← Back to list

Puisi Terjemahan 5, 7, 8: Nâzım Hikmet_Mengenai Hidup 1–3

MENGENAI HIDUP I

ilgimesta · 2026-06-24 18:51 · 0 claps · 2.2 min read
#puisi-terjemahan #puisi #nazim-hikmet
Open on Medium ↗
Wiki topics: AI · AI · General

Puisi Terjemahan 5, 7, 8: **Nâzım Hikmet**_Mengenai Hidup 1–3

Photo by Tim Marshall on Unsplash

Photo by Tim Marshall on Unsplash

MENGENAI HIDUP I

Hidup bukan bahan guyonan, Kau harus hidup dengan penuh kesungguhan Seperti seekor tupai misalnya, yakni tanpa mengharapkan hal yang melampaui kehidupan, yakni segala daya yang dipunya adalah untuk hidup.

Kau akan hidup dengan kesungguhan, sedemikian sejauh derajat sana, umpamanya, lengan-lenganmu itu terikat di belakang, dan punggungmu menempel dinding, atau dengan kacamata kolosal, serta jas putih milikmu di dalam laboratorium, dimana kau bisa saja mati demi umat manusia, demi manusia yang bahkan wajahnya tak pernah kau lihat, walau tak seorangpun memaksamu untuk bertindak demikian, walau kau tahu betul bahwa hal yang paling indah dan paling nyata adalah hidup.

Maksudku, sebegitunya kau nanti hidup dengan kesungguhan bahkan saat berkepala tujuh, misalnya, kau menanam pohon zaitun, bukan demi anakmu atau lain sebagainya bukan demi kematian yang kau takuti namun kau tak yakini, ini demi kehidupan yang lebih meyakinkanmu. 1947

Photo by Annie Spratt on Unsplash

Photo by Annie Spratt on Unsplash

MENGENAI HIDUP II

Sebutlah, kita pasien operasi bedah besar, Artinya, dari meja putih itu, mungkin takkan bangkit lagi. Walau tak mungkin tuk tak memilu sebab pergi sedikit lebih awal kita akan tetap tertawa pada anekdot *Bektaşi* yang dituturkan, lagi hujankah, kita akan menengok dari jendela, atau kita akan menunggu tanpa sabar berita dari agensi surat kabar.

Sebutlah, untuk hal-hal yang patut diperjuangkan, sebutlah, kita di garis depan. Disana di serangan pertama, hari pertama mungkin saja mendarat tengkurap lalu tamat. Dengan kekesalan yang absurd kita akan menyadari ini, namun dengan gila kita tetap akan penasaran pada perang yang akhirnya mungkin akan bertahan bertahun-tahun lamanya.

Sebutlah kita dipenjara, kita hampir berkepala lima, hitunglah masih ada delapan belas tahun sampai pintu besi terbuka. Tetap kita akan hidup bersama diluar sana, bersama manusia, hewan, pertengkaran dan angin yakni, di luar sana yang melampaui tembok.

Yakni, bagaimanapun dan dimanapun kita hiduplah bagaikan takkan ada kematian…

1948

Photo by Javier Miranda on Unsplash

Photo by Javier Miranda on Unsplash

MENGENAI HIDUP III

Bumi ini akan mendingin, satu bintang di antara bintang-bintang, juga salah satu dari yang termungil, zarah berkilau dalam biru beludru, yakni dunia raya kita ini.

Bumi ini akan mendingin suatu hari, bukan seperti gumpalan es bukan juga seperti awan mati, seperti kenari kosong menggelinding di kegelapan gulita tak berujung tak berbatas.

Sekarang kau akan merasakan pedih, kau sekarang akan dirundung sedih. Bumi mesti dicintai sebanyak ini agar bisa kau berkata “aku telah hidup”

Puisi dalam bahasa asli: *Yaşamaya Dair*

Nazım Hikmet

Nazım Hikmet


메타데이터
post_id
3010ca7b55ec
slug
puisi-terjemahan-5-7-8-nâzım-hikmet-mengenai-hidup-1-3-3010ca7b55ec
url
https://medium.com/@junaid.anugrah/puisi-terjemahan-5-7-8-n%C3%A2z%C4%B1m-hikmet-mengenai-hidup-1-3-3010ca7b55ec
canonical_url
https://medium.com/@junaid.anugrah/puisi-terjemahan-5-7-8-n%C3%A2z%C4%B1m-hikmet-mengenai-hidup-1-3-3010ca7b55ec
author_url
https://medium.com/@junaid.anugrah
status
ok
fetched_at
2026-07-23 17:30:51