← Back to list

Orang-Orang Baik yang Dikirim Waktu

Starring: BARLSVEN

quinsyalzena · 2026-05-30 14:55 · 0 claps · 1.8 min read
#friendship #love #abadi
Open on Medium ↗
Wiki topics: 💑 · Relationships

Orang-Orang Baik yang Dikirim Waktu

Starring: BARLSVEN

Starring: BARLSVEN

[embed]

Aku selalu mengira bahwa perpisahan adalah tentang melepaskan. Tentang merelakan seseorang pergi dan belajar hidup tanpa kehadirannya.

Namun, semakin dekat aku dengan akhir, semakin aku menyadari satu hal: yang paling sulit ternyata bukan melepaskan.

Yang paling sulit adalah menerima.

Menerima bahwa waktu akan terus berjalan, meninggalkan jejak-jejak yang perlahan berubah menjadi kenangan, menerima bahwa tawa yang dulu terdengar setiap hari, suatu saat hanya akan hidup dalam ingatan, dan menerima bahwa kebersamaan yang selama ini terasa begitu dekat, kelak mungkin hanya menjadi sebuah fragmen dalam lembaran hidup kami.

Selama tiga tahun terakhir, aku dipertemukan dengan lima sahabat terbaik. Mereka bukan sekadar teman sekelas atau teman bermain. Mereka adalah rumah bagi banyak cerita, tempat aku pulang saat hari terasa melelahkan, dan alasan mengapa masa SMP terasa jauh lebih berwarna.

Kami tumbuh dalam riak waktu yang sama. Duduk di ruang kelas yang sama, mengeluhkan tugas yang sama, dan tertawa atas hal-hal sederhana yang mungkin suatu hari nanti akan sangat kami rindukan.

Aku tidak takut kehilangan mereka.

Aku hanya belum siap menerima bahwa kebersamaan ini akan berubah bentuk. Bahwa suatu hari nanti, kami tidak lagi bertemu setiap pagi, tidak lagi berbagi cerita secara langsung, juga tidak lagi menghabiskan waktu bersama seperti sekarang.

Dan entah mengapa, pemikiran itu terasa begitu pilu.

Bukan karena persahabatan ini akan berakhir, melainkan karena aku sadar bahwa tidak semua hal indah ditakdirkan untuk tinggal selamanya. Ada yang hadir sebagai persinggahan, meninggalkan jejak yang begitu dalam, lalu hidup abadi sebagai kenangan.

Karena itu, selagi waktu masih memberi kesempatan, aku ingin mengabadikan setiap momen bersama mereka. Menyimpan setiap tawa, setiap cerita, dan setiap kebersamaan yang mungkin suatu hari nanti hanya bisa kami kenang dari foto-foto lama.

Pada akhirnya, tumbuh dewasa memang mengajarkan banyak hal. Salah satunya adalah berdamai dengan perubahan.

Dan mungkin, suatu saat nanti aku akan benar-benar bisa menerima bahwa jalan kami tidak akan selalu berjalan berdampingan.

Namun hari itu belum tiba.

Hari ini, aku masih ingin menikmati setiap detik yang tersisa bersama lima sahabat terbaikku.

Sebab ternyata, yang paling sulit bukan melepaskan.

Melainkan menerima bahwa beberapa orang begitu berarti, hingga kita berharap waktu tidak pernah membawa mereka menjauh.

Waktu mungkin akan mengubah banyak hal. Ia dapat memisahkan pertemuan, mengubah rutinitas, bahkan membawa kami menuju arah yang berbeda.

Namun ada satu hal yang ingin kupercaya: beberapa perjumpaan tidak pernah benar-benar usai. Mereka menetap sebagai jejak, tumbuh menjadi kenangan, lalu hidup diam-diam di dalam hati.

Dan jika itu yang disebut abadi, maka aku berharap persahabatan kami akan menjadi salah satunya.

— Quinsya Alzena Wardhana (30/05/2026, 22.00)


메타데이터
post_id
3aa3fb2abef7
slug
orang-orang-baik-yang-dikirim-waktu-3aa3fb2abef7
url
https://medium.com/@quinsyawardhana/orang-orang-baik-yang-dikirim-waktu-3aa3fb2abef7
canonical_url
https://medium.com/@quinsyawardhana/orang-orang-baik-yang-dikirim-waktu-3aa3fb2abef7
author_url
https://medium.com/@quinsyawardhana
status
ok
fetched_at
2026-06-24 11:06:28