Langkah-Langkah Investasi untuk Anak Muda
Untuk sebagian orang mungkin sudah memahami mengenai konteks investasi. Tentunya investasi berbeda dengan menabung, jika menabung itu hanya…
Langkah-Langkah Investasi untuk Anak Muda
Untuk sebagian orang mungkin sudah memahami mengenai konteks investasi. Tentunya investasi berbeda dengan menabung, jika menabung itu hanya menyimpan sedangkan investasi itu mengembangkan, mendapatkan keuntungan, mendapatkan kemanfaatan dan sebagainya.
Banyak di lingkungan sekitar yang memiliki anggapan bahwa investasi itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah kaya saja atau membutuhkan uang yang sangat banyak. Tapi disamping anggapan tersebut terdapat fakta bahwa investasi itu tidak hanya bisa dilakukan oleh kalangan atas saja. Namun, setiap orang pun bisa melakukan investasi dari yang punya uang sedikit sampai mereka yang belum memiliki pendapatan.
Maka dari itu, di artikel ini saya akan memaparkan langkah-langkah memulai investasi untuk anak muda dengan modal yang terbatas. Selanjutnya, melalui artikel ini kalian akan memahami bahwa investasi tidak selalu berhubungan uang saja.
- Investasi pada Pemahaman dan Skill
Sebelumnya telah disampaikan, bahwa investasi tidak selalu berhubungan dengan uang. Nahh, Investasi seperti belajar public speaking, belajar bahasa asing, gabung komunitas investasi, ikut webinar dsb itu termasuk ke dalam investasi. Di era digital dimana pengetahuan dan keterampilan sangat mudah didapatkan dan diasah seperti belajar public speaking bisa dipelajari di youtube secara gratis, bahasa asing bisa dipelajari lewat aplikasi khusus misalnya duolingo. Membuktikan bahwa Investasi pada Skill tidak harus membutuhkan modal. Selanjutnya, apabila kita telah memiliki skill yang sudah diasah seperti public speaking, maka kita bisa bekerja part time sebagai MC/Moderator, jika kita memiliki kemampuan bahasa asing yang baik tentu kita bisa menjadi tutor bahasa asing. Dengan begitu kita memperoleh manfaat dari hasil pembelajaran yang telah diasah tanpa mengeluarkan modal. Itulah definisi investasi pada kemampuan yang ditukar dengan waktu.
- Pahami Instrumen Investasi dan Profil Risiko
Setelah kita memiliki pendapatan dari part time. Kita bisa berusaha memahami instrumen-instrumen investasi seperti emas, reksadana, obligasi, saham, properti dan crypto. Setelah paham kita bisa merefleksikan diri apakah kita siap mengambil risiko besar ? Jika ya, maka kita bisa belajar invest di instrumen yang berisiko tinggi seperti saham dan crypto. Tapi, jika kita tidak siap dengan risiko yang besar, maka kita bisa invest di risiko rendah dan stabil seperti emas dan reksadana.
- Siapkan Dana Darurat sebagai Pondasi
Di step kedua telah dijelaskan bahwa investasi terdapat risiko, itulah mengapa investasi tidak serta merta menjamin keuntungan. Sehingga, kita perlu membangun pondasi dulu, agar jika sewaktu-waktu investasi kita mengalami kerugian, kita tidak stres karena ada pondasi yang bisa menopang.
- Siapkan Uang Dingin
Setelah membangun pondasi dengan menyiapkan dana darurat yang cukup. Kita bisa menyisihkan uang sebagai uang dingin. Apa itu uang dingin ? Jadi, uang dingin ialah sejumlah uang yang menganggur dan tidak akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan. Dengan karakter uang dingin seperti itu, uang tersebut sangat cocok dibiarkan bekerja atau di investasikan.
- Praktik atau Eksekusi
Setelah dana darurat cukup, uang dingin cukup, kita udah paham pada instrumen dan tingkat risiko. maka itu waktu yang tepat untuk praktek langsung baik melalui saham, crypto, emas dsb.
- Belajar dari Kesalahan dan Compounding
Manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Dalam proses belajar berinvestasi kita sebagai pemula sebagai ritel, tentu pernah salah langkah dalam berinvestasi seperti timing yang kurang tepat, ketinggalan momentum dan masih banyak kesalahan lainnya. Jika kita melakukan kesalahan, jangan kecewa, jangan kapok dan jangan menyalahkan diri sendiri. Tapi belajar dari kesalahan, karena sejatinya guru terbaik bukan berasal dari tenaga pendidik tapi berasal dari kesalahan dan pengalaman. Itulah mengapa investor dengan pengalaman tinggi lebih mudah untung daripada investor yang minim pengalaman. Hal itu karena investor yang berpengalaman tinggi telah melewati berbagai siklus sehingga ia lebih paham seluk beluk dan sudah bisa menyesuaikan strategi berinvestasi. Selanjunya, Jika kita berhasil mendapatkan keuntungan dari instrumen pertama, kita bisa compunding atau memutarkan keuntungan tersebut pada instrumen lain. Sehingga, ke depannya kita bisa berpeluang memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Melalui artikel ini, kita paham bahwa investasi bisa dilakukan dengan modal yang terbatas, pihak yang berinvestasi tidak hanya kalangan atas, tapi kalangan menengah ke bawah pun bisa asalkan mau belajar dan memahami. Serta dengan adanya penjelasan ini dapat kita pahami bahwa investasi yang paling baik itu investasi pada kemampuan. Kemampuan berperan sebagai aset yang menghasilkan uang, dan uang sebagai alat untuk di kembangkan.
Semoga bermanfaat dan terimakasih.
메타데이터
- post_id
- 3200cc33ed4d
- slug
- langkah-langkah-investasi-untuk-anak-muda-3200cc33ed4d
- url
- https://medium.com/@davifputra13/langkah-langkah-investasi-untuk-anak-muda-3200cc33ed4d
- canonical_url
- https://medium.com/@davifputra13/langkah-langkah-investasi-untuk-anak-muda-3200cc33ed4d
- author_url
- https://medium.com/@davifputra13
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-08-05 12:17:06