali gambar, jangan meninggalkan apapun kecuali jejak, dan jangan membunuh apapun kecuali waktu, kode etik petualang ini harus tetap dijunjung dimanpun kita melakukan aktivitas pendakian

Makassar, 2018


메타데이터
post_id
2ff72a5db9f6
slug
danau-tanralili-surga-di-kaki-gunung-bawakaraeng-2ff72a5db9f6
url
https://medium.com/@riansyahwahyu70/danau-tanralili-surga-di-kaki-gunung-bawakaraeng-2ff72a5db9f6
canonical_url
https://medium.com/@riansyahwahyu70/danau-tanralili-surga-di-kaki-gunung-bawakaraeng-2ff72a5db9f6
author_url
https://medium.com/@riansyahwahyu70
status
ok
fetched_at
2026-07-10 19:34:48