Sikap Positif Berbahasa di Ruang Publik
#696: Kuliah umum Prodi PBSI UNJ
Kegiatan
Sikap Positif Berbahasa di Ruang Publik
#696: Kuliah umum Prodi PBSI UNJ

Saya memiliki hubungan yang cukup erat dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Bu Liliana Muliastuti, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNJ, adalah guru saya pada bidang Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). UNJ juga merupakan kampus yang terbanyak menyuplai mahasiswa mereka sebagai pemagang pada berbagai divisi Narabahasa. Karena itu, saya bersemangat saat diminta mengisi kuliah umum mereka.
🔑 Lanjutkan membaca dengan mengklik tautan teman ini.
Kuliah umum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) yang saya isi diadakan secara daring (online) pada Senin pagi, 18 November 2024. Acara itu mengangkat topik “Sikap Positif Berbahasa di Ruang Publik” dan dihadiri sekitar 300 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen Prodi PBSI dan Prodi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UNJ.
Acara dibuka oleh Pak Edi Puryanto, Koordinator Prodi PBSI, dan Bu Liliana. Beliau berdua menyampaikan harapan agar mahasiswa PBSI dapat menumbuhkan tiga sikap positif berbahasa: setia, bangga, dan sadar norma. Moderator acara, Bu Sintowati Rini Utami, langsung memandu jalannya kuliah umum setelah sambutan dari Pak Edi dan Bu Liliana.
Waktu menyiapkan materi, saya berusaha memikirkan apa hal baru yang dapat saya sampaikan kepada para peserta. Topik yang saya bawakan masuk dalam bidang sosiolinguistik. Namun, saya tidak ingin menyampaikan teori yang pasti sudah diketahui para peserta. Akhirnya saya menyampaikan sudut pandang praktis saya sebagai pengajar bahasa untuk profesional terhadap topik itu selama 90 menit.
Saya senang dengan pertanyaan yang diajukan para mahasiswa pada sesi tanya jawab setelah paparan. Berikut daftar pertanyaan yang sempat saya catat. Kalau sempat, nanti saya akan tuliskan jawaban saya.
- Tsania: Bagaimana cara efektif membangun kesadaran berbahasa santun pada generasi Z?
- Kania: Bagaimana cara berbagi ilmu kebahasaan ke media sosial?
- Laras: Bagaimana cara agar tidak macet atau kehabisan ide dalam menulis?
- Doni: Bagaimana menghadapi kecanggihan AI?
- Zanzabila: Bagaimana cara melestarikan bahasa daerah ketika orang tua kita tidak piawai berbahasa itu?
- Yan: Bagaimana mengedukasi orang tua tentang peran mereka dalam menumbuhkan keterampilan berbahasa bagi siswa?
- Mega: Bagaimana menjelaskan kepada siswa bahwa bahasa berkembang dan aturannya bisa berubah?
- Sabrina: Bagaimana cara efektif menerapkan pembelajaran bahasa berbasis AI?
Tepukan 👏🏻 dan komentar 💬 pembaca menyemangati penulis. 🙏🏻
Ingin lebih terampil berbahasa? Kunjungi toko 🏪, ikuti kelas 👨🏫, atau hubungi 📞 Narabahasa.
메타데이터
- post_id
- 32ea453da959
- slug
- sikap-positif-berbahasa-di-ruang-publik-32ea453da959
- url
- https://medium.com/@ivanlanin/sikap-positif-berbahasa-di-ruang-publik-32ea453da959
- canonical_url
- https://medium.com/@ivanlanin/sikap-positif-berbahasa-di-ruang-publik-32ea453da959
- author_url
- https://medium.com/@ivanlanin
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-27 07:40:21