Tebak Di mana Aku Berada
Halo
Tebak Di mana Aku Berada
Halo
Ini adalah aku
Dari bawah
Dasar dari tingkat kesadaran manusia bisa berada
.
Semoga suara ini bisa naik ke permukaan
Tidak, aku tidak mencari perhatian apapun
Aku sudah terbiasa berada di tempat gelap sendirian
Aku hanya ingin memastikan semua baik-baik saja
Dan dia baik-baik saja di atas sana
Karena aku tidak bisa menjaganya dari bawah sini
.
Hari ini
Aku pulang ke kamarku
Bagaimana harimu?
Bagaimana perasaanmu?
Aku cukup lelah jujur saja
Tak pernah selelah ini
Sehingga kursiku bahkan rubuh karenanya
Badanku terjatuh bersama kursiku itu
Setidaknya aku bersama kursiku yang jatuh
Aku tidak sendirian
.
Dalam waktu milidetik itu
Aku terpikir
Jika kursi itu jatuh sendiri
Apa yang akan dipikirkan oleh kursi itu?
Aku jatuh sendiri
Aku sendiri
Tidak ada yang melihatku
Padahal, aku merangkul setiap orang yang membutuhkanku
Apakah aku memang harus jatuh sendiri?
Apakah karena aku terbuat dari besi berongga ini, aku tidak bisa diperbaiki?
Aku dibuang seperti aku tidak pernah memberi kehangatan itu
Apakah mereka kehilangan ingatan?
Atau bahkan mereka tidak mengingatku sama sekali?
Angin kuat menghempas tubuh belalang di pucuk rumput
Apa itu?
.
Sepertinya kursi ini berteriak waktu itu
Anyway, Bagaimana harimu?
Apakah menyenangkan?
Aku melihatmu duduk tadi bersama teman-temanmu
Kamu tertawa lepas akhirnya
Sepertinya kamu melupakan hari itu
Dimana kamu menangis dua kali di pagi hari dan malam hari
Aku turut senang mendengarnya
.
Apakah kamu merasa pulang tempo hari itu?
Saat bersamaku
Atau hanya seperti menulis surat kepada burung merpati?
Aku tak tahu apa yang kamu rasakan sekarang
Tidak seperti saat kamu berada di sampingku saat di kereta
Kamu menangis saat itu, berteriak ingin didengar
Dengan angan-anganmu setinggi langit itu
Sementara, orang di sekitarmu masih tidak mendengar impianmu
Aku datang duduk di kursi itu
Mengajakmu pergi melakukan mimpi-mimpimu itu
Mendengarkan semua keluh kesahmu
Dan itu pertama kali kamu naik kereta
Hingga helm yang selalu kamu kenakan sendirian
.
Aku tidak pernah tidak menyukai ceritamu
Dan aku senang itu akhirnya menyembuhkanmu
Kamu akhirnya bisa tertawa senang di sana
Aku dari bawah, dan dari kejauhan
Bibirku secara sukarela membengkokkan dirinya
.
Dalam hati
Aku pun bahagia
Akhirnya aku bisa melihat seseorang yang awalnya hancur
Menjadi cerah seperti saat pertama aku melihatnya
.
Aku terlalu bahagia atas itu
Aku sangat bahagia
Euforia itu
Sangat mengangkatku ke langit
.
Tapi
Apakah itu akan bertahan selamanya?
Nyatanya, aku mengangkatnya dengan satu tangan sedari tadi
Dimana tanganku satu lagi?
Mengangkat sebuah beban yang entah darimana asalnya
.
Sebenarnya, aku bisa mengangkat itu
Tapi
Ketika pemilik beban pergi, apa arti yang kupunya lagi untuk menanggungnya?
Berat berkilauan di puncaknya
Dan aku bukan orang yang kuat melihat kilau itu tanpa seutas puisi di sampingnya
.
Aku terperosok dari puncak bukit itu
Yang aku lihat di awalnya merupakan rumah yang cerah
Bahkan kilau yang seharusnya menyeruakkan cahaya, berubah menjadi cahaya hitam
Dan cahaya hitam itu semakin turun dan menggelap
.
Apa ini? Masuk kemana aku?
Aku bahkan tak dapat melihat diriku sendiri
Apakah aku sudah mati?
Kenapa aku sendiri?
.
Bukankah tadi aku bersamamu?
Bukankah barusan aku menanyakanmu
Bagaimana harimu?
Bagaimana perasaanmu?
Kemana kamu?
Aku tak bisa merasakan kehadiranmu lagi
Dan
Tepat saat aku berada di bawah sini
.
Di mana kamu? Di mana aku?
Apa yang harus aku lakukan?
Aku baru saja merasakan euforia
Kenapa tiba-tiba aku merasa berduka milidetik kemudian?
Aku baru saja dengan orang banyak
Kenapa tiba-tiba aku sendirian?
.
Bagaimana harimu?
Bagaimana perasaanmu?
Bagaimana jiwamu?
Bagaimana dengan jiwaku?
.
Kau tau
Aku pergi ke dunia ini
Untuk menikmati menjadi diriku
Untuk melihat dunia
Dan melihatmu
Sekarang aku bahkan tidak tau rasanya menjadi diriku
.
Aku menemani semua orang
Ruka, Sina, Amari, Ranaya, Wildan, Fauzan
Aku lupa dengan 1 hal
Apakah mereka datang untuk menemaniku juga?
.
Apakah aku terlalu baik?
Apakah aku harus membiarkan orang lain menderita sendiri?
jawabannya pasti TIDAK kan?
Aku HARUS menemaninya
Melalui semua hal itu
Bukankah aku lebih pantas masuk golongan binatang daripada manusia jika membiarkan orang-orang menderita sendiri?
Yang katanya manusia memiliki hati nurani
Apakah nurani masih ada jika manusia membiarkan manusia lain menderita sendirian?
.
Bagaimana harimu?
Hari yang lelah ya
Bahkan untuk kamu yang sangat aktif dan cerah
Aku sudah sampai rumah
Rumah cerah itu
Aku tak tahu di mana
.
Aku sendirian di sini
Di rumah
Rumahku yang baru
Gelap, tak ada apapun siapapun bahkan tak ada aku
.
Apakah aku terlalu baik?
Apakah aku baik-baik saja sekarang?
Apakah aku tidak apa-apa jika aku sendirian?
Apakah aku tidak apa-apa jika aku menderita sendirian?
Apakah aku manusia?
Siapakah aku?!
.
Sepertinya aku akan menetap di sini
Jiwaku bahkan tidak terlihat lagi oleh banyak orang
Atau bahkan siapapun
메타데이터
- post_id
- 3bbeaa1177cd
- slug
- tebak-di-mana-aku-berada-3bbeaa1177cd
- url
- https://medium.com/@fahrieshova1/tebak-di-mana-aku-berada-3bbeaa1177cd
- canonical_url
- https://medium.com/@fahrieshova1/tebak-di-mana-aku-berada-3bbeaa1177cd
- author_url
- https://medium.com/@fahrieshova1
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-18 04:41:07