← Back to list

Jemari Kecil Menali Hati Bapak

Langkah lembut Putra meniti pelan di dalam rumah yang sudah cukup gelap dengan penerangan minim yang hangat, pintu kamar berwarna putih…

Lentera · 2026-08-15 12:26 · 52 claps · 2.2 min read
#pondphuwin #alternative-universe #pondphuwin-au #pond-naravit #phuwin-tangsakyuen
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🔭 · Astronomy & Space

Jemari Kecil Menali Hati Bapak

Langkah lembut Putra meniti pelan di dalam rumah yang sudah cukup gelap dengan penerangan minim yang hangat, pintu kamar berwarna putih yang berhiaskan bertuliskan ‘Babang’ dengan ornamen penuh hal berbau galaxy dibuka perlahan. Wewangian manis yang khas produk bayi dan anak-anak memenuhi ruangan itu, penerangannya minim dengan hiasan bintang berpendar di langit-langit kamar berwarna kehijauan.

Putra menatap bintang-bintang kecil yang seakan menerangi seisi ruang sebelum beralih ke jagoan kecilnya, si gemblong puncaknya, semata wayang Jojo. Tubuh kecilnya terbalut baju tidur berlengan pendek bermotif bintang dan bulan berwarna biru terang. Baju tidur kegemarannya yang saat ini sudah mulai sempit akibat si kecil yang kian bertumbuh seiring berjalannya waktu.

Sisi ranjang itu miring sedikit mengikuti berat tubuh Putra yang mengusap rambut lembut dan harum itu perlahan, tak ingin membangunkan Babang. “Bajunya udah kecil, Bang, kok masih dipake aja,” tuturnya sedikit berbisik. “Nanti kita beli lagi ya.”

Lama sekali ditatapnya wajah menggemaskan yang tidur dengan tenang, bibirnya bergerak seakan mengecap makanan buat senyum kembali mengembang di wajah tampan Putra, wajah yang entah kenapa bisa mirip sekali dengan Babang.

“Makasih ya Bang, makasih karena kamu tumbuh sehat, baik, dan cerdas.” Air mata mengalir perlahan dan dibiarkan oleh Putra jatuh ke atas selimut yang melindungi tubuh kecil itu. “Hebat ya Babang sudah bisa menali sepatu Bapak,” lanjutnya mulai terisak pelan.

Kembali wajah kecil diusap penuh sayang sebelum rasakan rangkulan di pundak dari suaminya, Putra menoleh dapati senyum manis yang terpasang berubah haru ketika wajahnya penuh air mata.

“Aduh cengengnya Bapak.” Diusap lembut air mata yang menuruni wajah suaminya, lalu dibawa tubuhnya untuk duduk di atas pangkuan Putra menghadap ke Babang buat ranjang semakin turun menampung berat dua pria dewasa itu.

Tanpa ragu Putra meletakkan dagu di bahu Aji dengan lembut, sesekali meninggalkan kecupan-kecupan lembut sembari tangannya mengusap wajah putra mereka.

“Babang makin mirip sama kamu deh, semua bilang copy-an Bapak, Ayahnya gak kebagian.”

“Kok bisa ya, Mas, gemblong puncak ini semirip ini sama aku.” Ada jeda lama sebelum kembali diucapkan, “Aku kan bukan — ” Belum sempat dilanjutkan ucap itu, Aji memotong dengan meremas lembut lengan yang melingkari perutnya.

“Bapak — no jangan disebut, he is our beloved son.”

Sorry…, aku mellow banget Mas, if that accident didn’t happened, kita bisa ketemu Babang gak ya?”

Tawa renyah yang lembut dengan volume pelan memasuki indera Putra, Aji melirik ke samping sedang tangan kanannya naik mengusap pipi suaminya. “Sayang, kalau memang takdirnya, jalan apapun pasti ada.”

“Mas, aku tuh kadang kepikiran, salah gak ya aku senang dengan adanya kejadian itu, karena kita jadi bisa rawat Jojo as ours.”

“Kamu percaya gak, kalau Babang memang written to be ours, cuma caranya aja yang harus seperti itu. Aa suami, kamu tuh gak senang sama kejadian itu kok, kamu itu senang karena hadirnya Babang dihidup kita.”

“Begitu ya, sayang?”

“Iyaaaaaaa begitu husband, udah ah jangan nangis terus, bobo yuk? Apa mau bobo bertiga di sini sama Babang?”

“Di sini aja ya, Babang di tengah kita peluk dia erat-erat.”

Hangat yang melingkupi tubuhnya juga berat lengan dua orang dewasa itu berhasil mengganggu tidurnya hingga si kecil protes tanpa membuka mata karena terlampau hapal dengan wangi tubuh orang tuanya.

“Ugh — Bapak, Ayah beraaaat!”

A special content to celebrate PermPoon birthday!!!


메타데이터
post_id
3bb3d8b9e306
slug
jemari-kecil-menali-hati-bapak-3bb3d8b9e306
url
https://medium.com/@lescenarios/jemari-kecil-menali-hati-bapak-3bb3d8b9e306
canonical_url
https://medium.com/@lescenarios/jemari-kecil-menali-hati-bapak-3bb3d8b9e306
author_url
https://medium.com/@lescenarios
status
ok
fetched_at
2026-08-26 15:29:17